GAYA EKSPRESI REMAJA PENGHOBI STREET BALL YANG MENYEHATKAN



Street ball atau seni olah tubuh dalam permainan bola basket, kini semakin trend dan banyak diminati sebagian remaja di kota Gresik Jawa Timur (01/08/2012.) Selain menjadi sarana bebas dalam mengekspresikan diri, seni trik mempermainkan bola basket asal Amerika yang memperlihatkan kelenturan tubuh tersebut, juga efektif untuk menjaga kesehatan kelompok remaja.

Latihan street ball sering dilakukan komunitas pecinta seni atraktif street ball yang tergabung dalam House Cat Ballers Gresik dalam mengisi waktu luang mereka, terutama di hari Minggu dan hari libur lainnya.

Komunitas pecinta street ball asal Gresik, beranggotakan semua kelompok umur, mulai dari mereka yang baru duduk di bangku SMP, SMA hingga yang duduk di bangku kuliah.

Kelompok penghobi street ball ini berdiri sejak tahun 2007 dan terus berlatih secara rutin selama tiga kali dalam seminggu, agar mampu menghasilkan gerakan indah melalui kombinasi olah gerak serta keseimbangan tubuh dalam mengikuti iringan irama musik.

Meski baru berumur 5 tahun, tetapi remaja pecinta street ball Gresik, mampu menghasilkan atraksi berbagai jenis jogged bola yang memukau, diantaranya spin ball, rolling ball, handlling ball, hingga stone dunk hingga yang ekstrem sekali seperti power move atau berputar-putar memainkan lebih dari satu bola.

Reza firmansyah, penggagas komunitas street ball Gresik mengatakan, butuh berlatih secara serius dan disiplin, karena trik permainan ini harus memadukan antara kelenturan tubuh dengan iringan musik hip hop khas street ball. “Sebenarnya tidaklah sulit menjadi pemain street ball asal berlatih dengan tekun”, ujarnya.

Street ball adalah seni permainan basket asal Amerika yang mula-mula muncul dari kelompok anak jalanan yang kemudian mampu menyalurkan hobinya secara positif, hingga mampu mengurangi angka kriminalitas.

Memang di akui, kiblat street ball di indonesia mengarah ke budaya barat baik dari segi permainan, pakaian, musik dan sebagainya. Namun, para penghobi street ball asal Gresik tak larut dalam tiruan begitu saja, melainkan lebih fokus pada pengembangan trik lokal yang di galinya sendiri secara otodidak. Trik lokal ini kemudian di kenal dengan nama, point breaker.

Melalui komunitas ini, remaja tidak hanya mampu mengekspresikan diri secara bebas, tetapi juga untuk menjaga kesehatan tubuh dan menghindarkan diri dari pergaulan yang tidak sehat, seperti seperti mengkonsumsi narkoba dan pergaulan bebas.

Kerja komunitas street ball Gresik akhirnya membuahkan hasil, karena beberapa kali sukses menjadi runner up dalam perhelatan tingkat Propinsi Jawa Timur.

0 comments:

Post a Comment