JELANG LEBARAN, PESANAN KERANJANG PARCEL MENINGKAT



mendapatkan berkah menjelang datangnya Hari Raya Idhul Fitri. Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, pesanan produknya melonjak 60 persen dibandingkan hari biasa, hingga mereka terpaksa menambah jam kerja, hingga larut malam (07/08/2012.)

Kabupaten Gresik, yang sejak satu bulan terakhir terus meningkat, bahkan hingga larut malam, untuk memenuhi lonjakan pesanan pembuatan keranjang parcel.

Jika pada hari-hari biasa, seorang perajin hanya menerima permintaan keranjang sekitar enam ratus, unit, tetapi kini pesanannya melonjak hingga mencapai seribu buah, per minggu, atau melonjak sebanyak 60 persen.

Sumarli, salah satu perajin rotan mengatakan, order pesanan, diperkirakan akan terus meningkat, karena makin banyak pelanggan dari luar kota gresik yang turut memesan dibuatkan keranjang parcel.

Namun, para perajin mengeluhkan naiknya harga bahan baku rotan, yang semula hanya enam ribu rupiah, per kilogram, tetapi kini melonjak mencapai 9.500 Rupiah, per kilogram. Kondisi ini cukup berpengaruh terhadap kelancaran usaha para perajin. “Ya, kenaikan harga rotan sangat memukul usaha kami”, ujar Sumarli.

Wadah parsel rotan buatan Sumarli terdiri dari berbagai bentuk mulai model susun 4 besar, hingga model susun 2 kecil. Motif parsel, yang kini banyak diburu warga, diantaranya keranjang parcel buah yang didesaian menyerupai almari, gerobak, dan becak. Serta beragam parcel model klasik, yang berisi paket bingkisan kue, sirup dan roti lebaran.

Keranjang parcel produk para perajin di gresik ini, dijual dengan harga bervariasi, mulai dari harga Tiga Ribu Rupiah, hingga Seratus Ribu Rupiah, per unitnya.

Selain memenuhi permintaan perseorangan, pesanan pembuatan keranjang parcel juga datang dari kalangan perkantoran, toko swalayan, dari berbagai kota di Indonesia, diantaranya Manado, Makasar, Papua, Surabaya, Semarang Hingga Jakarta.

0 comments:

Post a Comment