BERBURU PAKAIAN BEKAS UNTUK LEBARAN



Lebaran identik dengan kebiasaan menggunakan pakaian baru. Namun, bagi masyarakat menengah kebawah, pakaian bekas pun layak di jadikan alternatif berlebaran. Tak heran, jika toko penjual pakaian bekas seperti di Lamongan Jawa Timur, di serbu pembeli (02/08/2012.) Apalagi, di samping harganya yang sangat murah, kualitas pakaian bekas tersebut, tidak kalah dengan pakaian baru.

Bekas namun tetap diminati, hal itulah yang membuat penjualan pakaian bekas mudah ditemui hingga di kota kecil seperti Kabupaten Lamongan. Salah satunya adalah toko di belakang Pasar Modern, Kelurahan Sidokumpul Kecamatan Kota Lamongan. Di pasar ini, anda dapat berbelanja berbagai pakaian layak pakai dengan harga miring.

Pakaian bekas atau second hand ini beragam mulai dari kaos oblong, baju, celana, jaket kulit hingga pakaian wanita sekalipun. Harga pun relatih murah, mulai dari Lima Ribu Rupiah hingga Delapan Puluh Ribu Rupiah, tergantung merek dan kondisi pakaiannya.

Usai shalat tarawih, lokasi ini pun ramai oleh para pemburu pakaian bekae. Umumnya, para pembeli ini datang dari kalangan menengah kebawah. Para pembeli mangaku sudah tidak ragu lagi membeli pakaian untuk persiapan lebaran nanti, karena kualitasnya terjamin. “Disini kondisi bajunya masih sangat bagus dan harganya cukup murah”, ujar Elis, salah satu pemburu pakaian bekas.

Menurut pemilik toko, Yanto, penjualan pakaian bekas selama Ramadhan meningkat hingga 30 persen. Bahkan Yanto dapat meraih keuntungan bersih 500 Ribu Rupiah perharinya. “ Selama Ramadhan ini penjualan cukup bagus, bahkan kita sampai kehabisan stok karena terbeli”, unagkap Yanto.

Dalam sehari, penjual pakaian bekas mampu terjual antara 20 sampai 25 potong pakaian. Bahkan, mendekati lebaran nanti, penjualan baju bekas ini mampu menjual 2 sampai 3 kali lipatnya. Bahkan, penjual pakaian bekas mengaku kesulitan mencari stok pakaian.

0 comments:

Post a Comment