TIM UNIT KESEHATAN KERJA UNTUK PARA PENGRAJIN


Unit yang beranggotakan dokter dan tenaga kesehatan di Puskesmas yang terletak di Jalan Arief Rahman Hakim, memberikan layanan kepada para pekerja non formal yang bergerak di bidang industri kecil yang tersebar dibeberapa tempat di Kecamatan Gresik. “Tim kecil ini selain memberikan layanan pengobatan secara berkala, juga memberikan konseling kesehatan kepada pekerja di sektor industri kecil dan kerajinan yang bertebar di wilayah Gresik kota”. Keterangan ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Gresik, dr. Sugeng Widodo melalui kabag Humas Andhy Hendro Wijaya disela penilaian dan evaluasi Unit Pelayanan Percontohan tingkat Provinsi Jawa Timur di Ruang Puteri Cempo Kantor Bupati Gresik, Senin (10/9).

Menurut Sugeng, Inovasi ini memberikan keuntungan bagi masyarakat pekerja industri kecil Gresik yang selama ini terlalu fokus bekerja. Yang terkadang dengan kesibukannya itu mereka jarang memeriksakan kesehatan. Bahkan sakit ringanpun mereka kadang enggan ke Puskesma. Dengan Unit Kesehatan Kerja (UKK) ini setidaknya ada perhatian dari pemerintah untuk pekerja di sektor ini. Tim UKK ini akan mendatangi ke tempat komunitas pekerja home industri ini untuk memberikan konseling serta upaya preventiv yang lain, tentunya selain pengobatan ringan.

Tak hanya sektor ini, Upaya peningkatan layanan kesehatan Pemkab Gresik juga ditandai dengan pengalokasian dana Alat kesehatan untuk Puskesmas. Menurut Bupati, dana Alkes tahun 2012 Kabupaten Gresik sebesar Rp. 25 milyar. Dengan demikian, beberapa Puskesmas telah meningkatkan kwalitas layanan sampai rawat inap. “peningkatan tersebut setidaknya mengurangi ketergantungan pasien ke RSU Ibnu Sina” katanya.

Dalam waktu dekat Pemkab Gresik juga menyiapkan rencana pembangunan rumah sakit type B di wilayah Selatan. “Tahun 2013 dibangun rumah sakit di kecamatan Driyorejo dengan anggaran sebesar Rp. 51 milyar”. Masih menurut Bupati, saat menerima rombongan tim penilai pelayanan percontohan yang dipimpin oleh Siti Ro’ainah, kepala bagian Tata Laksana Biro Organisasi Pemprov Jatim. Rumah sakit ini nantinya dipakai sebagai rujukan puskesmas yang ada di wilayah Gresik Selatan dan sekitarnya.

Tentang Penilaian pelayanan percontohan, Siti Ro’ainah menentukan 5 aspek, meliputi Visi/misi, Schedule layanan, Sumber Daya Manusia, Sarana Prasarana dan inovasi. Ada 2 layanan yang diusulkan mewakili Pemerintah Kabupaten Gresik yaitu Puskesmas Industri dengan Unit Kesehatan Kerja. Dan satu lagi yaitu SMA Negeri I Manyar terkait ISO 14001 tentang Manajemen lingkungan. (sdm, Humas Pemda Gresik)

0 comments:

Post a Comment