WISATA BAHARI TIGA GUGUS PULAU KECIL DI LOMBOK



Tiga gugusan pulau kecil (gili) yang mengelilingi pulau Lombok Nusa Tenggara Barat, merupakan salah satu tujuan wisatawan domestik dan manca negara. Ketiga pulau tersebut Gili Air, Gili Trawangan dan Gili Meno. Letak ke tiga pulau tersebut tepat berada di sebelah utara pulau Lombok, persisnya di kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Barat.

Gugusan pulau tersebut menawarkan pemandangan yang sangat indah dengan pantainya yang yang putih bersih dan airnya yang sangat jernih. Kawasan di sekitar tiga Pulau ini dikenal memiliki taman laut yang sangat indah yang menjadi habitat aneka ikan yang berwarna-warni, sehingga sangat cocok bagi pecinta diving. Begitu jernihnya air permukaan, sehingga bisa mengintip keindahan dasar laut dari permukaan air.

Untuk menuju kawasan tiga pulau tersebut, ada dua jalur yang bisa dilalui. Pertama, melalui kawasan wisata senggigi menuju pelabuhan bangsal. Dari pelabuhan bangsal menuju Gili Trawangan hanya membutuhkan waktu satu jam, sementara ke gili meno dan gili air hanya memerlukan waktu tiga puluh menit saja. Kedua, dapat melalui mataram kemudian ke Pusuk Bangsal dengan jarak tempuh hanya 45 menit.

Untuk menyeberang dari satu pulau ke pulau lainnya, para wisatawan dapat menyewa perahu dengan tarif Seratus Ribu Rupiah per-orang. Namun jika ingin menghemat, dapat menggunakan perahu milik koperasi pelabuhan ber-penumpang 25 orang dengan tarif 25 Ribu Rupiah perorang.

Dibandingkan Gili Air dan Gili Meno, Gili Trawangan merupakan pulau yang paling ramai dikunjungi para wisatawan. Apalagi di Gili Trawangan terdapat berbagai jenis penginapan, mulai dari home stay, hotel berbintang, hotel melati dan homestay dengan tarif bervariasi, mulai dari Dua Ratus Ribu Rupiah hingga Satu Juta Rupiah permalam.

Gili trawangan juga menyuguhkan hiburan malam seperti kawasan wisata di tenmpat lain. Cafe-cefe pinggir pantai buka sampai pagi dengan hiburan khusus.

Untuk yang hobi menyelam dan sonokling, Gili Trawangan, Gili Air dan Gili Meno, menawarkan diving centre yang bertaraf internasional. Betapa tidak, pemandangan bawah laut yang eksotik, tak akan pernah mengecewakan. Uniknya lagi, pengunjung tidak diperkenankan menggunakan kendaraan bermotor saat berkeliling ke 3 pulau tersebut.

Masyarakat setempat menolak kehadiran kendaraan bermotor, karena suara bising dan asap yang ditimbulkan. Sehingga, ketiga pulau tersebut terhindar dari polusi.

Sarana transportasi yang ada di tiga gili ini hanya cidomo, yakni sejenis andong dan sepeda pancal. Dengan kedua jenis transportasi ber-tarif 100 Ribu Rupiah, para wisatawan dapat berkeliling pulau selama satu jam.

0 comments:

Post a Comment