BONGKO KOPYOR, HIDANGAN SPESIAL BERBUKA PUASA



Bongko kopyor, atau bubur kelapa kopyor, menjadi hidangan spesial berbuka puasa, warga kota santri, gresik, jawa timur. Menu warisan nenek moyang tersebut, tidak sekedar menyegarkan, tetapi juga berkhasiat memulihkan stamina tubuh, setelah seharian menahan diri dari lapar dan dahaga puasa.

Bongko kopyor, yakni menu warisan nenek moyang ini, semula hanya hidangan buka puasa, khas warga pesisir utara gresik, tepatnya di desa manyar sidomukti, kecamatan manyar.

Namun, seiring perjalanan waktu, bongko kopyor, kini berkembang menjadi menu spesial buka puasa, tidak hanya warga gresik, tetapi juga warga dari kota lain, diantaranya surabaya, dan lamongan.

Badriyah, pembuat bongko kopyor, sedikitnya menerima pesanan 300 sampai 500 bungkus, per hari, untuk memenuhi pesanan warga dari kota gresik, maupun warga kota lain, yang datang berkunjung ke kota gresik.

Hidangan buka puasa, berbahan baku, buah pisang, buah nangka, buah kelapa, roti, gula jawa dan santan buah kepala ini, hanya bisa ditemui pada bulan suci Ramadhan, sebagai hidangan spesial buka puasa. “Menu ini sudah ada cukup lama dan menjadi ikon kota Gresik”, ujar Badriyah.

Pada bulan suci Ramadhan seperti saat ini, warga dijamin tidak kesulitan mendapatkan bongko kopyor, karena setiap menjelang datangnya bedug magrib, banyak warga menjajakan hidangan buka puasa di pasar dadakan, kawasan manyar, kabupaten gresik.

Para penghobi santapan bongko kopyor, mengaku menyukai bongko kopyor, karena rasanya manis, legit, dan segar, sehingga tepat disantap saat buka puasa. Bagi fatimah, belum lengkap rasanya, jika berbuka puasa tanpa menikmati kesegaran menu yang telah ada sejak ratusan tahun silam tersebut. Selain menyehatkan, bongko kopyor, juga berkhasiat memulihkan stamina tubuh, setelah seharian menahan diri dari lapar dan dahaga.

Untuk bisa menikmati kesegarannya, warga cukup mengeluarkan uang lima ribu rupiah, untuk sebungkus bongko kopyor, yang banyak dijual di pasar-pasar dadakan, menjelang datangnya bedug Maghrib.

0 comments:

Post a Comment