MENIKMATI KEINDAHAN LERENG GUNUNG KUMITIR DENGAN KERETA LORI

Keindahan panorama lereng gunung Kumitir Di Jember Jawa Timur, sejak lama menarik banyak wisatawan domestik maupun mancanegara terutama dari Belanda. Hamparan perkebunan kopi dan dua terowongan warisan Belanda yang menghubungkan Kalibaru Banyuwangi dan Jember, kini bisa dinikmati menggunakan kereta wisata Argo Raung milik PT KAI Daops Sembilan Jember.

Jalur Kalibaru Banyuwangi – Garahan Jember dengan menembus gunung Kumitir melalui dua terowongan, yang salah satunya sepanjang 790 meter itu, memberikan nuasa keindahan tersendiri terutama bagi yang menyukai wisata transportasi dan panorama alam.

Dengan hadirnya kereta wisata milik PT KAI Daops 09 Jember yang diberi nama Argo Raung tersebut, wisatawan bisa menikmati pesona hamparan perkebunan kopi dari ketinggian hampir lima puluh meter dari permukaan tanah.

Di sepanjang jalur, kereta wisata melewati dua terowongan yang dibangun tahun 1910 dan 1923 oleh pemerintah Kolonial Belanda, masing-masing sepanjang 90 meter dan 790 meter. Kereta juga melewati tujuh jembatan salah satunya yang terpanjang 178 meter dan tertinggi 43 meter dari permukaan tanah.

Kereta wisata argo raung pertama kali dikenalkan sejak tahun 1995 setelah melihat tingginya minat para turis yang tertarik melihat perkebunan kopi.

Selain bisa menikmati pesona hamparan hijau perkebunan kopi sepanjang rute yang dilaluinya, tak kalah menariknya adalah sensasi dikegelapan terowongan menembus gunung Kumitir. Selain gelap, begitu masuk terowongan, hawa dingin tapi menyejukkan menyeruap di dalam terowongan.

Kereta wisata Argo Raung hanya mampu membawa delapan orang dengan tarif paket lima ratus ribu pulang pergi dengan menempuh perjalanan sekitar satu jam. Biaya ini terhitung murah karena bisa untuk sarana wisata keluarga, terutama mengisi liburan.

0 comments:

Post a Comment