HIASAN BUNGA CANTIK DARI LIMBAH POHON PINANG

Selama ini, sampah selalu menjadi masalah lingkungan karena di anggap sebagai sumber penyakit. Namun di tangan Muhammad Noor, Warga Jalan Opak Nomor 5 Kota Malang – Jawa timur, sampah organik dan non organik, diubah menjadi sebuah karya seni bernilai ekonomi tinggi.

Ide awal menggeluti usaha kerajinan bunga dari sampah ini, bermula dari rasa keprihatinan Noor, melihat tumpukan sampah organik dan anorganik di berbagai sudut kota Malang.

rasa cinta lingkungan dan jiwa seni yang diperolah dari orang tuanya, mendorong Noor berkarya dan terus berkarya. Melalui proses jatuh bangun selama 3 tahun, Noor dibantu sejumlah rekannya, menyulap sampah tersebut menjadi barang bermanfaat.

selain pelepah pinang dan palem sebagai bahan dasar pembuatan miniatur bunga, Noor juga memamnfaatkan beragam benda tak terpakai di sekelilngnya, seperti botol air mineral, kaleng minuman soda dan pelepah pohon pisang.

Untuk membuat kerajinan bunga, bahan baku sampah berupa pelepah pohon pinang dan palem, dibersihkan dan potong sesuai pola yang diinginkan.

Satu demi satu, potongan sampah di rekatkan menggunaka lem, agar hasil guntingan pelepah pinang yang berbentuk daun dan bunga tidak berubah bentuk, Noor memanasinya dengan api.

1 buah miniatur pohon ini, dapat ia kerjakan dalam waktu kurang dari 2 jam. Dan dalam sehari Noor mengaku dapat menyelesaikan 4 hingga 5 unit.

Jumlah tersebut berlipat ganda, saat Noor mendapat pesanan dari konsumennya. Jika ini terjadi, Noor meminta bantuan 8 orang rekannya untuk membantu.

1 unit miniatur pohon ini, Noor jual kisaran 15 ribu rupiah hingga 35 ribu rupiah, tergantung ukuran dan tingkat kesulitan. Kerajinan bunga dari sampah tersebut, hingga kini sudah dipasarkan di sejumlah kota di Jawa Timur.

Selain minimnya modal usaha dan pemasaran, serta tidak adanya lokasi produksi, menjadi kendala utama pengembangan usaha ramah lingkungan ini.

0 comments:

Post a Comment