This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

GOMES OLIVIERA PANDU LATIHAN PERDANA PERSELA

Setelah tidak memperpanjang kontrak Miroslav Janu sebagai pelatih, persela Lamongan resmi memiliki pelatih baru yakni Gomes Oliviera. Mantan pelatih persiwa wamena tersebut, mulai memandu latihan perdana persela di Stadion Surajaya Lamongan, Selasa Sore (30/10/2012.)

Setelah musim lalu membesut persiwa wamena, Gomes de Oliviera resmi melatih persela Lamongan. Pada latihan perdana di stadion surajaya Lamongan, sang pelatih Gomes De Oliviera di dampingi asisten pelatih Didik Ludianto.

Latihan perdana ini di ikuti sejumlah pemain seleksi, yakin cirelli mantan center bek Persidafon Dafonsro, Komat Suharto mantan pemain Persebaya Divisi Utama, mantan kiper Deltras Wahyudi dan Yogi mantan pemain PSIR Rembang.

Pada latihan perdana ini Gomes mengaku senang, melihat semangat para pemain muda jebolan persela u-21. Kini, Gomes hanya menunggu kedatangan center bek persela asal Slovakia Roman Golian, pemain asal Korea, In Kyung Oh, kiper Khoirul Huda dan Jimmy Suparno.

Penunjukan Gomes sebagai pelatih persela karena kemampuannya melejitkan persiwa wamena dengan finish di peringkat ketiga Indonesia Super League 2011-2012, meski tim saat itu tengah dilanda masalah keuangan yang cukup parah. Bahkan, pelatih persela Gomes Oliviera mengatakan siap membawa laskar joko tingkir lebih baik dari musim lalu.

Untuk saat ini, tim persela Lamongan dengan pelatih barunya, memfokuskan pada kompetisi Inter Island pada akhir November mendatang.

NASI HIJAU TURUNKAN KOLESTEROL

Jika Anda menjaga diri dari makanan berkolesterol tinggi, tak ada salahnya mampir di salah satu rumah makan yang berada di jalur Pantura, tepatnya di Jalan Ahmad Yani Kota Brebes Jawa Tengah. Di warung tersebut, tersedia menu nasi hijau, rendah kolesterol karena terbuat dari berbagai campuran sayur mayur.

Nasi yang disuguhkan adalah nasi yang dicampur dengan berbagai sayuran yang telah dihaluskan. Alhasil nasi putihnya berubah menjadi warha hijau.

Untuk melengkapi selera pelanggan, nasib hijau ini dilengkapi dengan lauk yang beragam, seperti ayam kampung goreng, ikan patin lengkap dengan sambal dan lalapannya.

Untuk membuat nasi hijau yang rasanya sangat gurih ini, tidak terlalu sulit. Bahan sayuran dihaluskan terlebih dahulu dengan cara diblender. Sayur mayur yang telah halus tersebut, kemudian di tumis dengan campuran bumbu rempah-rempah. Setelah tercampur rata, nasi pun dimasukkan, untuk di campur hingga rata.

Menurut para penikmatnya, nasi hijau ini memiliki rasa khas karena di campur dengan sayur mayur dan rempah-rempah alami. “rasanya gurih bercampur rasa sedikit pedas”, kata Sutini, salah seorang pelanggan.

Sejumlah pelanggan bahkan mengaku sengaja datang ke kedai makan ini untuk menikmati sensasi rasa khasnya, sekaligus berobat untuk menurunkan kolesterol.

SISWA CIPTAKAN TAS AJAIB ANTI BERBAGAI PENYAKIT

Jika anda merasa kurang nyaman dengan beban berat yang ada dalam tas, maka, sekarang tak perlu risau. Pasalnya, 3 orang siswa SMP negeri 01 Gresik Jawa Timur, berhasil merangkai tas ajaib yang mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit, justru dengan memanfaatkan beban berat tas. Ketiga siswa kelas sembilan ini adalah Hayyu Mahabbah, Dita Rizkianabid Serta Ais Amalia (24/10/2012.)

Cara kerja tas ajaib ini, adalah dengan memasang belasan spare part magnet pada bagian belakang tas. Spare part ini, akan tertekan secara otomatis pada punggung saat membawa beban berat dalam tas.

Namun, pemasangan spare part ini tidak sembarangan, karena harus di sesuaikan dengan titik akupuntur agar tekanannya bisa efektif dalam melancarkan darah di bagian punggung. Semakin berat beban bawaan, maka semakin bagus pula efek positif pada tubuh.

Untuk membuat tas ajaib ini sangat mudah. Mula-mula, memotong plastik fiber sesuai ukuran tas. Plastik fiber kemudian di lubangi untuk selanjutkan di pasang spare part. Agar lebih kuat, plastik fiber di lapisi kertas yang telah di lem terlebih dahulu.

Ide awal menciptakan tas ini adalah banyaknya keluhan teman-teman sekolahnya yang merasa terganggu dengan beban berat tas sekolahnya. Saat itulah, ketiga siswa mendapatkan solusi dari perbandingannya dengan sandal refleksi yang banyak di jual di toko.

Menurut para siswa, pijatan refleksi tas ajaib karyanya ini mampu mengobati penyakit yang disebabkan kurang lancarnya peredaran darah, seperti anemia dan lain sebagainya. Semakin sering membawa beban berat dalam tas, maka hasil yang di rasakannya pun semakin baik.

“Efek positif dari tas ini akan terasa dalam waktu 3 hari pemakaian”, ujar Hayyun Mahabbah.

Tas anti penyakit tersebut mampu meraih medali emas dalam Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) tingkat Nasional di Banjarmasin September lalu, dengan mengalahkan puluhan nominator lainnya dari seluruh Nusantara.

Pihak sekolah berencana akan memproduksi masal tas ajaib ini, agar bisa di manfaatkan secara luas oleh masyarakat, termasuk mematenkan hasil karya siswanya ini. “Kita saat ini tengah mengurus administrasi hak patennya, sebelum di produksi masal”, kata Arif Wijayati, guru Pembina.

KERAJINAN KACA UKIR YANG EKSOTIS

Kendati persaingan usaha semakain ketat, namun para pengrajin kaca ukir di Situbondo Jawa Timur tetap eksis dan usahanya berkembang cukup pesat. Selain mengedepankan layanan, pengrajin mengaku juga mempertahankan mutu produksinya.

Adalah Totok sugeng hariono 40 tahun,pengrajin kaca ukir di Desa Mojosari,Kecamatan Asembagus Situbondo yang tetap eksis menekuni usahanya sejak lebih dari sepuluh tahun.

Kendati usahanya sempat lesu, Namun dengan keuletannya, usahanya terus berkembang. Bahkan, pengrajin kaca ukir tersebut tetap kokoh berdiri dan usahanya berkembang pesat.

Menurut Totok, pengrajin, strategi yang ia gunakan agar pelanggannya tidak lari. Yakni memberikan layanan baik kepada konsumen seperti pemberian garansi dan mempertahanan kualitas produksi kaca ukirnya seperti memilih bahan baku yang berkualitas tinggi seperti cat dan kaca.

Totok mengaku kendati sempat mengalami lonjakan harga bahan baku. Namun Totok tetap tidak merubah sedikitpun hasil produksinya baik harga, mutu dan layanan.

Sehingga menurut Totok. Ia tak pernah menghadapi masalah seperti di tipu atau kekurangan pelanggan karena Totok terus berkomunikasi dengan pembelinya.

Dibantu 10 pekerjanya. Tiap hari Totok mengaku mampu memproduksi kaca ukir sebanyak lima buah atau identik dengan 16 meter kaca. Ada beberapa jenis produk kaca ukir yang di kerjakan Totok seperti inflay, lengkung, beveler, engraved glass, sand blastet, grafir dan ukir kaca lantai dengan aneka hiasan seperti bunga, binatang dan alam.

Totok menjual kaca ukirnya per meter dengan harga 375 Ribu hingga 400 Ribu rupiah tergantung motif ukirannya. Selain di jual ke Situbondo. Totok melempar kaca ukirnya ke Bali dan Flores.

Untuk membuat satu kaca ukir menurut Totok cukup mudah. Pertama membuat sket obyek, menempelkan obyek yang di gambar di atas kertas ke kaca ukir, mengecat dengan tenik semrpot mesin, dikeringkan ke terik matahari langksh selanjutnya melepas kertas dari kaca. Terakhir hasil ukiran di cuci dengan air.

Totok ingin mengembangkan usahanya. Namun ia mengaku terkendala modal. Tersendatnya pasokan bahan baku kaca dari produsen kaca, juga menjadi kendala karena kerap produksinya selesai di luar batas waktu yang ditentukan.

MENIKMATI PEMANDANGAN ALAM DENGAN KERETA TUA

Berwisata menikmati pemandangan alam, merupakan hal yang biasa. Namun bagaimana rasanya menikmati semilir angin alam pedesaan dan pemandangan yang indah dengan naik kereta tua? Di museum kereta Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa tengah, Anda bisa menikmati pemandangan alam pedesaan dengan kereta tua. Tak hanya itu, sajian stasiun kuno dan museum kereta juga menjadi sajian tersendiri dari wisata kereta api tempoe doeloe.

Museum kereta api ambarawa yang terletak di kota Ambarawa, kabupaten Semarang menyuguhkan wisata kereta api dengan pemandangan yang aduhai serta semilir angin sejuk alami.

Dengan membeli tiket seharga 10 Ribu Rupiah, kita sudah dapat menikmati perjalan kereta api menuju ke stasiun tuntang, yang berjarak sekitar 30 menit perjalanan dari museum Ambarawa.

Untuk menikmati perjalanan ini, Anda bisa memilih gerbong yang sesuai dengan selera. Bagi yang ingin menikmati semilirnya angin pedesaan kabupaten Semarang yang dingin, dapat memilih gerbong terbuka, alias tanpa atap. Namun bagi yang takut kepanasan karena sengatan matahari, dapat memilih gerbong tertutup, alias gerbong dengan atap. Namun jangan kawatir, karena baik gerbong terbuka maupun terutup, sama sama dapat menikmati pemandangan dari pegunungan dan rawa pening yang alami.

Selain menikmati pemandangan dan sejuknya udara pedesaan, di wisata kereta ini, kita juga diajak untuk singgah di salah satu stasiun tua di kabupaten Semarang, yaitu Stasiun Tuntang. Setelah beristirahat sejenak di stasiun ini, kereta pun akan membawa kita kembali ke museum kereta Ambawara.

MENCARI BIBIT UNGGUL DENGAN TURNAMEN SEPAKBOLA USIA 12 TAHUN

Akademi Wahana Citra Pesepakbola (WCP) atau sekolah pesepakbola Gresik menggelar turnamen sepak bola Usia 12 tahun selama dua hari. Turnamen yang diprakasai oleh mantan pemain Timnas Widodo C.Putro yang bertujuan sebagai ajang wadah komunikasi antar sekolah sepak bola yang banyak bertebaran di Kabupaten Gresik.
"Tujuan khusus turnamen yang kami adakan ini adalah untuk pembinaan pesepakbola usia dini karena sebelumnya belum pernah ada kegiatan serupa," katanya kepada wartawan, Sabtu (20/10/2012).

Menurut Widodo C.Putro, dengan semakin banyaknya pembinaan dalam berbagai bentuk kegiatan seperti turnamen dan sebagainya, Gresik tidak usah lagi mencari pemain yang berbakat. Pasalnya, pemain yang berkualitas dasarnya berasal dari pembinaan usia dini.

"Setelah turnamen ini, kemungkinan kami akan menggelar kompetisi U-12 tingkat Jawa Timur. Karena itu, kami sangat berharap pihak-pihak tertentu bisa meneruskan agenda pembinaan pemain yang sudah dirancang," tuturnya.

Selain fokus pada kompetisi lanjut Widodo C.Putro, mantan pemain Petrokimia Putra Galatama dan Persija Jakarta itu juga mengusulkan agar di tiap kecamatan di Gresik ada fasilitas lapangan sepak bola yang memadai. Sebab, sarana dan prasana tersebut sangat penting dalam mendukung pembinaan pemain sepak bola yang berkualitas.

"Selama ini di daerah Gresik pembinaan bola terkendala sarana lapangan yang tidak memadai. Sehingga, pembinaannya hanya terfokus pada klub atau sekolah sepak bola (SSB) yang memiliki lapangan," ujarnya.

Pada turnamen WCP U-12 kali ini, di ikuti 12 klub se-Kabupaten Gresik dengan memperebutkan piala bergilir KONI Gresik, Trophy pemain serta alat-alat sepakbola.

BEBEK JUDES PERAWAN YANG SULIT DI LUPAKAN

Daging bebek, memang sudah tak asing ditelinga, tapi mencicipi bebek judes perawan yang belum terjamah bebek pejantan dengan selera empuk di lidah memang sedikit terdengar aneh. Ini dapat ditemukan di sebuah kedai yang berada dikawasan Jalan Lengkong Besar, Kota Bandung, Jawa Barat.

Kedai bebek tersebut memang patut anda kunjungi, jika ingin mencicipi menu bebek yang beda dari biasanya. Ya namanya unik, yakni bebek judes perawan. Sajian kuliner khas kota kembang tersebut selain memiliki citra rasa rempah dengan lidah terbakar, namun juga daging unggas tersebut belum terjamah pejantan.

Proses pembuatan bebek judes perawan ini, tidaklah sesulit yang di bayangkan.pertama tama,semua bahan disiapkan terlebih dahulu seperti, daging bebek dara yang usianya baru tiga bulan,bumbu rempah,garam,penyedap rasa, sayuran, hingga berbagai macam sambal mangga,untuk menghilangkan rasa bau amis.

Usai semua bahan lengkap, kemudian daging bebek perawan tersebut dipotong, lalu di rebus kedalam air hingga setengah matang. Setelah direbus, kemudian diangkat dan dilumuri bumbu rempah, garam hingga penyedap rasa. Setelah rata, kemudian daging bebekpun di goreng. Sepuluh menit digoreng diatas wajan, kemudian diangkat.

Bagi yang suka di bakar, daging bebek pun bisa diolah diatasa panggangan, dengan dilumuri kecap. Setelah lima belas menit digarang diatas bara, daging bebek pun siap untuk disantap.

Sejumlah pembeli mengaku, sangat menikmati menu varian tersebut, karena rasanya beda dengan daging bebek pada umumnya. Selain empuk dan gurih, juga membuat lidah terasa terbakar, lantaran sambalnya yang menusukserta namanya pun unik dan mudah di ingat, yakni bebek judes perawan.

Menurut pemilik kedai, ide pembuatan kuliner bebek judes perawan ini, karena kecintaanya terhadap daging unggas. Setelah dicoba ternyata respon dari para konsumennya cukup bagus. Nama perawan ini diambil karena bebek tersebut usinya baru tiga bulan. Sedangkan judes, kepanjangan dari juara pedas, lantaran rasanya menusuk lidah dengan rasa asam, karena adanya buah mangga dalam sambalnya tersebut.

Bila berkunjung ke kota kembang,cobalah menyempatkan waktu nya ke kawasan jalan lengkong besar, untuk mencicipi bebek judes perawan yang belum tersentuh jantan, hanya dengan merogoh kocek dua puluh tiga ribu rupiah, dijamin lidah anda pun merasa terbakar.

ES KRIM TERONG, SEGAR MENYEHATKAN

Buah terong, adalah salah satu jenis sayuran kampung yang cukup di kenal masyarakat luas. Namun, tahukah Anda, jika terong ternyata bisa di olah menjadi berbagai jenis camilan yang enak dan menyehatkan, termasuk menjadi bahan utama es krim?

Adalah Diah Prasasti Saptorini beserta sejumlah ibu rumah tangga lainnya di desa Sido Jangkung Kecamatan Menganti kabupaten Gresik Jawa Timur yang sukses memproduksi es krim berbahan terong ungu. Es krim terong produksinya ini, bahkan sering di jadikan sebagai salah satu hidangan spesial pada berbagai acara di Gresik.

Untuk membuat es krim terong, cukup mudah. Mula-mula, terong di kupas potong kecil lalu di rendam dengan air kapur selama 1 jam, agar struktur dagingnya lebih kenyal. Setelah itu, potongan terong di masak hingga matang.

Proses selanjutnya, potongan terong di haluskan lalu di campur kuning telur, susu, white cream dan gula pasir. Campuran ini di aduk hingga rata. Adonan es krim kemudian di masukkan dalam wadah dan di dinginkan di lemari es agar terasa segar. Es krim terong pun, siap di sajikan.

Es krim terong, memiliki citarasa khas, yakni manis bercampur sedikit rasa sepah khas terong, yang mampu menghilangkan rasa haus. Di samping itu, harganya cukup murah, yakni hanya 2000 Rupiah perpotong, jauh lebih murah dari harga es krim pada umumnya yang mencapai 4000 Rupiah.

Di samping itu, es krim terong memiliki banyak khasiat di antara lain, menurunkan kolesterol darah, mencegah kanker, hipertensi dan lain sebagainya.

Di samping memproduksi es krim, ibu-ibu rumah tangga ini juga memproduksi aneka jenis camilan lainnya yang semuanya berbahan terong, seperti sari terong, selai, dodol, brownis terong, pudding dan nugget.

Menurut Diah Prasasti Saptorini, ide pemanfaatan terong menjadi aneka camilan ini berawal dari melimpahnya hasil panen terong di wilayahnya saat musim penghujan, yang berdampak pada harga jualnya yang sangat murah. Dengan di olah menjadi berbagai aneka camilan, mampu meningkatkan penghasilan ibu-ibu rumah tangga di desanya.

“Dengan inovasi ini, kami bisa meningkatkan harga jual terong yang saat musim panen sangat murah”, ujar Diah Prasasti Saptorini, penggagas camilan terong.

Selama hampir 1 tahun berjalan, aneka camilan terong ini mulai di kenal masyarakat dan kini menjadi ikon tersendiri di kota gresik. Tanpa kenal lelah, ibu-ibu rumah tangga ini, terus memperkenalkan produknya dengan mengikuti berbagai pameran hingga memenangkan penghargaan tingkatkan Propinsi Jawa Timur.

SISWA SD CIPTAKAN ALAT PENYULING AIR DARI BIJI KELOR

Terinspirasi kesulitan air bersih, siswa sekolah dasar di Gresik Jawa Timur berhasil menciptakan alat penyulingan air dengan memanfaatkan biji kelor. Hasil penelitian tersebut, bahkan akan mewakili indonesia dalam festival sains di Korea Selatan, akhir Oktober mendatang (12/10/2012.)

Buah kelor yang banyak tumbuh secara liar, berhasil di manfaatkan seorang siswi Sekolah Dasar Muhammadiyah Gresik Kota Baru (GKB)Kecamatan Manyar, bernama Nurul Ainun Nuha, untuk menjadi bahan utama penyulingan air kotor menjadi air bersih layak konsumsi.

Semula, pembuatan teknologi penjernihan air sederhana ini, terinspirasi krisis air bersih di wilayah Gresik, menyusul musim kemarau panjang.

Untuk memperoleh hasil terbaik, biji kelor di jemur hingga kering, lalu kulitnya di buang untuk kemudian di tumbuk halus, hingga menjadi serbuk. Serbuk inilah yang nantinya di campurkan pada air kotor untuk menghilangkan partikel berbahaya.

Alat penyuling air ini dengan mudah dapat di terapkan masyarakat umum, hanya dengan memanfaatkan galon bekas atau ember, sebagai tempat penampungan air kotor maupun air bersih hasil penyulingan. Di samping itu, perlu tambahan kain tipis serta arang untuk menghilangkan zat-zat berbahaya saat proses penyulingan berlangsung.

Setelah mencampur serbuk kelor pada air kotor, perlu waktu sekitar 1 jam, untuk mengendapkan campuran serbuk kelor. Setelah itu, barulah air di saring dengan kain yang telah di pasang arang di bagian bawahnya.

Menurut Nurul Ainun Nuha, air jernih hasil sulingan biji kelor ini telah di teliti di laboratorium Universitas Negeri Surabaya (Ubaya) dan dinyatakan layak konsumsi. “Air jernih hasil sulingan ini sudah di nyatakan layak konsumsi”, ujar Nuha.

Teknologi tepat guna karya Nuha ini, akan mewakili Indonesia dalam Festival Sains Internasional (World Creativity Sains) di Korea Selatan 25 s/d 28 Oktober 2012 bersama salah seorang siswa dari Kalimantan Timur, setelah menyisihkan 1.200 peserta dari seluruh Indonesia.

Pihak sekolah berharap, karya siswanya ini, bisa bermanfaat bagi masyarakat umum, karena sangat mudah di terapkan. Apalagi, pohon kelor bisa di budidaya dengan mudah, dan tahan segala jenis cuaca.

JELANG IDHUL ADHA, PERAJIN PISAU GOLOK MENUAI BERKAH

Jelang perayaan Idhul Adha, para perajin pisau golok di Gresik, Jawa Timur, kebanjiran pesanan. Bahkan, pesanan pisau parang dan golok yang biasa digunakan untuk menyembelih dan memotong hewan qurban, meningkat hingga 300 persen di banding hari sebelumnya. Agar tidak mengecewakan para pemesan, para perajin terpaksa menambah jam kerja hingga larut malam (11/10/2012.)

Sejak dua pekan terakhir, pandai besi di Desa Kawisanyar, Kecamatan Kebomas, Gresik, semakin sibuk menyusul naiknya pesanan produk kerajinan mereka hingga mencapai 300 persen lebih.

Jika pada hari biasa, mereka hanya mampu memproduksi sebanyak 10 pisau per hari. Tetapi sejak dua pekan terakhir, meningkat hingga mencapai 30 pisau, perhari.

Berbeda dengan tahun lalu, pesanan terbanyak saat ini adalah jenis golok, parang serta kapak yang biasa digunakan warga untuk menyembelih hewan qurban.

Muhammad Iksan, adalah satu-satunya pandai besi yang hingga kini masih bertahan dengan alat tradisionalnya, terpaksa menambah jam kerja hingga larut malam agar tidak mengecewakan para pemesan.

Untuk menghasilkan pisau berkualitas, perajin hanya menggunakan bahan baku limbah besi baja atau bantalan per kendaraan yang sudah tidak terpakai lagi, sehingga kualitas produknya cukup kuat, tajam dan tidak mudah berkarat.

Para pelanggannya datang dari berbagai wilayah Gresik, dan kota lain sekitarnya seperti Lamongan, Surabaya dan Sidoarjo.

Produk pisau karya perajin di sentra Gresik ini, dijual dengan harga bervariatif, mulai dari 100 Ribu Rupiah, hingga 300 Ribu Rupiah bergantung ukuran parang dan kapak yang dipesan.

IKAN SALUANG GORENG, CAMILAN KHAS BANJAR YANG GURIH

Bagi anda penggemar makanan berbahan baku ikan, tak ada salahnya mencoba menu yang satu ini. Namanya ikan saluang goreng. Ya! Ikan berukuran mini yang banyak berkembangbiak di sungai Kalimantan Selatan tersebut memiliki rasa gurih, sehingga cocok untuk di jadikan sebagai camilan serta oleh-oleh khas Banjarmasin.

Di Kota Banjarmasin, Anda denga mudah menemukan rumah makan atau kedai yang menjual ikan Saluang goreng ini. Salah satunya adalah di Rumah Makan Cendrawasih jalan Pangeran Samudera Banjarmasin yang sejak 50 tahun lamanya ikut mempopulerkan Ikan saluang goreng sebagai makanan khas Banjar.

Rumah makan yang khusus menyajikan makanan khas banjar ini banyak dikunjungi pelanggan, termasuk para wisatawan yang datang dari luar Kalimantan Selatan.

Selain bisa menjadi pelengkap lauk nasi, ikan saluang ini juga sangat cocok dijadikan cemilan atau kudapan. Itu sebabnya banyak pengunjung yang khusus membeli ikan saluang goreng sebagai oleh-oleh khas Banjarmasin.

Untuk menghasilkan ikan saluang goreng yang renyah dan gurih ini sangatlah sederhana. Setelah benar-benar bersih, ikan saluang basah kemudian dimasukkan ke dalam campuran air, asam jawa dan garam. Ikan selanjutnya diredam beberapa saat, lalu digoreng menggunakan tungku arang dengan minyak yang cukup banyak dan panas.

Ikan Saluang Goreng bisa tahan dua minggu dan akan kembali renyah setelah digoreng lagi.

Dalam satu hari ikan saluang mentah yang di produksi mencapai 200 kilogram. Jika sudah digoreng jumlah itu akan menyusut menjadi 50 kilogram.

Untuk satu kilogram ikan saluang goreng harganya 134 ribu rupiah. Namun anda juga bisa membelinya dengan kemasan seperempat kilogram seharga Rp 33.500.

MENENGOK RUMAH KOS KUCING HIAS

Rumah tidak hanya penting bagi manusia, tetapi juga binatang seperti kucing. Bahkan, rumah puluhan kucing hias tersebut terkesan lebih mewah dari rumah manusia, seperti rumah kos kucing Persia yang berada di jalan raya By Pass Ngurah Rai, Kuta Bali.

Di tempat ini, terdapat sekitar lima puluh kucing Persia yang sengaja dikoskan oleh para pemiliknya. Mereka umumnya ingin melihat kucing kesayangannya yang mendapatkan perawatan yang lebih baik.

Di tempat ini, selain dirawat secara khusus dan lebih intensif, juga karena tempatnya memang nyaman. Ruangan pun ber-AC. Di tempat ini sebetulnya hanya ada lima kamar ber-ac. Namun satu kamar bisa ditempati dua hingga 12 kucing Persia.

awalnya sang pemilik rumah, kurnia, merupakan penggemar dan kolektor kucing Persia. Rupanya, sejumlah teman penghobi, mendengar kalau perawatan kucing Persia di tempat ini cukup bagus dan representatif, sehingga mereka pun satu per satu menitipkan kucingnya.

Untuk satu hari, pemilik kucing Persia dikenakan biaya 30 ribu rupiah. Namun bila sang pemilik membawakan makanan sendiri untuk kucingnya, dikenakan 25 Ribu Rupiah sehari.

Untuk merawat kucing Persia ini, ada tiga orang perawat tersedia. Selain menyediakan rumah kos bagi kucing Persia, di tempat ini juga mengembangbiakkan kucing Persia. Bagi mereka yang ingin membeli, rumah kos kucing ini juga menyediakan kucing Persia yang baru berumur 3 bulan yang di jual seharga satu hingga dua Juta Rupiah per ekornya, sedangkan makin dewasa, makin mahal pula harganya.

Dari khusus membuka usaha rumah kos kucing ini, pemilik bisa mendapatkan omzet 1 sampai 3 Juta Rupiah. Jumlah ini akan bertambah bila memasuki hari libur keagamaan.

PELAJAR SMA TEMUKAN ENERGI LISTRIK TENAGA AIR LAUT

Jika di sejumlah wilayah marak dengan aksi tawuran pelajar, tidak demikian dengan siswa SMA di Lamongan Jawa Timur yang berhasil menciptakan sebuah alat teknologi inovatif, yakni baterai cair alami berbahan dasar air laut (01/10/2012.)

Rupanya, naiknya tarif dasar listrik, membuat tiga pelajar SMA Muhammdiyah 01 Lamongan menciptakan sebuah teknologi inovatif berupa air laut yang di sulap sebagai baterai cair alami. Ketiga pelajar kelas dua belas tersebut adalah Isnaini, Yusuf Alwi dan Zulfa.

Para pelajar ini menyebutnya nepobia el cell atau alat innovasi teknologi yang telah mempertimbangkan berbagai aspek yaitu aspek kegunaan dan lingkungan. “Bahan-bahan utamanya yang dari alam sekitar sangat ramah lingkungab”, ujar Isnaini, Salah seorang siswi kreatif ini.

Ketiga pelajar ini memanfaatkan ikan pindang, sebagai proses awal sumber energi listrik. Mulanya ikan pindang yang telah di asinkan di rebus dengan air laut kurang lebih satu liter, selama 15 menit. Satu liter air laut, mampu menghasilkan 35 gram garam. Untuk proses awal ini hanya di ambil air rebusannya saja.

Air hasil rebusan kemudian di masukkan ke dalam wadah yang telah di rangkai kabel anoda dan katoda di tambah lempengen tembaga dan seng. Sementara sebuah kabel di hubungkan sebagai jembatan garam.

Inovasi teknologi ini sangat efektif dan efesien. Hasil percobaan 2 cell nepobia 1,7 volt, arus lemah ini misalnya dapat di gunakan untuk menyalakan kalkulator.

Selain dapat menyalakan kalkulator, 24 cell nepobia 8,5 volt arus lemah, juga mampu menyalakan 1 buah lampu led sebesar 3 volt dengan cahaya cukup terang. Sementara 24 cell nepobia yang dirangkai dengan seri pararel kuat, arus cukup, mampu menyalakan sebuah lampu led sebesar 3 volt dengan cahaya terang. Percobaan ini hanya dengan 1,5 liter air laut saja.

Pihak sekolah berharap, inovasi dan teknologi anak didiknya kedepan dapat di manfaatkan masyarakat luas sebagai energi listrik alternatif.