BERBUKA PUASA DENGAN SENSASI RASA PEDAS MIE SETAN



Rasa pedas yang menjadi ciri khas menu Mie Setan tak menyurutkan niat warga di Gresik Jawa Timur, untuk merasakan sensasi rasa pedasnya saat berbuka puasa. Apalagi, minuman dengan nama seram, mampu menambah kenikmatannya. Tak heran, jika warga penyuka rasa pedas, rela antri.

Suasana di kedai Mie Setan, di Jl. Sulawesi No. 02 Perumahan Gresik Kota Baru Kecamatan Manyar, selalau ramai jelang waktu berbuka puasa. Warga pun rela antri untuk bisa berbuka puasa dengan mie yang terkenal dengan rasa pedasnya tersebut. Sebagian warga memilih membawa pulang Mie Setan dan sebagian lainnya memilih berbuka di tempat.

Sebenarnya, Mie Setan hampir sama dengan mie rebus pada umumnya. Mula-mula, mie di di rebus selama kurang lebih 15 menit lalu di mie di angkat untuk di tambahkan sejumlah sayur serta bumbu penambah rasa gurih lainnya.

Namun, yang membedakan adalah sensasi rasa pedasnya. Rasa pedas cabe rawit yang di tawarkan kedai Mie Setan bahkan bervariasi tergantung tingkatannya. Untuk level 1 berisi 12 buah cabe rawit. Level 2= 25 buah cabe, level 3 = 35 cabe, level 4 = 45 cabe dan level 5 berisi 60 buah cabe.

Bagi penyuka rasa pedas, sensasi rasa pedas luar biasa yang di sajikan Mie Setan sangat cocok, termasuk menjadi menu takjil puasa sekali pun. “Rasa pedas di sini sangat cocok untuk selera saya”, ujar Indri yang memilih level 3 berisi 35 cabe.

Di samping nama mie yang seram, minuman yang di sajikan dalam kedai ini juga menggunakan nama seram, seperti es kuntilanak, genderuwo, tuyul hingga es pocong. Minuman yang terdiri dari campuran aneka buah ini, di susun sedemikian rupa, hingga membentuk mirip hantu.

Konsep yang di tawarkan kedai Mie Setan ini bukan sekedar menawarkan rasa pedas dengan nama yang seram. Tapi lebih dari itu menawartkan kenyamanan tempat, termasuk menempatkan dapurnya di luar, sehingga para pelanggan bisa langsung melihat proses memasaknya. Hal ini berbeda dengan dapur kedai makanan yang cenderung tertutup.

“Di bulan puasa ini, kami menawarkan konsep familiar Ramadhan dengan jam buka mulai pukl empat sore hingga jam 11 malam”, kata Izzqi pengelola kedai Mie Setan. Konsep familiar tersebut meliputi layanan takjil kurma gratis serta buka tutup kedai saat berbuka hingga jam taraweh.

Di bulan ramadhan seperti saat ini, penjualan Mie Setan tetap stabil di banding sebelumnya, yakni, antara 600 hingga 700 porsi setiap harinya. Harganya pun antara 7 ribu rupiah hingga 9 ribu rupiah tergantung tingkatan rasa pedas serta jenis minumannya.

Di samping berasal dari gresik, sejumlah pelanggan luar kota pun, menyempatkan datang ke kedai ini, untuk merasakan sensasi rasa pedas gurihnya.


digg it
buzz yahoo
google
Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Facebook
reddit

0 comments:


Post a Comment

Posting Terakhir

 
  • Melukis Daun Banyaknya daun kering berjatuhan akibat musim kemarau, mengispirasi siswa sekolah dasar di Gresik Jawa Timur, melukis di daun kering. Dengan kegiatan ini, siswa bisa memahami, jika sampah daun, bisa di manfaat....
  • Sharing Foto di Yahoo Messenger Yahoo Messenger atau yang sering disingkat dengan YM memiliki fasilitas untuk share picture kepada chatter lain. Dengan demikian jika dua chatter saling melakukan Private Message, maka keduanya bisa saling...
  • Mujaher Korek Menu ikan panggang banyak di jumpai di sejumlah daerah. Namun, menu ikan mujaher panggang dengan sambal terasi pedas khas Jawa Timuran, hanya ada di Lamongan. Mujaher panggang hadir dengan....
  • Batik Gorga Khas Batak Memadukan motif khas Batak dengan aneka warna, bengkel kreasi yang telah berdiri sejak tahun 2008 lalu, menghasilkan aneka ragam kain batik khas tanah Batak yang memiliki nilai estetika yang cukup tinggi....
  • Awet Muda Dengan Pisang Getuk merupakan makanan tradisional, umumnya terbuat dari singkong. Namun, warga di kaki gunung Slamet tepatnya di Desa Serang, Kecamatan Karangreja,...