NIKMATNYA BOTOK KETING, KAYA GIZI DAN RENDAH KOLESTEROL

Menikmati kuliner akan kurang menarik jika tidak menikmati makanan khas daerah. Di Lamongan Jawa Timur, botok keting menjadi salah satu makanan yang sering di buru warga. Selain rendah kolesterol, ikan keting yang merupakan ikan air tawar, kaya gizi dan rendah kolesterol.

Botok keting ini, dapat dijumpai di sebuah warung sederhana di Jalan Dokter Wahidin Kampung Magersari Kelurahan Tumenggungan Kecamatan Kota Lamongan.

Botok merupakan sebutan asli Jawa atau biasa di sebut dengan pepes. Berbeda dengan pepes pada umumnya, kuliner ini menggunakan bumbu rempah-rempah. Diantaranya bawang merah, bawang putih, kunyit, laos, ketumbar, cabe, lengkuas dan jinten. Namun yang menjadikan berbeda adalah bumbu tersebut di tambah buah asem untuk menambah gurih dan rasa yang khas. Bumbu yang sudah di siapkan kemudian di tumbuk hingga halus, di sebuah cobek.

Ikan keting atau yang juga di sebut ikan lundu, berkembangbiak di air tawar seperti sungai dan danau. Ikan jenis ini, di kenal memiliki tekstur daging yang lembut dan rasanya juga gurih.

Setelah ikan keting dibersihkan kemudian di campurkan kedalam bumbu rempah rempah tersebut. Pencampuran ikan keting dengan bumbu ini, menunggu sekitar 10 menit agar bumbu lebih terasa di daging ikan.

Ikan yang sudah dicampur dengan bumbu, di gulung dengan daun pisang, untuk proses pengukusan. Proses pengukusan ini memakan waktu kurang lebih 30 menit.

Bagi penikmat botok keting ini, lebih cocok bila di makan dengan sayur asem atau sayur bayam. Selain kaya gizi, botok keting atau pepes keting ini rendah kolesterol. Kuliner inipun cocok bagi warga yang berusaha menghindar dari kolesterol. Selain itu, dagingnya yang empuk membuat ikan ini dapat di makan semua kalangan, meskipun anak kecil atau balita sekalipun.

“Botok ikan keting ini sangat cocok terutama untuk sarapan pagi sebelum berangkat kerja”, ujar Lia, salah seorang penikmat botok keting.

Botok keting sangat bersahabat di kantong. Satu porsi berisi tiga ikan, dijual hanya lima ribu rupiah. Namun, untuk satu porsi makan bersama nasi dan sayur, dijual seharga delapan ribu rupiah. Bagi anda yang penasaran, tidak ada salahnya untuk mencoba.

0 comments:

Post a Comment