SUKSES DENGAN BUDIDAYA BUAH NAGA DIPEKARANGAN RUMAH

Sebagian orang menanam pohon dipekarangan rumah, hanyalah untuk untuk tujuan penghijauan saja. Namun tidak demikian bagi Sukirman, warga desa gembong kecamatan gembong, kabupaten pati, jawa tengah yang menanam buah naga dipekarangan belakang rumahnya, karena ia bisa mendapatkan penghasilan yang lumayan. Dalam setahun dia bisa mendapatkan penghasilan belasan juta dari penjualan buah naga tersebut.

Berawal dari coba-coba, Sukirman membudidayakan tanaman asal Meksiko tersebut dirumahnya, Sukirman mulai mengembangkan secara serius tanaman buah naga di pekarangan belakang rumahnya yang berada di lereng Pegunungan Muria.

Ternyata upaya Sukirman berbuah manis. Tanaman buah naga yang dikembangkannya tumbuh dengan baik dan berbuah. Dalam setahun sedikitnya dia mampu memanen buah naga sebanyak dua kali dengan harga buah tiga belas ribu sampai tujuh belas ribu per kilogramnya.

Dalam hal perawatan, ternyata tanaman ini juga mudah. Bibit dapat diperoleh dari batang tanaman yang sudah dewasa. Selanjutnya untuk pemupukan hanya memerlukan pupuk kandang dan sedikit pupuk kimiawi seperti tsp dan urea. Selanjutnya pemeliharaan rutin hanya dengan menyiangi tanaman gulma yang tumbuh di sekitar pohon.

Untuk pemasaran biasanya selain memenuhi pasar lokal Pati dan sekitarnya juga dikirim ke Semarang, Surabaya dan Jakarta. “Sementara ini, pemasaran masih terbatas”, ujar Sukirman.

Setelah berjalan tiga tahun, Sukirman kini telah menikmati hasil budidaya buah naga miliknya. Bahkan, keberhasilannya juga telah menginspirasi warga lain untuk ikut mengembangkan tanaman buah naga. Dan kini produk buah naga pun menjadi salah satu produk unggulan dari desa Gembong.

0 comments:

Post a Comment