This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

BERBUKA PUASA DENGAN 18 PILIHAN RASA BAKSO



Orang kerap bingung jika di hadapkan pada banyak pilihan. Namun, tidak demikian jika anda menikmati waktu berbuka puasa dengan 18 aneka rasa bakso di Gresik Jawa Timur. Banyaknya pilihan rasa, justru membuat Anda ketagihan menikmatinya kembali di lain waktu bersama keluarga.

Suasana ramai kerap terlihat di Rumah Bakso Jalan Kalimantan No. 96 Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) Kecamatan Manyar. 18 aneka rasa yang di sajikan di kedai ini membuat orang penasaran untuk merasakan satu persatu semua jenis pentol baksonya.

Tak hanya itu, di Rumah Bakso para pelanggan di manjakan dengan pelayanan penyajian bakso, dimana pelanggan bisa mengambil sendiri bakso yang di suka, termasuk menambah beberapa butir bakso jika merasa kurang.

18 jenis bakso ini terbagi dalam beberapa kategori harga mulai 250 Rupiah perbutir untuk ukuran bakso mini hingga 2500 Rupiah perbutir untuk ukuran bakso jumbo. Di samping itu, terdapat beragam rasa mulai rasa mie, chery, bawang, urat, isi telor, keju dan lain sebagainya.

Aneka ragam rasa dan harga inilah yang menjadi kelebihan rumah bakso ini hingga cocok menjadi tempat favourit berbuka puasa bersama keluarga. “Saya sengaja membawa anak-anak kesini karena variasi pilihannya cukup bagus. Apalagi bisa ambil bakso sendiri”, kata Nandung, salah pelanggan.

Usman, Pemilik rumah bakso sengaja memanjakan pelanggannya dengan nuansa aneka rasa bakso ini, untuk mendongkrak penjualan pasca mengalami kelesuan akibat banyaknya pesaing. Ide bakso 18 rasa ini muncul dengan sendirinya untuk memberikan nuansa baru pada para pelanggan.

Dalam sehari, rumah bakso yanhg berdiri sejak 8 bulan lalu ini, mampu menjual tak kurang dari 300 butir bakso setiap harinya di bulan Ramadhan. Jumlah ini, sama dengan jumlah penjualan sebelum Ramadhan.

BERBUKA PUASA DENGAN SENSASI RASA PEDAS MIE SETAN



Rasa pedas yang menjadi ciri khas menu Mie Setan tak menyurutkan niat warga di Gresik Jawa Timur, untuk merasakan sensasi rasa pedasnya saat berbuka puasa. Apalagi, minuman dengan nama seram, mampu menambah kenikmatannya. Tak heran, jika warga penyuka rasa pedas, rela antri.

Suasana di kedai Mie Setan, di Jl. Sulawesi No. 02 Perumahan Gresik Kota Baru Kecamatan Manyar, selalau ramai jelang waktu berbuka puasa. Warga pun rela antri untuk bisa berbuka puasa dengan mie yang terkenal dengan rasa pedasnya tersebut. Sebagian warga memilih membawa pulang Mie Setan dan sebagian lainnya memilih berbuka di tempat.

Sebenarnya, Mie Setan hampir sama dengan mie rebus pada umumnya. Mula-mula, mie di di rebus selama kurang lebih 15 menit lalu di mie di angkat untuk di tambahkan sejumlah sayur serta bumbu penambah rasa gurih lainnya.

Namun, yang membedakan adalah sensasi rasa pedasnya. Rasa pedas cabe rawit yang di tawarkan kedai Mie Setan bahkan bervariasi tergantung tingkatannya. Untuk level 1 berisi 12 buah cabe rawit. Level 2= 25 buah cabe, level 3 = 35 cabe, level 4 = 45 cabe dan level 5 berisi 60 buah cabe.

Bagi penyuka rasa pedas, sensasi rasa pedas luar biasa yang di sajikan Mie Setan sangat cocok, termasuk menjadi menu takjil puasa sekali pun. “Rasa pedas di sini sangat cocok untuk selera saya”, ujar Indri yang memilih level 3 berisi 35 cabe.

Di samping nama mie yang seram, minuman yang di sajikan dalam kedai ini juga menggunakan nama seram, seperti es kuntilanak, genderuwo, tuyul hingga es pocong. Minuman yang terdiri dari campuran aneka buah ini, di susun sedemikian rupa, hingga membentuk mirip hantu.

Konsep yang di tawarkan kedai Mie Setan ini bukan sekedar menawarkan rasa pedas dengan nama yang seram. Tapi lebih dari itu menawartkan kenyamanan tempat, termasuk menempatkan dapurnya di luar, sehingga para pelanggan bisa langsung melihat proses memasaknya. Hal ini berbeda dengan dapur kedai makanan yang cenderung tertutup.

“Di bulan puasa ini, kami menawarkan konsep familiar Ramadhan dengan jam buka mulai pukl empat sore hingga jam 11 malam”, kata Izzqi pengelola kedai Mie Setan. Konsep familiar tersebut meliputi layanan takjil kurma gratis serta buka tutup kedai saat berbuka hingga jam taraweh.

Di bulan ramadhan seperti saat ini, penjualan Mie Setan tetap stabil di banding sebelumnya, yakni, antara 600 hingga 700 porsi setiap harinya. Harganya pun antara 7 ribu rupiah hingga 9 ribu rupiah tergantung tingkatan rasa pedas serta jenis minumannya.

Di samping berasal dari gresik, sejumlah pelanggan luar kota pun, menyempatkan datang ke kedai ini, untuk merasakan sensasi rasa pedas gurihnya.

MENGENAL MESJID AZIZI PENINGGALAN KESULTANAN LANGKAT



Mesjid Raya Azizi di kabupaten langkat, sumatera utara, selain merupakan simbol kebesaran kesultanan langkat, juga di kenal sebagai mesjid yang memadukan antara budaya melayu dengan budaya timur tengah. Hingga kini keberadaan Mesjid Raya Azizi, di Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, masih menjadi simbol kejayaan masyarakat melayu di masa lalu.

Mesjid yang berwarna dominan kuning dibangun oleh sultan langkat pertama, Sultan Musa al-Muazzamsyah, pada tahun 1320 Hijriah atau pada tahun 1902 Masehi.

Namun hingga sultan wafat, mesjid yang di arsiteki warga Jerman dan memadukan arsitektur Timur Tengah, Eropa serta Melayu, belum selesai. Mesjid ini sendiri akhirnya selesai di bangun dimasa kesultanan Abdul Aziz Djalil Rachmat Syah.

Dengan luas bangunan 1800 meter persegi, mesjid ini di bangun dengan bahan bangunan langsung yang langsung di bawa dari Malaysia, Singapura bahkan ada beberapa yang di import langsung dari Italia. Selain itu mesjid Azizi juga di bangun dengan menggunakan kayu yang hanya di peroleh di sepanjang sungai Langkat.

Dimasa lalu, selain sebagai tempat beribadah mesjid ini juga digunakan sebagai benteng pertahanan terakhir melawan penjajah Belanda.

Selain melakukan sholat atau mengaji, warga juga dapat berziarah ke makam keturunan Sultan Langkat. Di lokasi makam terdapat makam pujangga nasional, amir hamzah yang wafat pada tahun 1946.

Mesjid yang dapat menampung 2000 jemaah tersebut, dibuka selama 24 jam, sebagai tempat singgah para pengguna jalan. Jadi jika kebetulan melintas di jalan raya lintas Sumatera dari arah Medan ke Banda Aceh, sempatkanlah mampir di masjid ini.

BONGKO KOPYOR, HIDANGAN SPESIAL BERBUKA PUASA



Bongko kopyor, atau bubur kelapa kopyor, menjadi hidangan spesial berbuka puasa, warga kota santri, gresik, jawa timur. Menu warisan nenek moyang tersebut, tidak sekedar menyegarkan, tetapi juga berkhasiat memulihkan stamina tubuh, setelah seharian menahan diri dari lapar dan dahaga puasa.

Bongko kopyor, yakni menu warisan nenek moyang ini, semula hanya hidangan buka puasa, khas warga pesisir utara gresik, tepatnya di desa manyar sidomukti, kecamatan manyar.

Namun, seiring perjalanan waktu, bongko kopyor, kini berkembang menjadi menu spesial buka puasa, tidak hanya warga gresik, tetapi juga warga dari kota lain, diantaranya surabaya, dan lamongan.

Badriyah, pembuat bongko kopyor, sedikitnya menerima pesanan 300 sampai 500 bungkus, per hari, untuk memenuhi pesanan warga dari kota gresik, maupun warga kota lain, yang datang berkunjung ke kota gresik.

Hidangan buka puasa, berbahan baku, buah pisang, buah nangka, buah kelapa, roti, gula jawa dan santan buah kepala ini, hanya bisa ditemui pada bulan suci Ramadhan, sebagai hidangan spesial buka puasa. “Menu ini sudah ada cukup lama dan menjadi ikon kota Gresik”, ujar Badriyah.

Pada bulan suci Ramadhan seperti saat ini, warga dijamin tidak kesulitan mendapatkan bongko kopyor, karena setiap menjelang datangnya bedug magrib, banyak warga menjajakan hidangan buka puasa di pasar dadakan, kawasan manyar, kabupaten gresik.

Para penghobi santapan bongko kopyor, mengaku menyukai bongko kopyor, karena rasanya manis, legit, dan segar, sehingga tepat disantap saat buka puasa. Bagi fatimah, belum lengkap rasanya, jika berbuka puasa tanpa menikmati kesegaran menu yang telah ada sejak ratusan tahun silam tersebut. Selain menyehatkan, bongko kopyor, juga berkhasiat memulihkan stamina tubuh, setelah seharian menahan diri dari lapar dan dahaga.

Untuk bisa menikmati kesegarannya, warga cukup mengeluarkan uang lima ribu rupiah, untuk sebungkus bongko kopyor, yang banyak dijual di pasar-pasar dadakan, menjelang datangnya bedug Maghrib.

TAKJIL MARTABAK MERCON GRATIS, DI SERBU WARGA



Jajanan martabak mercon dengan ciri khas rasa pedas cabe rawit, kini menjadi ikon tersendiri di kota Gresik, jawa timur. Tak heran, jika pembagian takjil gratis, martabak mercon, di serbu warga (25/07/2012.)

Hasil kreatifitas pasangan suami istri Rudianto dan Endang, warga Jl. Lamongan No. 24 Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) Kecamatan Manyar, berupa martabak mercon, kini menjadi ikon tersendiri di kota Gresik. Betapa tidak, martabak mercon dengan ciri khas rasa peda cabe rawit tersebut, banyak di suka warga.

Sejak merintis usaha penjualan martabak sejak tahun 1984, usaha Rudianto, tak kunjung berkembang. Namun, pada awal 2011 lalu, Rudianto mencoba memberi sensasi rasa pedas cabe rawit pada martabak buatannya. Hasilnya, masyarakat penyuka rasa pedas, menjadikannya sebagai makanan pendamping. Bahkan, martabak mercon, di jadikan sebagai salah satu makanan pembuka puasa.

Untuk memanjakan pelanggannya, Rudianto sore ini, membagikan 100 bungkus martabak mercon secara gratis di jalan raya. Masyarakat pun, cukup antusias hingga harus berebut untuk mendapatkan bingkisan berisi dua potong martabak mercon. “Kita ingin menyapa kaum dhuafa di Gresik agar bisa merasakan kenikmatan martabak mercon ini” ujar Rudianto.

Menurut pelanggannya, martabak mercon tidak sekedar memiliki rasa pedas cabe rawit saja, melainkan rasanya cukup gurih, karena terdapat campuran daging usus sapi, serta telur ayam. Tak heran, jika para penikmatnya menjadikan martabak mercon, sebagai salah satu menu takjil berbuka puasa.

Satu potong martabak mercon, di jual seharga 2.000 Rupiah. Dalam sehari, Rudianto mampu menjual antara Seribu hingga Dua Ribu Rupiah potong martabak. Para pelanggannya pun juga berasal dari luar kota Gresik, seperti Lamongan, Surabaya serta Sidoarjo.

SONGKOK LUKIS MOTIF ANAK, LARIS MANIS HINGGA MANCANEGARA



Pesanan songkok lukis, di sentra kerajinan songkok di Gresik Jawa Timur, sempat mengalami kelesuan. Untuk menyiasati merosotnya permintaan, para pelukis songkok membuat beragam inovasi, terutama untuk motif anak-anak. Motif ini paling banyak diburu untuk persiapan berlebaran nanti.

Beragam motif songkok lukis, karya tangan kreatif, Abdul Yazid, seorang perajin songkok warga kelurahan kroman, kecamatan gresik kota, sangat unik dan beragam. Berbagai motif dan model songkok, mampu dihasilkannya. Diantranya beludru polos, songkok Cheng Ho dan songkok lukis yang semuanya bercorak lukisan tangan dan dilakukan secara tradisional.

Dari sekian banyak motif songkok, motif lukis anak-anak adalah yang paling banyak diminati dan diburu para konsumen, seperti songkok lukis gambar mobil-mobilan, kartun Sound The Ship, Angry Bird dan Sponge Bob.

Abdul Yazid, sengaja mengembangkan inovasi songkok lukisnya ini berdasarkan selera pasar, dengan membidik pasar anak-anak, dengan menyuguhkan beragam kreasi lukisan yang lagi trend di kalangan anak-anak.

Menjelang lebaran seperti ini, para perajin mengaku kebanjiran order, dibanding hari-hari biasanya. Semula, perajin hanya bisa memproduksi sebanyak 20 hingga 25 buah songkok setiap hari. Kini, pesanananya melonjak, hingga mencapai 30 sampai 40 buah songkok setiap harinya.

Namun, tingginya permintaan songkok lukis, justeru membuat para perajin kewalahan, karena terbatasnya tenaga pelukis, yang tersedia, karena semua proses lukis, dilakukan secara manual, layaknya membatik.

Untuk menghasilkan produk songkok lukis yang berkualitas, mereka hanya menggunakan cat sintetis dengan kualitas tinggi, sehingga cat yang melekat di songkok, warnanya tidak cepat pudar.

Songkok lukis produk Abdul Yazid, dijual dengan harga bervariasi mulai dari 40 Ribu Rupiah, hingga 75 Ribu Rupiah per potong, dengan pasar kota-kota besar di Jawa dan Kalimantan. Bahkan, songkok lukis anak ini juga di minati pasar Singapora dan Malaysia.

MUSHROOM KEBAB KURMA, COCOK UNTUK BUKA PUASA


Jika anda menginginkan menu buka puasa yang sehat anda perlu mencoba menu makanan yang satu ini, yaitu mushroom kebab kurma. Menu yang berbahan dasar jamur dan kurma tersebut memiliki khasiat kesehatan di antaranya menurunkan kolesterol dan mengembalikan stamina. Di beri nama kebab karena bahan dasarnya terdiri dari jamur kuping, jamur tiram dan buah kurma. Sebagai pelengkap rasa di tambah bawang putih, bawang bombai, bawang merah, cabe dan kacang yang telah di haluskan untuk campuran saus.

Untuk membuatnya, pertama jamur tiram di potong kecil-kecil, selanjutnya dimasukan air mendidih, selama 3 menit. Masukan jamur, bawang, cabe dan kurma dalam satu tusukan. Dan panggang selama kurang lebih 5 menit hingga tercium aroma wangi. Se;anjutnya, jamur kuping di potong tipis-tipis untuk di buat saus bersama kacang yang telah dihalus, di padu dengan aneka bumbu dan rempah. Saus di guyur selagi panas agar rasanya menyatu, kebab jamur kurma ini bertambah nikmat dengan paduan nasi beras merah yang kaya akan kandungan gizi, dan tak keetinggalan hiasan kurma, sebagai pembuka berbuka puasa.

Hidangan ini paling enak di santap selagi hangat. Rasanya yang kenyal, serta sausnya yang khas membuat klangenan bagi siapa saja yang pernah mencoba. Soal kandungan gizi tak perlu khawatir, dari bahan-bahannya seperti jamur tiram, mampu memperlancar peredaran darah dan mencegah kangker, jamur tiram untuk mencegah kerusakan DNA, serta buah kurma mengembalikan stamina setelah seharian berpuasa. Nah untuk bisa menikmati makanan sehat ini tidaklah mahal, cukup mengeluarkan isi kantong 8 Ribu Rupiah saja.

Menu tersebut, bisa Anda buat sendiri dirumah atau bisa di di dapatkan di kampung-kampung arab di kota Anda.

MESJID TUA PENINGGALAN RADEN ARYO DENGAN ORNAMEN INDIA-CHINA



Sejarah Islam di Pekalongan, tidak pernah luput dari keberadaan mesjid jamik kauman yang terletak di jalan Kartini, Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Mesjid yang dibangun tahun 1825 tersebut menjadi salah satu tempat favourit warga sekitar kaum musyafir yang melakukan perjalanan jauh.

Model mesjid sendiri perpaduan antara ornamen India dan Cina. Kayu sebagai penyangga dari tahun 1852 sampai dengan saat ini, masih kokoh berdiri. Ada enam tiang menandakan enam rukun islam yang diyakini. Kemudian pintu mesjid terbuat dari kayu yang berasal dari kudus. Tepat di depan imam, ada sebuah lubang sebagai tempat penentuan arah kiblat.

Bukti lain bahwa mesjid ini berdiri sejak tahun 1852 adanya prasasti menggunakan tulisan Arab-Jawa. Tulisan ini diukir di kayu jati, yang hingga saat ini belum bisa diartikan. Selain itu ada menara yang dibangun ditahun yang sama. Menara ini memiliki ketinggian 27 meter. Memiliki anak tangga sebanyak 99 yang menandakan Asmaul Husna.

Disaat Ramadhan, mesjid ini menjadi tempat favorit masyarakat Kekalongan, dan sekitarnya. Tidak hanya masyarakat Pekalongan saja, para musafir yang melakukan perjalanan jauh, menjadikan mesjid jami' kauman sebagai tempat persinggahan.

RAMADHAN, PENYADAP GULA AREN MENUAI BERKAH



Bulan puasa menjadi berkah tersendiri bagi penyadap aren di Sumedang, Jawa Barat. Banyaknya warga yang memasak kolak untuk tajil, membuat para penyadap aren harus bekerja dua kali lipat untuk memenuhi pesanan. Dalam sehari, seorang penjual bisa menjual 20 bungkus gula aren.

Bagi warga desa Pasir Biru, Kecamatan Rancakalong Sumedang, bulan puasa merupakan penuh berkah untuk mengais rejeki. Pesanan gula aren akan meningkat hingga dua kali lipat selama bulan puasa karena banyak warga yang membuat kolak untuk buka puasa.

Berbekal bambu yang dilubangi, warga dengan sigap naik ke pohon aren yang tingginya bisa mencapai 25 meter. Dalam waktu 12 jam, kedua tabung bambu atau lodong pun sudah penuh terisi lima liter air nira.

dari satu lodong sepanjang satu setengah meter ini, bisa dihasilkan delapan bungkus gula aren yang dijual 4 ribu rupiah per bungkus.Para penyadap biasanya menjual nira yang sudah dicetak menjadi gula aren kepada pengepul. Dari mereka, gula bisa dijual dengan harga 3.500 hingga 4.500 Rupiah per bungkus.

Pembelinya pun tidak hanya berasal dari daerah sekitar. Keaslian gula aren rancakalong, membuat warga dari berbagai daerah membeli gula di daerah sini untuk oleh-oleh atau dipakai sendiri. Tak heran jika seorang pedagang gula aren di desa ini, bisa menjual 20 bungkus per hari.

Para penyadap aren di rancakalong umumnya berprofesi sebagai petani. Mereka beralih menjadi penyadap aren karena banyaknya permintaan gula aren selama Ramadhan cukup lumayan penghasilanya.

RAGIT, MIE KUAH UDANG KHAS RAMADHAN


Aneka macam menu takjil puasa yang menggugah selera, bisa dipilih untuk menu berbuka puasa. Salah satunya adalah ragit. yakni mie kuah udang khas Ramadhan asal Indramayu Jawa barat yang banyak diburu warga untuk menu berbuka puasa.

Ragit adalah mie kuah udang khas indramayu, yang terdiri dari campuran mie terigu, dadar telur dan kuah santan udang yang dicampur berbagai macam sayuran.

Ragit menjadi sajian khas warga Indramayu pada saat bulan Ramadhan, karena hanya dijual pada saat bulan Ramadhan saja. Sehingga pada bulan-bulan lainnya, akan sangat sulit mendapatkan ragit, bahkan bisa di bilang tidak ada penjual yang menjajakan ragit. Para penjualnya pun, bisa dengan mudah kita jumpai di sudut-sudut kota Indramayu.

Selain harga yang sangat terjangkau, keunikan rasanya menjadi daya tarik pemburu ragit. Kelembutan mie terigu dan gurihnya dadar telur yang dipadu dengan lezatnya kuah santan udang bercampur berbagai macam sayuran, menjadi pemikat warga untuk menu berbuka puasa. Sehingga tidak heran, ragit menjadi salah satu jajanan yang paling banyak diburu warga pada saat bulan Ramadhan.

Untuk 1 porsi ragit, hanya dibanderol 2 Ribu Rupiah saja. Jadi dengan harga yang sangat terjangkau, kita dapat menikmati kelezatan ragit khas bulan Ramadhan warga Indramayu.

PATROLI SAHUR, POLISI BLUSUKAN KAMPUNG BAWA KENTONGAN DAN BAGIKAN NASI BUNGKUS



Musik sahur biasanya di mainkan para pemuda untuk membangunkan sahur. Namun, di Gresik Jawa Timur, musik sahur justru di mainkan oleh polisi yang blusukan ke kampung sambil membawa kentongan dan membagikan nasi bungkus (21/07/2012.)

Jelang pukul 03.00 pagi di kawasan kota gresik, suara bedug dengan di iringi irama kentongan dan gamelan bersahutan. Ya! Irama musik sahur ini di mainkan oleh 30 orang anggota unit Sabhara Polres Gresik.

Dengan menggunakan mobil patroli, korps berseragam coklat ini melakukan patroli sahur dengan memasuki perkampungan warga. Untuk sementara, senjata mereka digantikan kentongan, bedug dan gamelan. Topi dinas dan baret yang biasa mereka kenakan untuk sementara juga tergantikan oleh peci.

Dipimpin oleh Kapolres Gresik, AKBP Zulfikar Tarius, sekitar 20 anggota berangkat dari Mapolres menuju pemukiman warga. Sebuah megaphone tak lupa dibawa untuk meneriakkan seruan sahur. ”Kegiatan ini adalah rangkaian pengamanan selama Ramadhan dan Idul Fitri”, ujar Kapolres Gresik.

Di tambahkannya, Bentuk pengamanan mulai dari penempatan anggota di lokasi-lokasi rawan tindak criminal seperti perbankan dan pertokoan, hingga menambah aneka kegiatan seperti musik sahur.

Disamping memainkan musik sahur, polisi juga membagikan nasi bungkus kepada warga yang mereka temui.

Kegiatan ini adalah bagian dari upaya polisi dalam meningkatkan pengamanan serta memperkecil angka kriminalitas selama bulan ramadhan hingga hari Raya Idul Fitri.

BEDUG MOTIF UKIRAN KHAS JEPARA RAMAI PESANAN



Dari masa ke masa, keberadaan bedug masjid di Indonesia tidak berubah menurut fungsinya, yaitu sebagai bunyi-bunyian pembuka sebelum adzan di kumandankan. Bedug juga ditabuh saat hari hari tertentu seperti pengiring saat mengumandangkan takbir.

Namun, untuk membuat bedug agar bersuara keras dan lebih nyaring tidaklah mudah. Ada beberapa pengrajin bedug yang mampu membuat bedug, namun suaranya lembek. Salah satunya adalah bedug buatan Hadi Ismanto Jl. Raya Senenan Rt. 02/01 Timur RSU Kartini Jepara.

Yang membedakan bedug buatan Jepara dengan bedug lainya adalah, kulit bedugnya yang berasal dari kulit kerbau. Kulit kerbau lebih tahan lama dan kuat dibandingkan kulit sapi, karena semasa hidupnya kerbau hanya mengkonsumsi makanan alami.

Proses pembuatan satu buah bedug memerlukan waktu hingga satu bulan, diawali dari proses pembuatan kerangka, hingga mengoven kayu jati yang dijadikan penampang lingkaran bedug.

Agar kulit kerbau lebih awet, sebelum dipasang terlebih dahulu di lumuri batu kapur atau fosfat. Kemudin untuk mempercantik bedug, di bagian penampang bedug di ukir sesuai keinginan pemesan.

Di bulan Ramadhan, jumlah pesanan bedug di jepara pun mengalami peningkatan, ,bahkan pesanan meningkat antara tiga puluh sampai empat puluh persen dari hari biasa .

Selain banyaknya pesanan ke berbagai masjid di wilayah nusantara , bedug haji maskun juga dikirim ke mancanegara seperti Malaysia , Brunai Darussalam, Thailand, Amerika dan sejumlah negara Timur Tengah .

TARI LILANING ATI SAMBUT RAMADHAN



Sejumlah pelajar di Gresik jawa timur, menyambut bulan suci Ramadhan dengan memainkan tari Lilaning Ati. Tari yang meniru gerakan dalam shalat tersebut, di harapkan mampu mengingatkan masyarakat untuk menghormati datangnya bulan suci Ramadhan 1433 Hijriyah (18/07/2012.)

Tari Lilaning Ati tersebut di mainkan sejumlah siswi SMK Nahdatul Ulama Gresik, di halaman Pendopo Bupati setempat. Dengan iringan lagu shalawat nabi, para penari berlenggak lenggok meniru gerakan orang yang melakukan shalat ini.

Lilaning Ati berarti mengingatkan hati akan keagungan tuhan yang maha esa khususnya dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, melalui gerakan ritmis yang indah.

Tarian ini menggambarkan sebuah suri tauladan, kegigihan tekat dan keiklasan hati seorang muslim dalam mengemban sebuah amanah yang dipadu dalam gerak lembut dan dinamis seirama dengan lantunan pujian lagu-lagu shalawat.

Tari lalaning ati, konon di sadur dari cerita rakyat Gresik, tentang banyaknya orang yang datang ke pesantren sunan Giri, guna menuntut ilmu serta mengenal ajaran islam secara lebih mendalam. “ada keikhlasan dan pengabdian yang di tunjukkan seorang hamba melalui tarian ini”, ujar Rina Diah Rahmadani, ujar salah seorang penari.

Penampilan tari Lilaning Ati ini adalah rangkaian kegiatan pawai musik Ramadhan yang di gelar dinas pariwisata setempat, guna mengingatkan masyarakat agar menghormati datangnya bulan suci Ramadhan.

Dalam pawai ini, tak kurang dari 40 kelompok masyarakat menampilkan berbagai kesenian yang kerap di mainkan saat Ramadhan, seperti musik sahur, hadrah dan lain sebagainya.

SUKSES DENGAN KERUPUK AMPAS TEPUNG SINGKONG


Titi warga Desa Manis Lor, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan Jawa Barat, sejak dua tahun terakhir menjadikan rumahnya sebagai tempat usaha pembuatan keripik gemblong yakni ampas tepung singkong. Home industri milik Titi kini telah memiliki sepuluh orang karyawan.

Proses pembuatan keripik gemblong ini cukup rumit. Singkong yang sudah dikupas digiling terlebih dahulu. Setelah lembut, direndam air selama tiga jam, kemudian adonan gemblong ini diperas untuk diambil ampasnya.

Ampas gemblong kemudian diberi bumbu seperti penyedap rasa, garam daun bawang dan sedikit tepung aci. Proses pencetakanya menggunakan alat sederhana berbentuk bulatan yang terbuat dari plastik. Hasil cetakan kemudian digoreng. Bila saat panas, aroma gemblong yang cukup khas sangat santer tercium di hidung kita.

Selain dipasarkan di wilayah kabupaten Kuningan, keripik gemblong ini juga di pasarkan diluar Kuningan seperti Cirebon, Indramayu, Bandung dan Jakarta. Harganya pun cukup murah yakni 7 Ribu Rupiah perkilogramnya, dengan omzet satu bulan omset pendapatan titi sendiri perbulan antara Satu Juta sampai Tiga Juta Rupiah tergantung banyaknya pesanan.

SOP BUNTUT BUMBU CENGKEH PERANGSANG NAFSU MAKAN



Jika Anda penggemar masakan dengan bumbu rempah-rempah asli Indonesia, bisa mencicipi menu yang satu ini. Sop buntut bumbu cengkeh memiliki citarasa pedas dan wangi cengkeh yang bisa menambah nafsu makan. Selain itu, sop buntut bumbu cengkeh juga menggunakan buntut atau ekor sapi pilihan dari wilayah Sukorejo Kendal yang selama ini di kenal sebagai sentra peternakan sapi berkualitas.

Sop buntut yang disajikan warung makan di jalan pantura jambearum kendal tersebut berbeda dengan yang lainnya. Kuah sop yang dicampur dengan rempah-rempah seperti pala dan cengkeh, bisa menambah nafsu makan dan menyegarkan tenggorokan.

Resep khusus ini diakui pemilik warung makan, Suwignyo, sudah ada sejak puluhan tahun dan menjadi andalan warung makannya. Bumbu-bumbu pilihan dan rempah-rempah asli Indonesia, menjadikan sop buntut lebih nikmat.

Penyajian sop buntut bumbu cengkeh ini tergolong mudah, ekor sapi dipotong-potong dan direbus hingga lima jam sampai daging empuk. Sedangkan bumbu yang digunakan untuk kuahnya, terdiri dari bawang merah, bawang putih lada dan pala serta dihaluskan. Untuk menambah rasa khasnya, ditambahkan cengkeh saat merebus bumbu halus dengan air.

Dalam sehari, Suwignyo bisa menyiapkan sepuluh kilogram buntut atau ekor sapi. Sop buntut ini berbeda pasalnya, murni menggunakan daging dari buntut atau ekor sapi. Berbeda dengan sop buntut lainnya yang mencampur dagingnya dengan iga ataupun daging sapi.

Menurut para pelanggan, sop buntut bumbu cengkeh ini berbeda dengan sop buntut lainnya. Rasanya yang pedas dan wangi cengkeh, menjadi sensasi berbeda dengan sop buntu lainnya. Apalagi daging yang disajikan, seluruhnya dari buntut atau ekor sapi tanpa campuran.

Sop buntut bumbu cengkeh lebih nikmat disajikan dengan irisan wortel dan tomat, serta diberi keriping kentang. Untuk menikmati sop buntut bumbu cengkeh ini, pelanggan hanya merogoh kocek 20 Ribu Rupiah saja.

GALENDO OLEH-OLEH CAMILAN KHAS CIAMIS



Jika anda penggemar camilan rasa manis, berarti Anda harus mencoba makanan yang satu ini, namanya galendo makanan sejenis dodol yang merupakan kebanggaan warga Ciamis, Jawa Barat.

Di Ciamis, galendo sangat mudah di dapat, karena banyak sekali warga yang berprofesi sebagai pembuat camilan rasa manis ini. Salah satunya di Saung Galendo Di Dusun Cilame, Kelurahan Ciamis, Kabupaten Ciamis. Kita bisa membeli segala jenis galendo, bahkan ditempat ini juga kita diperbolehkan melihat langsung proses pembuatannya.

Galendo berbahan dasar dari santan kelapa yang terlebih dahulu direbus menggunakan wajan berukuran besar, hingga santan tersebut berubah warna menjadi kecoklatan, hampir 2 jam lamanya baru santan tersebut berubah menjadi semacam serbuk, setelah diperiksa dulu dan dinyatakan sudah matang baru bahan dasar galendo ini di angkat untuk ditiriskan sejenak.

Kemudian kini tinggal disaring untuk memisahkan serbukan galendo dengan air santan, nah setelah terpisah kini tinggal proses pembuatan, yaitu si serbuk galendo dimasukan kedalam cetakan khusus dan disusun rapi, tidak lupa dibagian atas nya ditambahkan berbagai rasa, dari mulai rasa susu, vanila, coklat hingga sari buah buahan, setelah tersusun rapi kini tinggal proses pengepresan dengan alat khusus, usai pengepresan selama 6 jam, serbuk galendo pun berubah menjadi galendo batangan dan siap untuk dikemas.

Berbagai bentuk kemasan sengaja dibuat untuk menarik perhatian para konsumen, bahkan salah satunya ada kemasan dari anyaman bambu untuk mempertahankan ciri khas sejak jaman dulu. Kini galendo pun siap dipajang di saung galendo, disaung galendo ini kita bisa memilih berbagai macam bentuk serta rasa galendo sesuai selera kita masing masing. Harganya pun berpariatif dari mulai kemasan 10 ribu hingga kemasan yang 40 Ribu Rupiah.

Galendo memiliki rasa manis yang begitu alami, bahkan sangat cocok dijadikan cemilan anda saat berkumpul bersama keluarga, nah jika anda tertarik dan ingin mencoba galendo ini, tidak ada salahnya anda mampir ke saung galendo, untuk membeli oleh oleh khas Kabupaten Ciamis.

MENGINTIP KAMPUNG PEMBUATAN KAIN TENUN ADAT MANGGARAI


Di Manggarai Nusa Tenggara Timur, terdapat sebuah kampung sentra pembuatan kain tenun adat Manggarai. Selain cara pembuatannya yang unik, ragam motifnya pun tidak sama dengan motif kain tenun di Flores pada umumnya. Kaum hawa di kampung tersebut menenun tidak di rumah masing-masing, namun karya seni tradisional itu dikerjakan secara bersama-sama di halaman rumah adat kampung. Cara kerja seperti itu sudah berlangsung turun temurun.

Seperti yang bisa di lihat di kampung Ruum Desa Kole Kecamatan Satar Mese, kaum hawa tidak menenun di rumah masing-masing, namun pekerjaan menenun berpusat di halaman rumah adat secara bersama-sama. Kebiasaan menenun seperti ini sudah berlangsung turun temurun.

Ragam corak dan motif kain tenun kampung Ruum juga sangat berbeda rupa dengan motif songket umumnya. Jika pada kain songket Manggarai dan kain tenun di Nusa Tenggara Timur, umumnya motif kain berukuran besar dengan warna dominan kuning emas dan merah, namun pada kain tenun di desa Kole ini, ukuran motif sangat kecil dan didominasi warna pasangan hitam putih serta merah hijau.

Kain tenunan di kampung ini dikenal dengan sebutan kain Todo, yakni kain kebesaran yang biasa dipakai Raja Todo dulu. Kain berbahan sutera ini konon terbuat dari kapas yang diolah langsung oleh penenun. Namun sekarang para penenun kain Todo hanya mengandalkan benang lungsin berbahan sutera. Cara kerjanya mirip dengan proses tenun Silungkang.

Proses pembuatan kain tenun Todo sangat rumit bahkan lebih sulit dari membuat kain tenun pada umumnya. Sebab selain benang yang dipakai untuk membuat tenunan kain todo berukuran sangat kecil ragam motif dan coraknya semua berukuran kecil dan tidak memiliki simbol tertentu. Motif pada kain todo semuanya misteri.

Jika dicermati secara seksama, di kain tenun todo mengandung nilai-nilai yang dapat dijadikan sebagai acuan dalam kehidupan sehari-hari bagi masyarakat pendukungnya.nilai-nilai itu antara lain, kesakralan, keindahan, ketekunan, ketelitian dan kesabaran.

Untuk menyelesaikan satu helai kain penenun rata-rata menghabiskan waktu empat hari hingga satu minggu, tergantung tingkat kerumitan kerja. Sementara harga jual kain tenun berkisar 150 Ribu hingga 350 Ribu bahkan yang paling mahal dibandrol 2 Juta Rupiah.

Minimnya perhatian pemda setempat membuat pemasaran kain tenun todo hanya mengandalkan sistim jual beli langsung baik oleh kelompok pedagang kain tenun maupun pembeli perorangan yang datang langsung ke kampung Ruum. Para petenun kapung ruum berharap agar Pemda Manggarai dapat membantu permodalan bagi usaha tenun di kampung yang berpenduduk tidak lebih dari 25 kepala keluarga ini.

PAMERAN KERIS PUSAKA USIA RATUSAN TAHUN



Selain wayang dan batik, keris juga sudah diakui dunia sebagai warisan budaya asli indonesia . Di Gresik Jawa Timur, para pecinta keris, menggelar pameran keris pusaka zaman mataram, Majapahit, Singosari, Pajajaran dan Demak (07/07/2012.) Selain itu, pameran tersebut, menjadi media sosialisasi bagi generasi muda, akan luhurnya peradaban bangsa kita.

Pada zamannya, keris merupakan simbol kekerasan dan kekuasaan. Namun, kesan tersebut, hilang saat menyaksikan pameran keris pusaka yang di gelar para pecinta keris nasional di Gelora Tri Dharma Petrokimia Gresik. Bahkan, kesan mistik yang selama ini identik dengan keris pusaka sekalipun, juga tidak tampak.

Yang terlihat, justru keindahan seni yang tak kalah dengan seni lukis maupun seni tarik suara sekalipun. Bahkan, menurut para pecintanya, keris memiliki nilai estetika yang juga di kagumi dunia, baik dari segi bentuk maupun ilmiahnya.

Dalam pameran ini, tak kurang dari seribu keris mulai zaman kerajaan Mataram, Majapahit, Singosari, Pajajaran, Demak hingga zaman kemerdekaan, di pertontonkan secara bebas kepada masyarakat. Di antaranya adalah keris kumyang pajang, sepang, rumpung, jalak, jalak ngurai, spanner, dan lain sebagainya. Meski telah berusia ratusan tahun, keris-keris ini, masih terlihat cukup elegan.

Menurut para pecintanya, di butuhkan perawatan khusus untuk menjaga kondisi keris agar tetap dalam kondisi baik, seperti mencucinya setiap minggu dengan air jeruk dan minyak khusus. “Memang perlu perawatan khusus agar keris bisa lebih awet”, ujar Handoko, salah seorang pecinta keris.

Pameran keris pusaka yang berlangsung 2 hari ini, bertujuan memperkenalkan keris kepada generasi muda, jika nenek moyang kita memiliki keunggulan sains pada zamannya. Terbukti, kandungan logam besi yang di gunakan, tidak sembarangan. Bahkan, sebagian besar, terbuat dari batu meteor yang memiliki partikel magnet cukup tinggi. Karena memiliki gaya gravitasi, karis kemudian sering dikaitkan dengan dunia mistik.

Selain keris, juga di pamerkan beragam benda peninggalan budaya tempoe doeloe seperti, tombak, tongkat komando, celurit, kapak serta aneka patung. Bahkan, panitia juga membuka konsultasi khusus tentang keris untuk membuka wawasan baru bagi generasi muda.

NIKMATNYA NASI UDUK BEBEK BAKAR MADU


Bagi Anda penyuka masakan bebek, menu bebek goreng atau bakar tentunya sudah biasa. Namun jika daging bebek di bakar dengan olesan madu? tentunya sangat nikmat, apalagi jika di makan dengan nasi uduk.

Jika Anda berkunjung ke Pati, Jawa Tengah, tidak ada salahnya mampir di warung makan Bebek Bakar Madu yang berlokasi di Jalan Raya Pati Tayu Desa Runting Kecamatan Pati Kota. Di warung tersebut, Anda mencicipi menu spesial bebek bakar madu ditemani nasi uduk.

Berbeda dengan bebek bakar biasa, bebek bakar madu ini menggunakan bebek pilihan,yaitu bebek kampung yang masih muda. Dipilihnya bebek yang masih muda ini adalah untuk mendapatkan hasil daging yang empuk.

Proses memasak bebek bakar madu ini, seperti memasak bebek bakar pada umumnya.namun, untuk mendapatkan hasil olahan yang lunak dan bumbunya yang meresap hingga ke tulang, pemilik warung memasak bebeknya dengan mengungkep selama lima jam.

Cara memasaknya yaitu sebelum di bakar, bebek diolesi bumbu dari rempah-rempah terlebih dahulu. Selanjutnya, bebek tersebut di bakar dengan menggunakan arang. Untuk mendapatkan rasa asam dan manis, dalam proses pembakaran ini, bebek setengah matang diolesi dengan kecap. Setelah matang, bebek baru diolesi dengan madu asli. Agar madu meresapkedalam daging, bebek kembali di bakar sebentar di bara api.

Nah, sekarang bebek bakar madu siap untuk disajikan. Bagi Anda yang menyukai masakan pedas, bisa menikmati bebek bakar madu ini dengan sambal korek lombok abang. Sajian bebek bakar madu akan bertambah nikmat jika di makan dengan nasi uduk. Hmmmmm ……….. sungguh nikmat!!

Menurut pemilik warung bebek bakar madu, sulityo, ide menu nasi uduk bebek bakar madu ini adalah untuk menciptakan sensani makan yang berbeda. Selain sajian nasi uduknya, untuk mendapatkan hasil masakan yang lunak dan meresap ke daging dan tulang, menu bebek bakar di warungnya menggunakan bebek kampung yang masih muda dan madu randu asli langsung dari peternak lebah. Tujuan diolesnya madu pada daging bebek, selain untuk menambah rasa khas, juga sebagai penambah stamina.

Harga satu porsi yang terdiri dari bebek bakar madu, nasi uduk dan es teh manis, di jual dengan harga Tiga Belas Ribu Rupiah.

RITUAL MEMINTA HUJAN TURUN TEMURUN DENGAN GULAT TRADISIONAL



Suasana kemeriahan, tampak sejak memasuki perbatasan desa Setro Kecamatan Menganti, Gresik - Jawa Timur (08/07/2012.) Bahkan, warga berduyun-duyun di lapangan desa setempat, untuk menyaksikan secara langsung pertandingan okol, sebuah perhelatan gulat tradisional yang sudah berlangsung secara turun temurun.

Kemeriahan tradisi tahunan yang di selenggarakan setiap memasuki musim kemarau ini, terpelihara dengan rapi dan masih terlihat tradisional. Di antaranya, arena ring yang di gunakan terbuat dari tumpukan jerami yang di tutup karung. Meski demikian, suasana kemeriahan, tampak jelas di wajah warga yang sejak pagi menunggu perhelatan yang telah berlangsung ratusan tahun ini.

Guna menghindari efek negatif dari gulat, panitia menetapkan sejumlah peraturan. Di antaranya, di larang meninju lawan, memiliki kuku panjang, mengangkat tubuh lawan serta mencederai lawan dengan membelitkan kaki.

Biasanya, sebelum bertanding, para peserta di beri selendang warna merah, sementara lawannya menggunakan warna hitam. Perhelatan gulat ini, di pimpin 2 orang wasit yang dalam istilah warga setempat di kenal dengan nama pelandang.

Untuk tampil dalam gulat ini, peserta terlebih dahulu harus mencari lawan seimbang. Baik postur tubuh, usia serta tinggi badan. Setelah mendapat pengesahan pelandang, barulah peserta bisa memperlihatkan kebolehannya dalam bertarung di atas tumpukan jerami ini.

Para peserta berasal dari sejumlah daerah di sekitar gresik. Dalam gulat kali ini, tercatat setidaknya 40 pasang pegulat, ambil bagian. Uniknya, peserta gulat bukan hanya di dominasi kaum lelaki, tetapi anak-anak dan kaum hawa juga ambil bagian dalam tradisi tahunan ini.

Menurut tokoh masyarakat setempat, tradisi gulat okol telah berlangsung ratusan tahun yang silam. Konon, kekeringan panjang pernah melanda desa ini. Sehingga, saat turun hujan pertama, warga kemudian meluapkan rasa kegembiaraannya dengan bergulat di atas tumpukan jerami. “tradisi ini sudah berlangsung cukup lama, bahkan sesepuh desa pun tidak tahu kapan di mulainya gulat ini”, ujar Bambang Suprayitno, Kepala Desa Setro.

Beberapa tahun yang lalu, gulat okol di tunjuk Dinas Pariwisata setempat, menjadi duta jawa timur dalam pekan budaya di Taman Mini Indonesia Indah dan meraih nominasi terbaik tingkat nasional.

MASJID TUA JERRAE YANG EKSOTIK


Masjid Taqwa atau masjid tua Jerrae, diyakini merupakan masjid tertua kedua di Sulawesi Selatan setelah masjid Katangka di Kabupaten Gowa. Masjid tua yang dibangun pada abad ke-16 ini terletak di desa Allakkuang, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan.

Konon pada abad ke-16, salah seorang penyebar agama islam di Sulawesi Selatan, yakni Syekh Yusuf, menyempatkan diri beristirahat di desa allakkuang. Saat itu syekh usuf tengah melakukakan perjalanan menyebarkan agama Islam dari Gowa menuju ke Sidrap, Sulawesi Selatan.

Namun, karena tidak menemukan tempat shalat, Syekh Yusuf akhirnya mendirikan sebuah masjid dibantu oleh sejumlah sahabatnya yakni Nene Mallomo, Abdullah atau Syekh Bojo dan masyarakat sekitar.

Saat ini, masjid tua Jerrae bentuknya tidak pernah di rubah seperti pertama kali dibangun. Dibagian utama masjid, terdapat empat buah tiang peyangga atap yang konon terbuat dari batang lombok.

Di masjid ini, juga tersimpan sejumlah barang peninggalan para pendiri masjid, seperti keranda mayat yang terbuat dari kayu. Dibagian luar keranda mayat tersebut terukir ayat kursi. Menurut cerita warga setempat, konon keranda tersebut biasaya bergerak sendiri jika ada warga sekitar masjid yang akan meninggal dunia.
Masjid yang pernah mengalami pemugaran satu kali, pada tahun 1980 ini, tidak pernah sepi dari warga yang ingin menunaikan ibadah shalat lima waktu, terlebih di bulan suci Ramadhan.

Sayang, karena masjid tua Jerrae yang jauh dari perkotaan, tak banyak warga sekitar yang mengetahui jika masjid itu memiliki sejarah penting dalam penyebaran agama Islam di Sulawesi Selatan.

MASJID TUA CIPARI YANG BERSEJARAH DAN BERARSITEKTUR GEREJA



Di Garut Jawa Barat terdapat sebuah masjid tua yang hingga saat ini masih kokoh berdiri. Namanya masjid Cipari atau yang lebih dikenal nama mesjid Assyuro atau mesjid perjuangan. Uniknya masjid ini tidak mirip bangunan mesjid pada umumnya melainkan serupa bangunan gereja. Ciri bangunan masjid hanya terdapat pada kubah dan menaranya. Masjid Cipari ini juga memiliki sejarah perjuangan karena dahulu digunakan sebagai basis perjuangan rakyat.

Masjid As-Syuro terletak dikomplek pesantren Cipari kampung Cipari Desa Sukarasa Kecamatan Pangatikin Garut. Yang membuat bangunan masjid ini sangat mirip dengan gereja selain bentuk bangunannya yang memanjang dengan pintu utama persis ditengah-tengah juga keberadaan menaranya terletak di ujung bangunan tepat diatas pintu utama. Posisi menara dan pintu utama menjadikan bagian mesjid ini sangat sinergi dan tampak luas.

Begitu juga didalamnya, yang menandakan bahwa bangunan ini mesjid hanyalah keberadaan ruang mihrabnya berupa penampilan yang menempel didingding arah kiblat, sementara ruang shalatnya semuanya mirip ruang kelas yang dapat dimasuki dari pintu sebelah utara dan selatan atau dari pintu timur.

Masjid Cipari dibangun pada tahun 1895 dan selesai tahun 1934. Masjid yang diyakini sebagai masjid tertua di Garut tersebut, dahulunya pernah digunakan sebagai basis perjuangan oleh beberapa tokoh pejuang dimana didalamnya sering digunakan tempat rapat untuk merencanakan strategi perjuangan.

Selain itu, diatas menara yang tingginya mencapai 20 meter, terdapat lubang peluru karena dulunya dipasang senjata untuk menyerang musuh yang datang. Menara ini juga berfungsi untuk memantau keadaan perkampungan sekitar.

Satu hal yang penting dalam sejarah perjalanan masjid itu ialah perannya yang tidak terpisahkan dari keberadaan sarekat islam. Bahkan, tokoh sekaliber Mohamad Roem dan HOS Cokroaminoto konon kerap berkunjung ke masjid tersebut.

PERSELA U21 JUARA KAMPIUN ISL U21



Persela Lamongan U21 menasbihkan diri sebagai raja kompetisi Inodesia Super League (ISL) U 21 setelah tampil sebagai juara dalam dua musim berturut-turut. Tahun lalu Persela U21 yang masih dilatih Didik Ludianto (kini asisten tim senior) sukses mengandaskan Semen Padang di babak final. Musim kompetisi tahun ini giliran tim Persisam Samarinda yang ditundukkan anak asuh Ragil Sudirman melalui adu penalti di Stadion Kanjuruhan, Malang, minggu malam lalu.

Keesokan harinya, pasukan muda Persela bersama piala juara ISL U21 ini dikirab keliling Kota Lamongan. mereka langsung diiringi suporter Persela keliling kota dan diterima Bupati Fadeli bersama forum pimpinan daerah (forpimda) di depan Pendopo Lokatantra.

Memulai start di perbatasan Gresik-Lamongan, para pemain U-21 tersebut berkirap membawa piala kemenangan dengan menaiki berbagai jenis kendaran terbuka. Dibelakangnya tampak diikuti suporter LA Mania yang bersorak sorai. Mereka juga membawa banyak atribut layaknya ketika mereka sedang menyemangati kesebelasannya bertanding. Rute yang dilalui Deket, jalan Lamongrejo dan kemudian berakhir di depan pendopo.

“Saya sampaikan terima kasih bahwa tadi malam (minggu malam), ternyata Persela usia 21 bisa menang dua kali berturut-turut di ajang ISL U21. Selamat untuk Persela U-21,” ujar Fadeli dalam sambutannya. Turut mendampingi Fadeli, Kapolres AKBP Gagas Nugraha, Dandim 0812 Letkol Inf Yudha Fitri serta Manajer Persela U 21 Yunan Achmadi, pelatih Ragil Sudirman dan jajaran pengurus lainnya.

“Ini juara Nasional, bukan juara Jawa Timur, sehingga akan menjadi kebanggan masyarakat Lamongan,” imbuhnya dengan penuh semangat. Dia juga menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan semua pihak. Termasuk kepada supporter Persela dan masyarakat Lamongan yang menyempatkan diri sampai mendukung Persela saat bertanding pada babak final Malang tadi malam (minggu).

Sementara laga final di Stadion Kanjuruhan Malang berlangsung panas sejak awal pertandingan karena kedua kubu saling bermain agresif. Di menit ke-20, melalui sepakan Ragil MD, persela memmimpin dengan skor 1-0. Persisam yang ngotot mengejar ketinggalan akhirnya mampu menahan seri di babak pertama melalui gol Lerby Eliandry.

Bahkan di babak kedua Persisam balik memimpin melalui gol yang dilesakkan kembali oleh Lerby Eliandry di menit ke-64. Namun ini tidak berlangsung lama, karena Persela berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui sepakan qoiron Sandy di menit ke-72 yang bertahan hingga waktu normal dan dua kali babak tambahan waktu.

Dalam drama adu penalti yang didahului pemain Persisam, empat penendang awal yakni Lerby Eliandri, Sevan Lingga, Wahyu Kristanto dan Radiansyah berhasil melesakkan bola. Sedangkan Mari Siswanto gagal akibat tendangannya mengenai mistar dan melenceng ke atas. Sementara itu lima algojo dari Persela Lamongan masing-masing Ragil, I Made Antawijaya, Rusy Santoso, Qoiron Sandy, dan kapten tim Eko Taufik seluruhnya berhasil melesakkan gol.

Atas hasil ini Persela berhasil menorehkan sejarah dan prestasi kembali sebagai kampiun dua kali berturut-turut di ajang ISL U-21.

SATE TULANG AYAM MUDA YANG RENYAH DAN NIKMAT


Sate biasanya cenderung menggunakan daging sapi, kambing maupun daging ayam. Namun sate yang satu ini berbeda, yakni sate tulang ayam muda. Karena menggunakan tulang itulah, sate tersebut banyak mengandung kalsium, yang baik untuk perbaikan tulang dan masa pertumbuhan anak.

Untuk membuat sate tulang. Sangatlah mudah. Pertama kali siapkan ayam muda, kemudian diambil bagian dada. Kemudian di potong-potong. Setelah itu, siapkan bumbu dapur, bawang putih yang di haluskan, merica , gula, garam, penyedap rasa, mentega yang telah di cairkan, tambahkan kecap manis, agar terasa manis. Kemudian di masukkan ke dalam potongan ayam.

Kemudian tulang ayam muda yang bercampur daging tersebut, di tusuk lalu di bakar, layaknya membakar sate. Agar sate tulang lebih matang, di butuhkan waktu lima belas menit untuk membakarnya, agar tulang tersebut matang. Setelah matang, sate kemudian di beri bumbu special tanpa menggunakan bumbu kacang.

Setelah selesai, sate siap dimakan. Sate tulang tersebut banyak mengadung kalsium, karena bahan dasarnya terdiri dari tulang ayam muda. Sehingga banyak mengandung kalsium yang baik untuk pertumbuhan anak dan mencegah osteoporosis. Selain itu, rasanya lebih enak dan gurih dibanding dagingnya.

Menurut para penikmat sate tulang. Rasa sate tulang lebih renyah dan gurih, karena tulang muda yang ada di dalam daging, bisa di makan, dan rasanya lebih enak. Berbeda dengan sate yang lainya.