This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

POLA HIDUP BURUK, WASPADAI SERANGAN JANTUNG AKUT


Serangan jantung adalah kondisi hati yang sangat serius dengan serangan yang begitu tiba-tiba. Mereka dapat ditandai dengan spektrum sakit pada bagian dada serta berkeringat, muntah dan nausia. Kadang-kadang gejala ini dapat mengakibatkan kehilangan kesadaran lengkap pada si penderita. Serangan jantung tersebut terjadi ketika pasokan darah ke suatu bagian dari jantung terganggu atau tersumbat. Gejala tersebut rawan menyerang usia 50 tahun ke atas karena gaya hidup yang buruk.

Hal itu diungkapkan oleh dokter spesialis jantung sekaligus Ketua Departemen Radiologi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Dr Mohammad Aminudin, Sp JP (K) FIHA) dalam paparan materinya terkait seminar kesehatan dalam rangka memperingati HJL ke 443. Seminar itu sendiri mengusung tema mengenal dini diabetes, jantung dan komplikasinya, bertempat di Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan, kemarin siang.

Lebih lanjut Aminudin mengatakan, dalam pemulihan penderita serangan jantung, yang paling penting adalah memulihkan aliran darah kembali ke daerah hati yang telah terganggu. Hal ini dapat dicapai melalui trombolisis dan / atau angioplasti. Trombolisis adalah prosedur di mana bekuan dilarutkan dalam arteri enymatically. Angioplasty adalah prosedur di mana balon digunakan untuk mendorong membuka arteri.

"Faktor keturunan sangat berperan dalam penyakit jantung. Waspadai usia 50 tahun ke bawah yang justru rawan terserang karena pola makan sembarangan dan gaya hidup yang buruk. Terlebih apabila si penderita tersebut telah di klaim jantungan dan mempunyai faktor gen akan sangat lebih riskan lagi,” ungkapnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Bupati Lamongan Fadeli dan Sekdakab Yuhronur Efendi terkait pentingnya seminar kesehatan yang digelar pada siang hari itu. Khususnya pejabat dilingkup Pemerintah Daerah bisa saja terkena penyakit mematikan itu. Karena pada kenyataannya banyak yang meninggal disebabkan karena penyakit diabet dan jantung karena gaya hidupnya yang buruk.

“Upayakan tetap sehat agar produktifitas bekerja tidak terganggu,” pinta Fadeli dalam sambutannya sekaligus membuka acara tersebut, yang juga diamini oleh beberapa pejabat yang hadir atas pernyataan Bupati.

Sementara itu, pemberi materi lain dilakukan oleh Kepala Pusat Diabetes dan Nutritionis RSUD Dr.Soetomo Surabaya dr.Sony Wibisono dengan materinya tentang diabet dan komplikasinya dan Kepala Unit Rawat Jalan (URJ) Andrologi RSUD Dr Soetomo Surabaya Dr. Tjahyo Djojo Tanojo dengan materinya tentang disfungsi ereksi. Meskipun waktu sudah mulai bergeser ke arah jam pulang kantor, acara tersebut ternyata mendapat antusiasme tinggi dari beberapa pejabat pemda. Terbukti mereka banyak mengajukan beberapa pertanyaan disesi tanya jawab. (arf, humas pemda lamongan)

SERBA JADUL DI LAMONGAN TEMPOE DOELOE



Puluhan warung tenda di Alun-alun Kota Lamongan pada Sabtu malam (26/5) didesain dengan tampilan jadul. Berdinding anyaman bamboo dan berhiaskan berbagai pernik tempo dulu. Perangkat makanan yang digunakan untuk menghidangkan makanan dalam Lamongan Tempo Doeloe dan Bazar Makan Tradisional itu juga jadul.

Pengunjung dan para pejabat Lamongan yang malam itu berkunjung dibuat tersenyum dengan berbagai hidangan tradisional seperti kue serabi, berbagai bubur dan makanan tradisional lainnya. Lebih-lebih minumannyapun dihidangkan dalam gelas dari bamboo dan kendi dari tanah liat.

Bukan hanya makanannya, penjaja makanan di bazar itu juga berpakaian jadul. Yang laki-laki ada yang hanya mengenakan celana kolor hitam dengan sabuk besar dan berkaos oblong dengan blangkon sebagai penutup kepala. Sementara yang ibu-ibu juga berkebaya, memakai jarik dan menutup rambut dengan kain seperti emak-emak Lamongan tempo dulu.

“Pada malam hari ini masyarakat lamongan disuguhi khas Lamongan tempo dulu. Disamping mala mini juga aka nada sajian kesenian ludruk, “ kata Bupati Fadeli saat membuka Lamongan Tempo Doloe.

Yang lebih mengesankan adalah, lanjuutnya, bahwa beberapa acara dan kegiatan dalam menyemarakkan HJL ke-443 ini dikemas dalam nuansa tempo dulu. Dalam event ini digambarkan suasana kehidupan sosial budaya sesungguhnya.

“Lamongan masa kini semakin maju. Bagaimana kehidupan yang dilandasi kebersamaan guyub rukun, sak iyek sak eko proyo, bersatu padu membangun daerah yang dicintai dan dibanggakan. Mewujudkan wilayah yang gemah ripah loh jinawi toto tentrem kerto raharjo, “ kata dia.

SISWA SMP BUAT OBAT ANTI HAMA DARI DAUN PEPAYA



Mahalnya obat insektisida di pasaran, membuat tiga pelajar SMP 3 di Lamongan Jawa Timur, menciptakan inovasi baru, sebuah bio insektisida anti hama padi dan sayur sayuran. Obat pencegah hama tersebut berbahan dasar daun pepaya gantung yang di kenal memiliki kandungan proteolitik.

Ketiga pelajar SMP Negeri 3 Lamongan jawa timur ini, sukses menciptakan sebuah inovasi alternatif obat pencegah hama untuk para petani padi maupun sayuran. Di pilihnya daun pepaya gantung karena memiliki zat papain yang mengandung proteolitik, yaitu enzim yang dapat memecah protein.

Ketiga pelajar tersebut yakni Dimas Aji Satyadarma dan Silverter Yansen, pelajar kelas delapan, serta Hendry Rinaldi, pelajar kelas tujuh.

Obat organik pencegah hama ini diberi nama bio insektisida, befungsi untuk membunuh hama seperti ulat teritip pada padi, sawi dan bayam.

Pembuatan bio insektisida ini sangat sederhaha. Daun pepaya gantung yang telah di pilih kualitas terbaik di tumbuk, hingga lembut. Kemudian daun pepaya gantung di peras untuk di ambil sarinya yang kental.

Sebelum di gunakan sebagai obat, sari daun pepaya gantung harus di biarkan selama 1 kali 24 jamsebelum dapat di jadikan obat. Penyimpanannya tidak boleh kena sinar matahari secara langsung. Setelah didiamkan selama 24 jam, cairan sari pepaya gantung dicampur air dengan komposisi 25 mili sari pepaya gantung, dicampur dengan air sebanyak 500 mili.

Ide pembuatan obat anti hama alternatif ini muncul berawal saat ketiga siswa ini sering melihat banyaknya sayuran yang daunnya bolong-bolong karena dimakan ulat. “Awalnya melihat banyak sekali dedaunan dan sayur mayur yang kurang segar dan bolong”, ujar Dimas Aji Satyadarma, (pencipta bio insektisida)

Rencananya, bio insektisida ini akan terus di kembangkan untuk membantu petani padi atau sayuran. Hasil penelitian ketiga siswa SMP Negeri 3 Lamongan ini, berhasil menjadi juara satu lomba penelitian ilmiah remaja LPIR) se Eks Karasidenan Bojonegoro di Tuban beberapa waktu lalu.

KHOIRUL HUDA, LOYALITAS TINGGI TERHADAP BUMI KELAHIRAN



Sepuluh tahun merupakan rentan waktu yang cukup lama bagi seorang pemain untuk tetap bertahan dalam satu club sepak bola tanah air. Namun tidak demikian dengan Khoirul Huda, penjaga gawang Persela Lamongan. Meskipun begitu, impian menjadi pemain timnas masih melekat pada pemain berusia 33 tahun tersebut (27/05/2012.)

Khoirul Huda, salah satu pemain andalan Persela Lamongan, merupakan sosok pemain yang tangguh dalam menjaga gawang tim Laskar Joko Tingkir. Pemain kelahiran Lamongan, 26 Februari 1979, telah sepuluh tahun membela Persela mulai dari divisi dua silam, hingga sekarang.

Menjadi kepercayaan Miroslav Janu, karir Khoirul Huda semakin melejit pada kompetisi isl musim ini. Betapa tidak, pemain yang akrab di sapa Huda ini sering menjadi penyelamat timnya dari kekalahan, meski di musim ini Huda sudah kebobokan 30 gol dalam 26 pertandingan Persela.

Teringat pada benak kita ketika Huda menjadi pahlawan kemenangan Persela 1-0 saat menantang persisam di stadion segiri samarinda, pada putaran pertama lalu. Kala itu Huda mementahkan sejumlah peluang persisam.

Tak hanya itu, Huda lagi lagi menjadi penyelamat timnya dari kekalahan atas Pelita Jaya Karawang, 24 April 2012 lalu. Huda sukses mengagalkan penalti Greg Nowkolo dan pertandingan berkesudahan imbang 2-2.

Menurut bapak dua anak ini, membela tim Persela merupakan kebanggaan tersendiri. Membela Persela adalah sebuah loyalitas untuk kebesaran daerahnya, sebagai bentuk cinta karena telah lahir dan dibesarkan di Lamongan.

Selain itu, management Persela yang memperhatikan benar keadaan pemainnya, merupakan salah satu alasan ia tetap bertahan dan bertekat tak akan meninggalkan Persela Lamongan dan berpindah ke tim lain. “Saya sudah mantap dengan Persela” ungkapnya.

Selain tangguh di lapangan hijau, sosok Khoirul Huda, merupakan sosok ayah yang amat mencintai keluarga. Meski disibukkan dengan jadwal latihan dan bertanding, ia senantiasa menyempatkan diri untuk istri dan kedua anaknya. Tak terkecuali jika Huda bermain keluar daerah.

Jika bermain di luar kota, rasa kangen kepada keluarga menjadi rasa terpendam. Alat komunikasi hanya menjadi senjata bagi dirinya untuk mengetahui kondisi keluarga dirumah. Apalagi, sang istri selalu mensuport dan mendukung sang suami dalam bertanding.

Menginjak usia tiga puluh tiga tahun, semangat kiper bertubuh jangkung tersebut tidak pernah pudar. Bahkan, Huda memiliki cita cita yang terpendam untuk menjadi pemain Timnas Indonesia.

Di kabarkan, Huda menjadi salah satu dari lima kiper di indonesia yang menjadi incaran Alfreid Ridle untuk memperkuat skuad garuda. Di antaranya Ferry Rotinsulu, Adritany, Kurnia Mega dan I Made Mariawan.

SATE LALAT, NIKMAT PENAMBAH VITALITAS


Mendengar nama sate lalat, bukan berarti daging lalat yang di buat sate. Tapi, karena ukuran potongan daging kambing yang di buat sate, sangat kecil hingga menyerupai ukuran lalat. Di Gresik Jawa Timur, sebuah warung yang menjual sate lalat, tak pernah sepi pengunjung, hingga setiap hari harus menghabiskan 1 ekor kambing untuk bahan membuat sate.

Warung sate lalat yang paling terkenal di Gresik terdapat di alun-alun kecamatan Sedayu. Di sini terdapat 2 orang penjual, salah satunya adalah warung milik warga setempat bernama Nur Yanto. Warung ini hanya buka di malam hari, mulai pukul 6 petang hingga satenya habis sekitar jam 10 malam.

Usaha yang di rintis 16 tahun lalu ini, sekarang telah memiliki 3 orang karyawan yang siap melayani ratusan pelanggan yang datang setiap malam berasal dari dalam dan luar kota Gresik seperti Lamongan dan Surabaya.

Ukuran potongan daging yang kecil hingga menyerupai lalat, membuat sate ini di kenal dengan nama sate lalat. Namun, ukuran yang kecil ini sebenarnya di maksudkan agar harganya lebih murah dan mudah terjangkau. Di samping sate lalat, warga sekitar juga menyebutnya sate mini atau sate unyil.

Sekilas, sate lalat tak jauh berbeda denga sate kambing pada umumnya, termasuk bumbunya yang berupa bawang merah, kacang dan kecap. Bedanya, sate lalat, menggunakan daging kambing muda yang masih berumur 10 bulan. Dengan umur kambing yang masih cukup muda ini, membuat rasanya sangat berbeda di banding sate kambing biasa.

Untuk bisa menikmati 10 tusuk sate lalat, tak perlu merogoh kecek dalam-dalam. Cukup dengan 5 ribu rupiah, kelezatan sate lalat, sudah bisa di nikmati. Apalagi warung nur yanto ini juga menyediakan nasi gratis bagi yang ingin menikmati sate lalatnya di warung.

Setiap malam, warung Nuryanto ini tak pernah sepi pengunjung. Bahkan, daging 1 ekor kambing bisa habis dalam waktu 4 sampai 5 jam. “Setiap hari, 1 ekor kambing dipastikan habis”, ujar Nuryanto

Para penikmat sate lalat ini sebagian besar adalah kaum lelaki, karena mereka meyakini daging kambing muda bisa menambah vitalitas. Apalagi, kita bisa meminta sang penjual untuk menambah bagian daging kambing tertentu untuk di bikinkan sate.

4 TAHUN BERSAHABAT DENGAN ULAR



Bagi kebanyakan orang, ular merupakan hewan yang paling ditakuti karena memiliki bisa berbahaya. Tetapi tidak demikian bagi seorang pemuda di Gresik Jawa Timur yang menjadikan ular sebagai sahabatnya. Meskipun keluarga dan tetangga sempat menentang hobinya tersebut, namun sedikit pun tak mengurangi kecintaannya terhadap ular.

Memelihara ular, bukanlah hobi sembarangan. Selain sangat unik, hobi yang satu ini juga menuntut keberanian ekstra. Tak heran jika pemelihara reptil yang kerap membuat nyali ciut itu sangat terbatas. salah satunya adalah Arfi Dian, warga Jalan Bengawan Solo 58A Desa Randuagung Kecamatan Kebomas Gresik.

sebenarnya hobi memelihara binatang bersisik ini baru dilakoninya selama 4 tahun terakhir, berawal saat Arfi di gigit ular hingga harus di rawat di rumah sakit. Sejak saat itu, Arfi berkeinginan keras untuk mengoleksi ular-ular yang terbilang unik.

Bagi Arfi, ular tetaplah binatang yang harus diwaspadai karena tergolong binatang pemangsa. karena itu, dalam merawat ke 30 ularnya, Arfi menempatkan ular berbisa terpisah dengan ular jinak. untuk ular jinak, Arfi memandikan secara langsung. namun, khusus ular berbisa, Arfi menggunakan alat penjepit.

Selain eksotisme itu, memelihara ular tidak membuang waktu lama. dengan ukuran halaman rumah seluas 3 kali 5 meter saja, sudah bisa untuk memelihara 30 ekor ular. Dan pemberian makan bisa dilakukan seminggu sekali dengan pakan tikus Marmut.

Dalam memelihara reptil berdesis ini, Arfi sangat memperhatikan kebersihan kandang dan jadwal pemberian makan secara rutin. Arfi tidak pernah telat dalam memberi makan ular-ular berkulit indah ini. Karena jika telat, dikhawatirkan kesehatan ular akan terganggu. “Kebersihan kandang termasuk yang paling penting dalam merawat ular”, ujar Arfi

Memelihara ular diakui Arfi dapat mendatangkan kepuasan batin sekaligus keuntungan finansial. Bukan karena unsur mistis, melainkan ularnya kerap laku terjual, bahkan pernah terjual 10 juta rupiah untuk 1 ekor ular Phyton Albino piara-annya.

Disamping memelihara ular, Arfi juga memelihara sejumlah jenis reptil lainnya seperti biawak, kadal, iguana dan kura-kura.

Menurut Arfi, biaya perawatan semua binatang reptilnya membutuhkan setidaknya 1 Juta Rupiah dalam 1 bulan. Biaya ini didapat Arfi dari hasil penjualan binatangnya.

Untuk mensosialisasikan kegemarannya pada reptil, Arfi telah mendirikan sebuah organisasi bagi para pecinta reptile bernama Rescue Of Snake (ROSE). organisasi ini bertujuan untuk mensosialisasikan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem, termasuk menjaga habitat ular. bahkan, Arfi bercita-cita ingin melepas 100 ekor ular ke habitatnya yang asli.

BUDIDAYA BURUNG CINTA YANG KIAN PROSPEK



Burung cinta atau yang lebih di kenal dengan nama love bird, kini menjadi bisnis prospek di kalangan pecinta burung, di Lamongan Jawa Timur. Di samping cukup mudah merawatnya, burung cinta memiliki sifat unik dalam bercinta seperti manusia.

Bagi pecinta burung, burung cinta atau yang lebih di kenal dengan love bird, kini menjadi idola. Betapa tidak, penggemar burung cinta seperti halnya Hendrik Afandi warga Jalan Sunan Giri kota Lamongan, seakan terhipnotis oleh kecantikan tubuh serta suara kicauannya.

Berawal hanya memiliki empat pasang love bird, kini hendrik memiliki lima puluh pasang love bird di penangkaran yang di gelutinya selama empat tahun terakhir.

Burung mungil yang cantik ini adalah salah satu dari sambilan jenis spesies genus agapornis atau dari bahasa yunani, agape, yang berarti cinta dan ornis. Namun, love bird sebenarnya berasal dari Afrika. Jenis burung cinta sebenarnya bermacam macam, yakni fischer, agapornis, lutino mata merah dan love bird albino, dan hijau muka hitam.

Nama love bird di ambil dari kelakuannya yang umum diobservasi, bahwa sepasang love bird akan duduk berdekatan dan saling menyayangi satu sama lain. Sifat pasangan love bird adalah monogami di alam bebas.

Di sisi lain, ternyata burung cantik ini menolak di kawin paksa. Tak hanya berlaku pada manusia, pada love bird pun kesulitan kawin paksa dalam perjodohan juga terjadi.

Cara mejodohkan se-ekor jantan love bird ditawarkan setidaknya sampai tiga kandidat betina love bird. Apabila sampai pilihan terakhir sang jantan love bird tidak memilih salah satunya, maka jalan terakhir, mencampurkan ke tiga jantan love bird, dan seokor pejantan tangguh love bird dalam satu kandang. Akibatnya mau tak mau pasti akan dipilih seekor betina love bird.

Selain itu, cara merawat burung cinta sangat mudah. Love bird juga membuthukan kasih sayang, yakni memandikan burung hingga membersihkan kandang dari kotoran dan di siplin memberi makan sejenis pelet.

Para pecinta love bird, biasanya tertarik untuk menjadikannya sebagai burung kontes. Pasalnya, di dalam perlombaan burung kicau, love bird sering di nomor satukan karena suara kicaunya yang merdu.

Kelebihan love bird dibanding burung kicau lainnya yakni harganya relatif murah. Umurnya pun cukup panjang, bahkan dapat mencapai 15 tahun, tahan penyakit sehingga cocok untuk hobi burung pemula. Di samping itu, juga relatif mudah untuk diternak dan tidak membutuhkan kandang yang luas untuk berkembangbiak.

SISWA SD CIPTAKAN DETEKTOR ANGIN PUTING BELIUNG BERBAHAN LIMBAH



Siswa sekolah dasar di Gresik, Jawa Timur, berhasil menciptakan alat deteksi dini angin puting beliung (21/05/2012.) Uniknya, alat tersebut, terbuat dari limbah bekas minuman air mineral yang banyak di temukan di halaman sekolah. Lewat alat deteksi tersebut, diharapkan mampu memberikan peringatan dini kepada masyarakat, sehingga bisa mengurangi resiko kerugian, khususnya korban jiwa.

Sabrina Zainita Putri, siswa kelas 5 SD Muhammadiyah GKB gresik, lewat bimbingan guru pembimbing sains di sekolah, berhasil menciptakan alat pendeteksi angin puting beling, hanya dengan mengandalkan barang-barang bekas yang sudah tak terpakai, yakni tiang besi penyangga, baling-baling dari bekas botol air mineral, baterai 9 volt, alarm dan kaleng bekas sebagai wadahnya.

Proses pembuatan alat deteksi puting beliung ini cukup hanya dengan merangkai kawat dengan irisan botol minuman, menyerupai kipas, yang diletakkan dalam kaleng, dengan membuat bandulan kawat besi. Lintasan kawat yang menghubungkannya dengan bandulan magnet, digerakkan dengan baterai kapasitas sembilan volt.

Cara kerja deteksi ini cukup sederhana, sirine akan berbunyi dengan sendirinya jika bandulan magnet bergerak saat terkena angin kencang dan menempel pada bagian dinding kaleng bekas. Bunyi sirine berasal dari arus listrik baterai, yang selanjutnya memberi peringatan dini kepada penghuni rumah.

penggagas alat deteksi angin puting beliung sabrina Zainita Putri, mengatakan, alat deteksi puting beliung ini, terispirasi dari seringnya bencana angin puting beliung melanda Indonesia. Dengan hanya menggunakan bahan baku limbah bekas, ia berharap alat ini bisa memberikan manfaat peringatan dini kepada masyarakat, guna menyelamatkan diri dan keluarganya. “Memang berawal dari banyaknya musibah angina putting beliung, kita kemudian menciptkan alat tersebut”, ujar Sabrina Zainita Putri.

Pembuatan alat deteksi puting beliung ini, merupakan bagian dari penerapan pendidikan fisika dalam kehidupan sehari-hari. Pihak sekolah akan mengikutsertakan karya siswa ini, untuk mengikuti lomba festival sains tingkat nasional, serta akan memproduksi secara masal untuk di manfaatkan bersama.

GURIHNYA KAKAP MERAH BAKAR SAMBAL MANGGA



Kakap merah merupakan jenis ikan laut yang banyak di gemari karena struktur dagingnya yang lebut serta rasanya yang gurih. Rasa gurih tersebut akan terasa semakin nikmat jika kakap merah di masak dengan cara di baker serta di santap dengan sambal terasi bercampur irisan mangga muda.

Menu ini di sajikan sebuah warung sederhana di pelabuhan kota Gresik jawa timur, milik ibu Halimah. Tak heran, jika setiap hati warung ibu Halimah selalu ramai pelanggan terutama di siang hari, karena menu ini sangat cocok di santap siang hari.

Memasak kakap merah tak jauh beda dengan memasak ikan laut lainnya. Mula-mula, ikan kakap merah yang didapat Halimah dari pasokan para nelayan di sekitar pelabuhan, di cuci bersih terlebih dahulu, kemudian di baker di atas bara api. Saat bersamaan, Halimah juga mempersiapkan bumbu terasi yang di campur tomat goreng serta cabe merah dan cabe rawit. Terakhir, sambal terasi ini di tambah dengan irisan mangga muda.

Cara penyajiannya, Ikan kakap merah yang telah matang kemudian di letakkan di atas bumbu terasi mangga pada sebuah cowek tradisional yang terbuat dari tanah liat. Hemmm, rasanya cukup enak, karena cara penyajian seperti ini cukup akrab dengan lidah pedesaan.

Harga 1 porsi ikan kakap merah bumbu sambal mangga, hanya 12 Ribu Rupiah, harga yang cukup terjangkau bagi mereka yang berkantong tipis.

AYAM JAHE PENGHANGAT TUBUH YANG NIKMAT


Beragam jenis masakan berbahan ayam, selalu menggoda untuk dinikmati. Sebuah kedai di jalan raya Pandaan Pasuruan Jawa Timur menawarkan menu makan ayam dengan bumbu rasa khas jahe. Ayam jahe ini menambah kahangatan dan cocok untuk kebugaran tubuh.

Hanya dengan menawarkan masakan daging ayam dengan bumbu dasar alami jahe, kedai tersebut terlihat sibuk dan selalu ramai di kunjungi pembeli. Ditambah bumbu alami seperti daun salam, daun jeruk, serai, parutan kelapa, pembuatan ayam jahe. Menimbulkan rasa baru nan segar, menambah selera makan bagi para penyantapnya.

Memasak ayam jahe, cukup sederhana. Semua bumbu yang telah disiapkan tersebut dihaluskan dan dicampur dengan parutan kelapa. Setelah semua tercampur merata, parutan kelapa bumbu tersebut dimasukan dalam perut ayam.

Agar terlihat rapi, perut ayam berisi parutan kelapa bumbu tersebut di tutup dengan tusuk gigi bumbu. Selanjutnya, daging ayam isi dimasukkan ke dalam kuah kaldu mendidih yang sebelumnya telah dicampur dengan jahe dan serai.

Pelanggan yang sudah merasakan ayam jahe ini, mengaku selain nikmat, ayam jahe ini sangat segar disantap dan sangat cocok untuk menghilangkan rasa kantuk dan manambah kebugaran tubuh.

Harga ayam jahe ini pun cukup pas di kantong, hanya dengan 40 Ribu Rupiah, satu porsi ayam jahe sudah dapat dinikmati untuk 4 hingga lima orang. Nah! Jika anda kebetulan melintas di pasuruan, dan merasa penat dalam perjalanan, ayam jahe bisa menjadi pilihan untuk di nikmati.

16.432 PEMBATIK CILIK PECAHKAN REKOR MURI



Sebanyak 16.432 anak didik lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Lamongan memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori membatik dengan peserta terbanyak menggunakan bahan alam dengan teknik cap oleh anak didik PAUD. Rekor MURI dengan kategori identik sebelumnya dilakukan di Kota Solo/Jawa Tengah oleh 6.025 peserta.

Secara resmi pencatatan rekor itu disampaikan General Manager MURI Paulus Pangka dalam register bernomor urut rekor ke 5.432/R.MURI/V/2012, Sabtu (19/5) di alun-alun Kota Lamongan. Oleh Paulus Pangka, sertifikat rekor MURI selanjutnya diberikan kepada Bupati Lamongan Fadeli selaku penyelenggara dan pemrakarsa, kepada Bunda PAUD Lamongan Mahdumah Fadeli selaku penyelenggara dan kepada Kepala Dinas Pendidikan setempat Agus Suyanto sebagai pemrakarsa.

Diungkapkan Paulus, rekor yang di Solo identik dengan yang Sabtu pagi itu dilaksanakan Pemkab Lamongan. Di Solo adalah rekor membatik dengan bahan zat kimia oleh peserta dewasa. Sementara di Lamongan pesertanya adalah anak didik PAUD yang menggunakan zat pewarna alam.

Paulus menyebutkan, panitia penyelenggara mengusulkan jumlah 15 ribu peserta. Namun ternyata jumlahnya melebihi yang didaftarkan, yakni mencapai 16.432 anak didik PAUD. “Anak-anak memang harus dijauhkan dari zat kimia, “ kata dia.

Sementara Fadeli menyebut, prestasi rekor MURI di Lamongan ini adalah yang kesekian kalinya. Sebelumnya, Lamongan juga sudah mencatatkan rekor MURI untuk wingko terbesar, memanggang ikan bakar di atas 101 kapal di pantura Lamongan, serta rekor kain tenun ikat sepanjang 64,20 meter oleh Miftakhul Koiri, pengarajin tenun dari Desa Parengan Kecamatan Maduran.

Peserta pemecahan rekor dari seluruh pelosok Lamongan sudah berdatangan sejak pagi buta. Mereka kemudian menempati lokasi sesuai pos masing-masing kecamatan di dalam dan seputaran alun-alun Kota Lamongan. Karena pesertanya adalah anak didik PAUD, tak pelak orang tua beserta guru mereka turut menyertai sehingga menambah ramai alun-alun.

Mereka juga sudah membawa bahan pewarna alami seperti pelepah pisang, buah nanas, wortel, belimbing dan ubi rambat. Bahan itu ada yang dicelupkan ke spon kemudian baru dipakai sebagai bahan melukis batik dengan media cap yang terbuat juga dari bahan alami seperti ubi rambat. Ada juga bahan alami seperti pelepah pisang yang sudah dipahat dengan berbagai bentuk.

WISATA BAHARI TIGA GUGUS PULAU KECIL DI LOMBOK



Tiga gugusan pulau kecil (gili) yang mengelilingi pulau Lombok Nusa Tenggara Barat, merupakan salah satu tujuan wisatawan domestik dan manca negara. Ketiga pulau tersebut Gili Air, Gili Trawangan dan Gili Meno. Letak ke tiga pulau tersebut tepat berada di sebelah utara pulau Lombok, persisnya di kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Barat.

Gugusan pulau tersebut menawarkan pemandangan yang sangat indah dengan pantainya yang yang putih bersih dan airnya yang sangat jernih. Kawasan di sekitar tiga Pulau ini dikenal memiliki taman laut yang sangat indah yang menjadi habitat aneka ikan yang berwarna-warni, sehingga sangat cocok bagi pecinta diving. Begitu jernihnya air permukaan, sehingga bisa mengintip keindahan dasar laut dari permukaan air.

Untuk menuju kawasan tiga pulau tersebut, ada dua jalur yang bisa dilalui. Pertama, melalui kawasan wisata senggigi menuju pelabuhan bangsal. Dari pelabuhan bangsal menuju Gili Trawangan hanya membutuhkan waktu satu jam, sementara ke gili meno dan gili air hanya memerlukan waktu tiga puluh menit saja. Kedua, dapat melalui mataram kemudian ke Pusuk Bangsal dengan jarak tempuh hanya 45 menit.

Untuk menyeberang dari satu pulau ke pulau lainnya, para wisatawan dapat menyewa perahu dengan tarif Seratus Ribu Rupiah per-orang. Namun jika ingin menghemat, dapat menggunakan perahu milik koperasi pelabuhan ber-penumpang 25 orang dengan tarif 25 Ribu Rupiah perorang.

Dibandingkan Gili Air dan Gili Meno, Gili Trawangan merupakan pulau yang paling ramai dikunjungi para wisatawan. Apalagi di Gili Trawangan terdapat berbagai jenis penginapan, mulai dari home stay, hotel berbintang, hotel melati dan homestay dengan tarif bervariasi, mulai dari Dua Ratus Ribu Rupiah hingga Satu Juta Rupiah permalam.

Gili trawangan juga menyuguhkan hiburan malam seperti kawasan wisata di tenmpat lain. Cafe-cefe pinggir pantai buka sampai pagi dengan hiburan khusus.

Untuk yang hobi menyelam dan sonokling, Gili Trawangan, Gili Air dan Gili Meno, menawarkan diving centre yang bertaraf internasional. Betapa tidak, pemandangan bawah laut yang eksotik, tak akan pernah mengecewakan. Uniknya lagi, pengunjung tidak diperkenankan menggunakan kendaraan bermotor saat berkeliling ke 3 pulau tersebut.

Masyarakat setempat menolak kehadiran kendaraan bermotor, karena suara bising dan asap yang ditimbulkan. Sehingga, ketiga pulau tersebut terhindar dari polusi.

Sarana transportasi yang ada di tiga gili ini hanya cidomo, yakni sejenis andong dan sepeda pancal. Dengan kedua jenis transportasi ber-tarif 100 Ribu Rupiah, para wisatawan dapat berkeliling pulau selama satu jam.

TERNAK BEBEK PEKING, PELUANG USAHA YANG MENJAJIKAN



Usaha ternak bebek peking bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Hasilnya luar biasa, dalam 45 hari saja, bebek peking sudah bisa di jual. Selain membutuhkan biaya yang relatif murah, bisnis bebek peking cukup praktis.

Bebek peking adalah sejenis bebek pedaging berwarna putih dengan bibit berasal dari Beijing atau Peking – Cina. Bentuk tubuh gemuk dan lebih besar dari bebek pada umumnya. Patuk lebar, leher besar, ekor jantan besar kriting, mata bulat kecil berwarna hitam, suara bebek peking jandan besar sedangkan betina kecil, bentuk kaki hampir sama dengan bebek lokal namun warnanya putih.

Saat ini, peternak bebek peking sudah mulai menjamur seperti di Kabupaten Bandung Barat serta sejumlah kota di Jawa Timur seperti Surabaya dan Kediri. Dengan bermodalkan ketelatenan dan kesabaran, ternak bebek peking mengalami perkembangan ekonomi cukup signifikan, hingga banyak pesanan yang tidak terlayani, karena stok terbatas.

Memelihara bebek peking tidaklah rumit, lebih mudah dari pemeliharaan bebek lokal biasanya, ya sedikit mirip dengan memelihara ayam boiler, namun hanya diberi pakannya sehari dua kali, kecuali air untuk minum harus selalu tersedia.

Jenis pakannya pun tidak sulit cukup dengan diberi bekatul, layer dan beunyeur (bubuk beras) dicampur air seperlunya lalu diaduk, pakan ini sudah siap di berikan. Setelah diberi pakan, telor mulai dipanen dari bebek yang sudah layak bertelor, biasanya dari enam puluh bebek petelor tersebut, tiga puluh enam sampai empat puluh telor berhasil dipanennya, untuk kemudian ditetaskan pada tempat penetasan.

Telor-telor yang ditetaskan biasanya harus mencapai kelipatan enam puluh, kalau belum, ya nunggu dulu hari berikutnya hingga bebek bertelor. Bebek dod, bibit, biasa di tempatkan di tempat ini atau disebut tempat pemberokan, selama lima belas hari dengan full diberi pakan layer.

Walau dengan kandang sederhana, bebek peking bisa betah tinggal di kandang, hingga tubuh bebek menjadi gemuk. Bahkan, tingkat kematiannya pun sangat rendah, hanya sekitar tiga persen.

MENYULAP LIMBAH BOLA LAMPU JADI MINIATUR BANGUNAN BERSEJARAH


Barang bekas ternyata tidak selamanya menjadi sampah, dengan sedikit keterampilan dan keuletan, limbah bola lampu ternyata bisa di olah menjadi sebuah karya yang memiliki nilai seni tinggi. Seperti yang di lakukan Bahrum, yang membuka bengkel kerajinan di Jalan Juanda Kota Medan, bola-bola lampu yang telah menjadi sampah, bisa di sulap menjadi miniatur aneka bangunan bersejarah.

Proses pembuatan replika berbagai bangunan ini ternyata tidak begitu sulit, bola lampu bekas yang di peroleh dari pasokan tetangganya, di bersihkan hanya dengan menggunakan pasir dan air. Setelah bersih Bahrum yang merintis usahanya sejak se-tahun lalu, mulai menyusun batangan bola lampu bekas, hingga menjadi berbagai replika bangunan bersejarah, seperti Mesjid Raya Aceh, Istana Mainum dan stasiun kereta api serta berbagai bangunan bersejarah lainnya.

Untuk satu replika bangunan, mampu di selesaikan dua hingga tiga hari tergantung besar dan tingkat kesulitannya. Yang paling sulit menurut Bahrum adalah penyesuaian bola lampu dengan bentuk bangunan yang ada. “Di butuhkan imajinasi tinggi dalam membentuk rangkaian bangunan”, ujar Bahrum.

Untuk mengembangkan usahanya, Bahrum mengaku modal menjadi gendala utama dalam mengembangkan kerajinannnya. Bahrum hanya berharap ada pihak yang mau membantu dirinya untuk mengembangkan usahanya.

Menurut Bahrum, awal mula mengeluti usaha ini terinspirasi ketika melihat banyak bola lampu bekas di sekitar kediamannya. Setelah mencoba beberapa kali, ternyata hasil kerajinannya di minati banyak orang.

Bahrum mengaku dalam satu minggu biasanya menerima pesanan dua buah pesanan replika bangunan, untuk sebuah replika bangunan, Bahrum menjualnya dengan harga bervariasi, mulai dari 200 Ribu Rupiah hingga 400 Ribu Rupiah.

SERU DAN MENEGANGKAN, LOMBA ULAR MAKAN LAHAP



Ular, bagi kebanyakan orang merupakan hewan buas yang menjijikkan sekaligus. Namun, tidak demikian jika kita melihat kontes binatang reptil di Gresik Jawa Timur di awal Bulan Mei 2012, yang menampilkan aneka binatang reptil termasuk ular-ular cantik. Bahkan, kita bisa menyaksikan langsung lomba ular makan lahap, sehingga kita tahu secara detail, cara ular memakan mangsanya.

Ada yang beda di GOR Tri Dharma PT Petrokimia Gresik, saat ratusan aneka binatang reptil di pamerkan. Warga yang datang bersama keluarga, bisa menyaksikan binatang-binatang reptil yang selama ini di kenal memiliki sebagai binatang liar yang berbahaya, seperti ular, musang, biawak serta kadal. Tak hanya itu, pameran binatang reptil kali ini, juga menyajikan lomba yang cukup unik dan menegangkan, yakni lomba ular makan lahap.

Lomba yang pertama kali di selenggarakan di jawa timur ini, memperlombakan 50 ekor ular jenis phyton dengan kategori panjang di atas 1 meter dan di bawah 1 meter. Pemenangnya adalah ular yang mampu memakan mangsa, berupa tikus marmut, dengan cepat. Saat lomba di mulai, tikus marmut terlebih dahulu di lumpuhkan agar ular dapat memangsa dengan leluasa. Apalagi, sebagian ular-ular jinak ini, senang memangsa tikus yang sudah lumpuh.

Saat tikus marmut di suguhkan, sebagian ular langsung memangsa dengan terlebih dahulu membelitnya. Selanjutnya, secara perlahan, ular akan memasukkan ke mulutnya. Di butuhkan waktu setidaknya 15 menit bagi setiap ular, untuk mampu melahap tikus marmut secara utuh.

Namun, tidak semua ular berselera memakan mangsanya. Meski sang pemilik telah berupaya merayu ular agar mau memakan mangsanya. Kondisi ini yang cukup menghibur para penonton, sehingga di samping meneganggan, juga memberi hiburan tersendiri.

Menurut pemilik ular, sebelum di ikutkan lomba, ular-ularnya sengaja tidak di beri makan agar mampu memangsa makanan secara lahap. “Kita sengaja tidak memberi makan ular hari ini agar bisa makan lahap dan memenangkan lomba”, ujar Junaidi, pemilik ular asal Surabaya.

Kegiatan yang di gelar komunitas pecinta reptil ini, sengaja menyuguhkan lomba ular makan lahap, agar warga bisa mengenal lebih dekat, cara ular memakan mangsanya, termasuk mengkampanyekan gerakan menyayangi hewan yang selama ini di kenal menakutkan.

Di samping menyaksikan lomba ular makan lahap, warga juga bisa berfoto dengan ular-ular cantik ini. Bahkan, sebagian warga juga mengajak anak-anaknnya untuk berinteraksi dengan ular.

TAS DAN SEPATU CANTIK DARI KULIT IKAN NILA


Biasanya, kulit ikan nila atau kakap merapi dibuang karena di anggap kurang bermanfaat. Namun, dengan sentuhan tangan kreatif, kulit ikan nila bisa dimanfaatkan menjadi bahan utama kerajinan tas, sepatu yang sangat indah dan bernilai ekonomis tinggi. Kerajinan inilah yang ditekuni seorang warga di Sukoharjo, Jawa Tengah, sekitar sepuluh tahun lalu.

Harga kerajinan tas kulit ikan nila bisa mencapai Ratusan Ribu Rupiah. Meski demikian, aneka tas dari kulit ini sangat digemari berbagai kalangan di dalam dan luar negeri. Apalagi, tekstur kulit yang ditampilkan terlihat sangat indah dan unik, berbeda dengan kebanyakan bahan kulit lainnya.

Tak terkecuali aneka kreasi sandal dan sepatu indah yang tampil dengan perpaduan kulit ikan dan karet sintetis yang indah, dijual dengan harga puluhan hingga ratusan Ribu Rupiah per pasang. Untuk sandal, harga perpasang mulai Seratus Lima Puluh hingga Tiga Ratus Ribu Rupiah, sementara harga tas harga mulai Empat Ratus Ribuan tergantung kualitas dan model.

Sebelum di rangkai sebagai bahan kerajinan, rahmawati, warga Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, limbah kulit ikan nila disamak terlebih dahulu. Setelah disamak, kulit ikan nila dikeringkan selama semalam. Setelah itu, dipotong sesuai pola yang diperlukan. Kemudian dijahit dan dirangkai menjadi tas, sepatu, sandal atau dompet.

Rahmawati mengaku, sudah menekuni kerajinan ini sejak tahun 1990-an. Awalnya, memang tidak mudah, namun, upaya kerasnya akhirnya ternyata membuahkan hasil juga. “Usaha dan uji coba terus di lakukan dengan jatuh bangun”, ujarnya

Sebelumnya, Rahmawati dan suaminya, Tono, hanya menjual ikan nila dalam bentuk utuh kepada para pedagang di pasar-pasar. Namun, akibat kesulitan pasokan, pendapat mereka pun terus menurun, hingga, akhirnya, mereka berpikir untuk mengoptimalkan stok ikan yang dipunyai agar bisa mendapatkan keuntungan yang layak.

Keduanya pun akhirnya mencoba memanfaatkan berbagai potensi ikan nila, seperti kulit, daging, kepala, sirip dan sebagainya, agar bisa dijual dan menambah penghasilan. Untuk sementara kerajinan ini hanya dijual di kota Solo dan sekitarnya.

MIE AYAM RAMBUT SETAN YANG KAYA NUTRISI



Banyak aneka jenis kuliner yang menjual nama setan telah menjamur di berbagai daerah dengan ciri khas rasa super pedas seperti rawon setan, ayam goreng setan dan lainnya. Di Lamongan Jawa Timur, sebuah warung sederhana menyediakan menu khusus bernama mie ayam rambut setan. Mie ayam rambut setan tersebut tidak sekedar memiliki rasa super pedas saja, namun penuh kandungan nutrisi karena di padukan dengan, ceker ayam, telur dan jamur tiram yang kaya nutrisi dan mampu menggugah selera.

Satu-satunya penjual mie ayam rambut setan adalah sebuah warung sederhana di jalan sunan giri kecamatan kota lamongan jawa timur. Meski terlihat sederhana, namun warung yang buka setiap hari tersebut, tak pernah sepi pengunjung.

Mie ayam rambut setan ini cocok bagi anda para pencinta kuliner mie rasa super pedas. Nama rambut setan bukan hanya di ambil untuk memikat pengunjung saja. Namun, juga memiliki ciri khas, yakni paduan jamur tiram yang di masak dengan bumbu kecap super pedas. Selain itu, mie ayam ini menyugukan ceker dan telur ayam sebagai pelengkap.

Dengan menggunakan konsep sederhana, pengunjung tak perlu khawatir harus menunggu lama pesanan datang. Memang terdapat beberapa bahan makanan yang perlu di masak terlebih dahulu, yakni mie dan sayur sawi. Namun, tak lebih dari sepuluh menit, mie ayam rambut setan pun siap di sajikan.


Jamur tiram merupakan salah satu spesies jamur yang menguntungkan bagi manusia. Khasiat jamur tiram yakni menurunkan koleksterol pada tubuh. Selain itu, jamur tiram merupakan makanan dengan kandungan protein serta vitamin dan mineral yang cukup tinggi. “Jamur tiram ini yang paling banyak di suka”, ujar Purwendi, penjual mie rambut setan.

Saat suapan pertama, rasa pedas belum terlalu menyengat, tapi seiring dengan bertambahnya frekuensi suapan, rasa pedas pun akan menyengat serta mampu membuat lidah anda terasa terbakar, bahkan membuat keringat bercucuran.

Bagi anda yang terpikat dengan kuliner mie ayam rambut setan, tak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Cukup dengan hanya tujuh ribu rupiah per-porsi, di jamin akan ketagihan untuk kembali merasakan sensasi pedasnya.

SENTUHAN MEWAH DI RIAS PENGANTIN KHAS GRESIK



Upaya Nurul Fajeri (46) salah seorang Perias pengantin Gresik untuk menampilkan riasan pengantin khas Gresik ternyata tidak mudah. Betapa tidak, upaya yang dilakoni sejak tahun 2009 lalu itu, ternyata masih belum semuanya mau menerima. Bahkan ada pakar rias pengantin yang menilai, riasan pengantin khas Gresik yang digali oleh Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia Melati (Harpi Melati) Gresik ini kurang mewakili budaya Gresik dan terlalu glamour.

Hal ini merupakan tantangan bagi seorang Nurul Fajeri. Perias pengantin yang memulai debutnya sejak tahun 1987 menyatakan sulit kalau memaksakan riasan pyur tradisional. Sebagai Ketua Harpi Melati Gresik tentu pihakhya mempunyai alasan tersendiri terkait riasan pengantin yang diciptakan bersama teman-temannya sesama perias.”Kami juga berpikir dari sisi bisnis juga. Kalau riasan pengantin yang kami ciptakan terlalu taradisional, maka usernya tidak akan mau, untuk itu kami memberikan sentuhan modern agar terkesan mewah”. Ujarnya disela kesibukan mempersiapkan event di sanggarnya yang berada di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Senin (7/5) .

Tentang Rias Pengantin khas Gresik ciptaannya, Ibu 2 orang anak yang menggeluti dunia rias pengantin di Gresik sejak 25 tahun ini menjelaskan. Mulanya kami mencari baju khas Gresik tempo dulu, lalu kami kreasikan dengan menyesuaikan budaya lokal dari 18 kecamatan. “Gresik tidak hanya wilayah kota, tapi meliputi 18 kecamatan yang masing-masing wilayah punya tradisi. Misalnya untuk wilayah kota, tentu beda dengan wilayah Selatan dan juga wilayah Kepulauan (Bawean)” katanya.

Untuk menampilkan kreasi rias pengantin yang selalu modis, memang tidak mudah. Apalagi kreasi tersebut tidak boleh lepas dari pakem dan Nilai tradisional serta mengedepankan nilai-nilai budaya lokal Gresik yang agamis. “kami sepakat bersama para perias Gresik untuk menampilkan riasan khas Gresik dimana kami harus memadukan berbagai corak budaya lokal dan budaya asing yang terkesan glamour. Misalnya Kebaya kami mengambil budaya Gresik kota, kain panjang kami mengadopsi dari Gresik Utara. Dan yang lebih penting pengantin wanita adalah memakai jilbab. Belum lagi pembuatan mahkota untuk mempelai wanita yang memasukkan unsur naga seperti lambang yang ada di Giri Kedaton ”katanya.

Nurul Fajeri yang telah memimpin persatuan para perias pengantin Gresik sejak 2003 optimis, prospek untuk perias pengantin ini tak pernah surut. Meski saat ini banyak bermunculan perias-perias yunior. Nurul Fajeri yang juga menekuni wedding organizer, membuka kursus Rias Pengantin dan memberikan materi dibeberapa seminar tentang rias pengantin menyatakan bisnisnya ini tidak pernah sepi. Bahkan dalam sehari bisa merias sampai di 3 tempat, katanya. Tentang perias yunior menurut Nurul bukan saingan, tapi lebih sebagai tantangan untuk terus berkreasi.”masing-masing punya ciri khas dan keistimewaan berbeda”. Katanya pendek. (sdm, Humas Pemda Gresik)

LUCUNYA LOMBA BALAP KUCING CANTIK



Tak semua orang suka memelihara kucing. Di samping liar dan sering mengotori rumah, kucing juga kerap membawa penyakit yang membahayakan pemiliknya. Namun, kesan tersebut tak tampak sama sekali saat kita menyaksikan kontes kucing sehat yang di gelar para pecinta kucing di Gresik Jawa Timur (06/05/2012.) Apalagi, salah satu jenis lomba yang di pertandingkan adalah lomba balap kucing.

Bertempat di GOR Tri Dharma Petrokimia, Gresik, ratusan pecinta kucing berlaga memperlihatkan kucing-kucing yang sehat, cantik dan lucu. Ratusan kucing berbagai jenis, mulai kucing Persia, Himalaya, Eksotik hingga kucing kampung, ambil bagian dalam kontes kucing sehat yang di gelar para pecinta kucing yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Ada 3 jenis lomba dalam kontes kucing sehat kali ini, yakni kucing sehat, balap kucing serta kucing makan lahap. Untuk kucing sehat, tim juri menilai kesehatan kucing dari postur tubuh, warna bulu serta karakternya yang lucu.

Salah satu kegiatan yang banyak menyita perhatian warga adalah lomba balap kucing. Kucing yang sebelumnya sengaja tidak di beri makan ini, di goda dengan bendera warna-warni agar bisa berlari hingga ke finish.

Namun, tak semua kucing tergoda untuk lari. Sejumlah kucing bahkan enggan lari, hingga membuat pemiliknya berusaha membujuknya dengan segala cara agar kucingnya mau lari. Kondisi inilah yang membuat suasana menjadi lucu.

Menurut sejumlah peserta, memelihara kucing tidaklah sulit, selama bisa merawatnya secara berkala. Dengan kelucuan yang di milikinya, membuat penggemar kucing senang memeliharanya, meski harus mengeluarkan biaya tinggi untuk perawatan. “ Kucing ini lucu dan bikin gemes”, ujar Mira, salah seorang pecinta kucing.

Dari sekitar 300 pecinta kucing yang ambil bagian dalam kontes ini, sebagian besar adalah jenis kucing Persia, Anggora dan Reg Doll. Dipilihnya ketiga jenis kucing itu selain lucu juga lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan dan cuaca.

Kontes kucing sehat yang di gelar secara rutin di berbagai wilayah di Jawa Timur ini, merupakan salah satu upaya menjadikan kucing sebagai binatang sehat, baik sehat bagi kucing maupun bagi pemiliknya. Tujuannya adalah menjadikan kucing sebagai peliharaan yang sehat dan menyehatkan. “Tujuannya untuk mengenalkan kucing sehat kepada masyarakat” kata Ketua Panitia, Ainul Yakin

Menurut Ainul yakin, berbagai jenis lomba dalam kontes kucing sehat, akan terus di gelar dan tambah dengan berbagai variai lomba, agar jumlah peminat kucing sehat, bisa bertambah pula.

BAYI 9 BULAN BERJUANG MELAWAN KANKER USUS



Bayi perempuan berumur sembilan bulan di lamongan jawa timur, perutnya semakin membesar ketika bayi tersebut masih berumur tiga bulan. Menurut dokter, bayi malang tersebut mengidap suspek Teratoma Wilm BB Tumor atau kanker usus. Ironisnya, orang tua bayi tidak memiliki jaminan kesehatan untuk biaya operasi anaknya (05/05/2012.)

Di rumah sederhana di Desa Keduyung Kecamatan Laren, Nur Inayatul Fitri, bayi berumur sembilan bulan tinggal. Sekilas nampak sehat. Namun ketika di amati, perut bayi perempuan ini membesar akibat mengidap penyakit tumor ganas atau kanker pada usus. Fitri pun hanya bisa menangis merasakan sakit di tubuhnya.

Orang tua bayi, Fatkhurrahman dan Sulastri, hanya bisa pasrah dengan keadaan putri satu satunya tersebut. Pasalnya, mereka tidak memiliki biaya untuk operasi anaknya. Ironisnya, pemerintah daerah belum memerikan jaminan kesehatan daerah atau Jamkesda untuk sang bayi.

Fitri mengidap penyakit tumor ganas sejak berumur tiga bulan. Sebelumnya, Fitri terlahir normal. Namun, penyakit tumor ganas tumbuh sangat cepat dan hingga berumur sembilan bulan perut Fitri sebelah kanan semakin membesar dan keras.

Kedua orang tuanya sudah berulang-kali membawa anaknya berobat kerumah sakit. Karena biaya terbatas, Fitri hanya di rawat di rumah dengan pertolongan bidan desa serta ramuan tradisional biasa.

Kini orang tua bayi hanya berharap belas kasihan dermawan serta harapan pada pemerintah untuk segera membantu biaya perawatan anaknya. Pasalnya, pekerjaan sang ayah bayi sebagai kuli bangunan, tidak mencukupi untuk biaya pengobatan.

BERAKIT-RAKIT DI TELAGA MENJER PEGUNUNGAN DIENG



Pegunungan Dieng di Kabupaten Wonosobo Jawa Tengah, menyimpan beragam pesona alam. Salah satunya adalah telaga menjer di Desa Menjer Di Kecamatan Garung berjarak sekitar 12 KM dari kota Wonosobo . Airnya yang tenang, membuat kita bisa leluasa mengitari telaga sambil menikmati keindahan bebatuan alam dan air terjun di tepian telaga.

Untuk mencapai lokasi, pengunjung harus melewati jalan berkelok, sekitar Lima Belas Kilometer ke arah utara kota wonosobo selama kurang lebih 5 s/d 6 jam perjalanan. Tapi jangan kawatir. Kondisi jalannya benar-benar mulus. Sampainya di lokasi, pengunjung tak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Sebab, harga karcisnya cuma dua ribu rupiah untuk orang dewasa dan seribu rupiah untuk anak-anak.

Telaga menjer benar-benar elok. Posisinya dikelilingi perbukitan dan hutan pinus khas daerah tropis. Airnya tenang dan beraneka warna ditimpa sinar matahari. Suasana alami seperti inilah yang menjadi daya pikat bagi wisatawan yang ingin berlibur bersama keluarga serta melepas penat akibat rutinitas harian.

Untuk menikmati pesona alam lebih dekat, pengunjung bisa naik rakit bambu. Ongkos sewanya murah kok. Hanya 60 ribu rupiah, yang bisa dinaiki 12 orang. Artinya, per penumpang cukup membayar Lima Ribu Rupiah saja. Pengunjung pun sudah bisa berkeliling telaga seluas 70 hektar selama setengah jam.

Telaga menjer berbentuk kerucut dengan kedalaman sekitar 147 meter. Bersuhu antara 22-27 derajat celcius dengan ketinggian 1300 meter di atas permukaan laut. Telaga yang kelilingi oleh bukit hijau pohon pinus dan cemara tersebut, membuat setiap orang betah berlama-lama dan bernafsu menghabiskan seluruh kartu memori kamera digitalnya.

Untuk menunjang kenyamanan, rakit bambu juga dilengkapi ruang penumpang dari kayu. Namun kebanyakan wisatawan lebih suka duduk di ujung rakit, agar bisa merasakan sensasi naik rakit bambu di telaga.

Selama berkeliling telaga, wisawatan bisa melihat tebing-tebing batu tepian telaga dan sejumlah air terjun yang mengucur disela-sela perbukitan. Dengan hawanya yang sejuk dan suasananya yang tenang, telaga menjer benar-benar cocok dan pas untuk masuk dalam buku agenda liburan akhir pekan Anda.

AQUASCAPING, SENI MENATA AQUARIUM MIRIP HABITAT ASLINYA


Aquarium, ternyata bisa dihias lebih menarik dan unik, cukup dengan sentuhan khusus hingga mirip seperi habitat aslinya, lengkap dengan tanaman hidup dan bebatuan alam. Tak hanya itu, seni menata dekorasi aquarium dengan teknik aquascaping membuat pemandangan di dalam aquarium, tampak lebih hidup seperti pemandangan dasar sungai ataupun lautan.

Sekilas, memang tak jauh beda dengan aquarium pada umumnya. Namun jika di teliti secara seksama, ikan-ikan yang berenang dalam aquarium tampak nyata seperti pada habitat aslinya. Batu-batuan dan kayu yang ditumbuhi lumut serta rumput dan tumbuhan air semakin menambah indah.

Seni menata aquarium yang dikenal dengan aquascaping memang masih jarang dikenal. Meski baru berkembang, seni aquascaping mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Di butuhkan keahlian khusus dan kesabaran untuk membuat dekorasi aquarium menjadi unik dan indah dipandang.

Salah satu penggemar aquascaping adalah Herlambang yang sukses menggeluti hobi ikan hias dan membuka sebuah galeri aquascaping di di Glad Aquarium Jalan Raya Pantura Kaliwungu Kendal Jawa Tengah.

Menurut Herlambang, konsep dasar aquascaping adalah memindahkan obyek alam ke dalam media aquarium. Yang menjadi obyek dasar bukanlah ikan hias, melainkan tanaman yang ada serta hiasan seperti pasir, batu ataupun kayu. Dengan kata lain, aquascaping adalah berkebun dalam kolam kaca.

Untuk membuat aquarium lebih menarik, dibutuhkan pasir khusus dan sejumlah kayu serta batu sesuai dengan keinginan. Memang tidak mudah, dibutuhkan daya imajinasi untuk menata aquarium, sehingga bisa menggambarkan sebuah pemandangan layaknya habitat asli.

Pembuatan aquarium unik ini di lakukan dengan meletakkan pasir sebagai dasar baru kemudian meletakkan batu ataupun kayu sebagai hiasan. Kayu yang digunakan sebelumnya direndam didalam air hampir enam bulan, agar bisa tenggelam dan kadar getah sudah hilang.

Yang tersulit adalah menata tanaman air, karena dibutuhkan keahlian agar tanaman tidak mati. Tanaman air yang digunakan sengaja diimpor dari jepang ataupun amazon, sehingga tidak heran jika tanaman yang digunakan bisa berharga lima ratus ribu perbatangnya.

Tidak semua jenis ikan bisa di manfaatkan dalam aquascaping, karena jika ikannya suka makan tanaman, maka justru akan merusak struktur aquarium. Ikan-ikan yang bisa digunakan antara guppy, molly atau platy.

Aquarium unik ini, dijual lengkap dengan isi serta aksesorisnya antara Satu Juta Rupiah hingga Lima Belas Juta Rupiah. Pasar aquarium dengan teknik aquascaping ini sudah merambah Semarang, Jakarta dan kota-kota besar di Indonesia.

INOVASI BARU SAJIAN NASI GORENG NANAS



Anda pasti mengenal buah nanas, dengan beraneka macam cara mengolahnya. Buah nanas ternyata bias diolah menjadi salah satu bahan utama nasi goreng. Namanya nasi goreng nanas. Tentunya dengan cita rasa yang akan menggugah selera makan Anda.

Tak hanya itu, agar citarasa buah nanas kian terasa, piringnya pun juga menggunakan kulit nanas, termasuk pula campuran bumbu menggunakan buah yang terkenal dengan rasa yang manis asam tersebut.

Tentu nasi goreng nanas tidak akan memiliki cita rasa yang menggoda, apabila tidak dipadukan dengan berbagai macam bumbu, seperti tomat, bawang putih, wortel, udang, bawang daun, nasi putih dan tak lupa buah nanas tentunya.

Bumbu bumbu tersebut di iris halus kemudian ditumis secara bersamaan begitu juga dengan irisan buah nanas, yang pastinya akan memberikan cita rasa yang berbeda. Seluruh bahan ditumis, barulah nasi putih dimasukkan kemudian dimasak hingga matang.

Setelah matang nasi goreng nanas pun siap dihidangkan dalam kemasan yang menarik memakai piring yang terbuat dari kulit nanas. Jangan lupa untuk menghiasinya dengan irisan timun dan tomat.

Menu nasi goreng nanas ini bisa Anda jumpai di sejumlah rumah makan dan restoran di Kota Subang Jawa Barat yang selama ini di kenal sebagai daerah penghasil buah nanas terbesar di Jawa Barat.

SMKN GRESIK PRODUKSI LAPTOP UNTUK KEBUTUHAN MASYARAKAT



Sebuah usaha yang patut dibanggakan dilakukan oleh siswa SMK Negeri I Cerme Gresik. Siswa jurusan Tehnik Computer dan Jaringan di sekolah tersebut meluncurkan produk berbagai macam laptop, tab dan computer. Produk rakitan siswa SMK tersebut diberi merk ‘SMK A*Note’.

Setidaknya ada 192 siswa Tehnik Computer dan Jaringan yang ikut andil dalam produksi laptop tersebut. Mulai dari kelas X, XI dan XII yang masing-masing kelas sebanyak 64 siswa. Mereka rata-rata mampu merakit laptop sesuai kualifikasi pabrikan. Tentang Kualitas laptop, Tab dan PC rakitan murid SMK Negeri I Cerme ini sudah memenuhi standard yang sudah ditentukan oleh pabrikan. “kami dibantu seorang tenaga ahli dari pabrikan yang bertindak sebagai quality control” ujar Kepala SMK Negeri I Cerme, Suswanto di kantornya, Selasa (1/5).

Tentang produksi perakitan Laptop, Tab dan PC di SMK Cerme menurut Suswanto sudah dimulai sejak tahun 2010. Selama setahun terakhir, kami sudah memproduksi 18 buah laptop yang kami pasarkan kepada guru, orang tua murid dan beberapa orang kerabat. Mestinya kami sanggup memproduksi massal, tentu dengan harapan bisa diserap pasar, jelas Suswanto. “Pada upacara Hari Pendidikan Nasional besok kami akan menandai peluncuran produk kami dengan memberikan kenang-kenangan kepada Bupati Gresik. Kami berharap produk kami bisa diterima terutama untuk masyarakat Gresik” harapnya.

Diakui oleh Suswanto pihaknya terlambat memulai produksi ini yang kurang dari 2 tahun. Mestinya sejak dulu anak-anak ini sudah mampu merakit namun belum ada keberanian untuk dilempar ke pasaran. “untuk percepatan, kami memperbanyak ikut pameran, agar orang luar tahu produksi kami. Setidaknya sudah 4 kali pameran yang kami ikuti. Meski lambat tapi sudah ada masyarakat yang merespon produk kami. Meski kami memberikan pelayanan purna jual dengan melayani servis full seumur hidup, tapi sampai sejauh ini belum ada keluhan yang masuk dari User” katanya bangga.

Sementara kepala Jurusan siswa dari jurusan Tehnik Computer dan Jaringan, Abunaim mengaku bangga dan optimis produk laptop rakitan anak didiknya bakal diterima pasar. Ditinjau dari harga kwalitas dan spesifikasi, kami lebih unggul. Laptop dengan spesifikasi layar sentuh, layar putar dengan 14 inci, intel core 2 duo 2 GHz dengan harddisk 320 G serta memori 2 g dilepas dengan harga Rp. 4 juta. Harga itu bisa turun apabila memesan lebih dari 1 dan langsung datang ke kami.”kami juga memberikan garansi seumur hidup khususnya untuk masyarakat Gresik dan sekitarnya” ujar alumni Tehnik Informatika ITS.

Sementara, salah satu murid perempuan Fadillah Hannanur mengaku enjoy mengikuti perakitan Laptop. Hanna tampaknya sangat mahir dan menikmati melaksanakan perakitan laptop. Saat ditanya sudah berapa unit laptop yang berhasil dirakit ? ”lupa pak, banyak” katanya sambil melempar senyum. Hanna juga telah merakit laptopnya sendiri dan menyelesaikan rakitan laptop pesanan saudara-saudaranya. Bahkan Hanna mengaku sering mendapat pekerjaan memperbaiki laptop tetangganya.(sdm, Humas Pemkab Gresik)