DONGKRAK PENJUALAN DENGAN KERAJINAN BATIK KERAMIK

Sejak dua tahun ini, sejumlah perajin keramik asal Desa Pagerjurang, Kecamatan Bayat, Klaten, Jawa Tengah terus melakukan inovasi baru dengan membuat keramik motif batik, untuk mendongkrak penjualan akibat lesunya pasar. Kerajinan keramik yang hanya terbuat dari tanah liat disulap menjadi kerajinan yang lebih mempunyai nilai ekonomi tinggi.

Corak batik yang biasa di tuangkan media lembaran kain, kini dikembangkan dalam kerajinan keramik tanah liat. Berbagai corak dan jenis keramik indah pun tertuang dalam sejumlah hiasan. Mulai dari yang bermotif bunga, tokoh pewayangan hingga ukiran batik menjadi hiasan unik dari kerajinan keramik.

Selain untuk mengembangkan budaya, kerajinan batik keramik ini merupakan salah satu ivonasi baru untuk memberikan corak dan warna yang berbeda dari kerajinan keramik tradisional yang kian mengalami keterpurukan.

Sayangnya, meski sudah berproduksi, namun banyak diantara para pengrajin ini sering terkendala pemasaran dalam produksnya. Ketiadaan anggaran untuk promosi sekaligus keberpihakan pemerintah menjadi masalah klasik para perajin di desa Kerami Bayat ini.

Kendalanya pemasaran dan minimnya permodalan, mengancam eksistensi perajin. Karena itu, pengrajin berharap pemerintah memperhatikan perajin keramik agar tetap hidup dan karyanya semakin memperoleh penghargaan masyarakat.

0 comments:

Post a Comment