SULAP LIMBAH TEMPURUNG KELAPA JADI ASAP CAIR UNTUK PENGAWET ALAMI



Dengan teknologi sederhana dan ramah lingkungan, limbah tempurung kelapa ternyata bisa diubah menjadi asap cair multiguna. selain untuk bahan pengawet makanan yang alami asap cair tersebut mampu memproteksi tanaman dari serangan hama.

Asap tempurung kelapa memiliki kemampuan mengawetkan bahan makanan karena adanya senyawa asam, fenolat, karbonil serta formaldehid. Kandungan senyawa yang terkandung di asap tempurung kelapa cair yang dalam istilah modern di kenal dengan nama liquid smoke tersebut, sebenarnya telah lama dimanfaatkan oleh nenek moyang bangsa Indonesia untuk berbagai keperluan seperti mengawetkan makanan dan mengobati sejumlah penyakit.

Berkembanganya teknologi alternatif yang memanfaatkan limbah tempurung kelapa ini, telah banyak di kembangkan masyarakat. Salah satunya adalah Sumarno, dosen salah satu perguruan tinggi swasta yang berhasil menerapkan teknologi alternatif ini di sebuah pabrik mini di Kelurahan Wirolegi Kecamatan Sumbersari Jember Jawa Timur. Hanya dengan memanfaatkan tong bekas, Sumarno bisa membuat alat penyulingan asap menjadi asap cair dengan sistem terbuka. Berbeda dari sistem penyulingan asap yang menggunakan sistem oven tertutup, sistem terbuka mampu menjadikan asap dengan kandungan karbon dioksida bercampur dengan oksigen, menjadi tidak berbahaya.

Untuk membuatnya, tong bekas di gunakan sebagai alat penyulingan, lalu tempurung kelapa dimasukkan ke dalam tong yang sedikit tertutup untuk selanjutnya di bakar sekitar 8 jam. Dari tong pembakaran, diberi saluran pipa kecil langsung ke jerigen untuk menampung asap cair.

Asap cair yang berwarna hitam dengan kandungan karbon ini selanjutnya diolah lagi dengan sistem penyulingan untuk memisahkan karbon, hingga asap cair berubah menjadi bening.

Menurut Sumarno, Asap cair bening tanpa kandungan karbon memiliki banyak manfaat, di antaranya untuk bahan pengawet makanan alami pengganti formalin. Kegunaan lainnya, karena mengandung anti bakteri, asap cair juga sangat bagus untuk proteksi tanaman dari serangan hama pengganti pestisida.

Bahkan dari hasil riset ilmuwan China, asap cair bisa untuk bahan obat kanker dan jantung. Pasalnya, asap cair mengandung polyphenol untuk menekan pertumbuhan kanker dan mengobati serangan jantung. Kandungan polyphenol dalam asap cair relatif besar, sekitar 27 Miligram per Mililiter.

Produk asap cair tempurung ini telah dibuktikan mampu mengawetkan berbagai makanan seperti ikan, daging, mie dan mampu bertahan hingga 2 bulan. Penggunaannya pun sangat mudah yakni dengan mencampurkan asap cair dengan air untuk merendam makanan.

Setiap satu kwintal limbah tempurung kelapa, mampu menghasilkan sekitar 32 liter asap cair yang pasaran bisa di jual seharga Tujuh Belas Ribu Lima Ratus Rupiah per liter. Di samping itu, arang tempurung kelapa juga laku dijual Dua Puluh Ribu Rupiah per kilo untuk bahan baku penyulingan air yang paling efektif dan biasanya dipakai pabrik air kemasan.


digg it
buzz yahoo
google
Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Facebook
reddit

0 comments:


Post a Comment

Posting Terakhir

 
  • Melukis Daun Banyaknya daun kering berjatuhan akibat musim kemarau, mengispirasi siswa sekolah dasar di Gresik Jawa Timur, melukis di daun kering. Dengan kegiatan ini, siswa bisa memahami, jika sampah daun, bisa di manfaat....
  • Sharing Foto di Yahoo Messenger Yahoo Messenger atau yang sering disingkat dengan YM memiliki fasilitas untuk share picture kepada chatter lain. Dengan demikian jika dua chatter saling melakukan Private Message, maka keduanya bisa saling...
  • Mujaher Korek Menu ikan panggang banyak di jumpai di sejumlah daerah. Namun, menu ikan mujaher panggang dengan sambal terasi pedas khas Jawa Timuran, hanya ada di Lamongan. Mujaher panggang hadir dengan....
  • Batik Gorga Khas Batak Memadukan motif khas Batak dengan aneka warna, bengkel kreasi yang telah berdiri sejak tahun 2008 lalu, menghasilkan aneka ragam kain batik khas tanah Batak yang memiliki nilai estetika yang cukup tinggi....
  • Awet Muda Dengan Pisang Getuk merupakan makanan tradisional, umumnya terbuat dari singkong. Namun, warga di kaki gunung Slamet tepatnya di Desa Serang, Kecamatan Karangreja,...