BUDIDAYA BURUNG CINTA YANG KIAN PROSPEK



Burung cinta atau yang lebih di kenal dengan nama love bird, kini menjadi bisnis prospek di kalangan pecinta burung, di Lamongan Jawa Timur. Di samping cukup mudah merawatnya, burung cinta memiliki sifat unik dalam bercinta seperti manusia.

Bagi pecinta burung, burung cinta atau yang lebih di kenal dengan love bird, kini menjadi idola. Betapa tidak, penggemar burung cinta seperti halnya Hendrik Afandi warga Jalan Sunan Giri kota Lamongan, seakan terhipnotis oleh kecantikan tubuh serta suara kicauannya.

Berawal hanya memiliki empat pasang love bird, kini hendrik memiliki lima puluh pasang love bird di penangkaran yang di gelutinya selama empat tahun terakhir.

Burung mungil yang cantik ini adalah salah satu dari sambilan jenis spesies genus agapornis atau dari bahasa yunani, agape, yang berarti cinta dan ornis. Namun, love bird sebenarnya berasal dari Afrika. Jenis burung cinta sebenarnya bermacam macam, yakni fischer, agapornis, lutino mata merah dan love bird albino, dan hijau muka hitam.

Nama love bird di ambil dari kelakuannya yang umum diobservasi, bahwa sepasang love bird akan duduk berdekatan dan saling menyayangi satu sama lain. Sifat pasangan love bird adalah monogami di alam bebas.

Di sisi lain, ternyata burung cantik ini menolak di kawin paksa. Tak hanya berlaku pada manusia, pada love bird pun kesulitan kawin paksa dalam perjodohan juga terjadi.

Cara mejodohkan se-ekor jantan love bird ditawarkan setidaknya sampai tiga kandidat betina love bird. Apabila sampai pilihan terakhir sang jantan love bird tidak memilih salah satunya, maka jalan terakhir, mencampurkan ke tiga jantan love bird, dan seokor pejantan tangguh love bird dalam satu kandang. Akibatnya mau tak mau pasti akan dipilih seekor betina love bird.

Selain itu, cara merawat burung cinta sangat mudah. Love bird juga membuthukan kasih sayang, yakni memandikan burung hingga membersihkan kandang dari kotoran dan di siplin memberi makan sejenis pelet.

Para pecinta love bird, biasanya tertarik untuk menjadikannya sebagai burung kontes. Pasalnya, di dalam perlombaan burung kicau, love bird sering di nomor satukan karena suara kicaunya yang merdu.

Kelebihan love bird dibanding burung kicau lainnya yakni harganya relatif murah. Umurnya pun cukup panjang, bahkan dapat mencapai 15 tahun, tahan penyakit sehingga cocok untuk hobi burung pemula. Di samping itu, juga relatif mudah untuk diternak dan tidak membutuhkan kandang yang luas untuk berkembangbiak.

0 comments:

Post a Comment