SENSASI KELEZATAN SATE URAT KAMBING PENAMBAH STAMINA



Sate kambing, ternyata bisa di sajikan tanpa dagingnya. Di Gresik Jawa timur, seorang pedagang sate justru menyajikan menu sate spesial menggunakan urat kambing, atau otot besar terletak di atas tumit kaki kambing. Menu khas warga pesisir tersebut, banyak disuka warga karena tidak hanya sensasi kelezatanya, tetapi juga berkhasiat untuk menghangatkan tubuh dan mampu bangkitkan stamina kaum pria.

Matriban, warga desa Lowayu, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, merupakan salah satu pedagang sate urat yang menyediakan menu spesial sate urat kambing. Sate urat produk pria yang sudah 10 tahun berdagang sate kambing tersebut dikenal memiliki rasa khas, yakni aromanya wangi, dagingnya serta dagingnya empuk. Karena itu, setiap akhir pekan, banyak warga yang menyerbu warungnya sekedar untuk menikmati kelezatan sate uratnya.

Meski begitu, tak sembarang kambing bisa di gunakan sebagai bahan baku sate urat. Matriban justru menggunakan kambing muda usia 1 tahun, karena dagingnya yang lembut. Untuk satu ekor kambing, Matriban bisa membuat 500 tusuk sate urat.

Untuk menambah rasa gurihnya, sate urat ini juga menggunakan bumbu kemiri, kacang tanah, bawang merah, garam, kecap, bawang putih serta jeruk nipis yang berfungsi untuk menetralisir aroma amis daging kambing.

Sebagian pelanggan mengaku, mengkonsumsi sate urat minimal sekali dalam seminggu. agar terasa lebih lezat, sate urat disantap tidak campur nasi, cukup disantap dengan sambel dengan sambal bumbu kacang, ditambah kecap dan gule kambing. di samping gurih, juga berkhasiat untuk menghangatkan badan. menu ini juga mampu membangkitan stamina kaum pria, setelah tanega habis terkuras untuk bekerja seharian.

Matriban mengaku, ide awal berjualan sate urat berawal dari coba-coba, menghidangkan menu yang berbeda. ternyata, sambutan para pelanggan cukup luar biasa karena banyak pelanggan yang justeru ketagihan dan minta dibuatkan menu sate urat. Sejak itu, sate urat menjadi hidangan spesial diwarungnya, selain sate daging dan gule tengkleng yang juga menjadi menu andalan warung sederhana di pinggiran jalan penghubung Gresik dengan kota-kota lain di sekitarnya.

Untuk menikmati sate urat, harganya juga tidak terlalu mahal. Dengan mengeluarkan uang sebesar 12 Ribu Rupiah, sudah bisa menikmati 10 tusuk sate urat yang empuk dan aromanya wangi.

Menu sate urat kini tidak hanya disuka warga pesisir, karena banyak para wisatawan dari berbagai kota yang rutin menyempatkan singggah di warung sederhananya untuk bernostalgia menikmati kelezatan sensasi sate urat Matriban.

0 comments:

Post a Comment