PULAU DUTUNGAN, OBJEK WISATA INDAH YANG MASIH PERAWAN

Propinsi Sulawesi Selatan sebagai pintu gerbang Indonesia bagian timur, memiliki kekayaan wisata alam yang tak kalah indahnya di banding lokasi wisata lainnya. Salah satunya, wisata laut di pulau Dutungan yang merupakan satu diantara objek wisata andalan kabupaten Barru.

Pulau Dutungan, yang terletak di desa Palanro, Kecamatan Malusatessi, Kabupaten Barru, memilki keindahan panorama laut dan hutan yang indah, dengan luas delapan hektar dan memiliki sepuluh cottage ini, kerap dikunjungi turis lokal dari kabupaten terdekat.

Untuk menuju ke pulau Dutungan, dari kota makassar dapat ditempuh tiga setengah jam dengan jarak 132 kilometer, sementara jarak dari arah kota barru ke arah selatan sekitar 20 kilometer ke arah kota Pare-Pare berjarak 20 kilometer.

Jarak yang ditempuh dari kelurahan Palanro sendiri, tak memakan waktu yang cukup lama, hanya sekitar sepuluh menit dengan menggunakan transportasi perahu, atau berjarak 500 meter, kita sudah sampai di tempat tujuan.

Penyeberangan ke pulau Dutungan menggunakan tiga buah perahu, dengan kapasitas masing-masing 20 orang, dimana fasilitas transportasi yang disediakan milik manajemen resort, disamping beberapa perahu milik penduduk sekitarnya, hanya dengan merogoh kocek dua puluh ribu perorang, kita bisa sampai ditujuan.

Kondisi topografi secara umum dipulau Dutungan adalah datar dan berbukit, dari kemiringan o hingga 30. Daerah datar merupakan kawasan kebun dan ilalang, sedang daerah bukit merupakan kawasan hutan yang cukup besar yang menjadi lokasi berbagai jenis burung kicau bersarang.

Sementara daerah kawasan pantai terbagi dua, yaitu kawasan pasir putih dan kawasan hutan bakau, sedang daerah berbukti adalah daerah kawasan hutan jati.

Pengunjung objek wisata pulau Dutungan masih didominasi turis lokal, dari beberapa kabupaten terdekat dari kabupaten Barru. Kurangnya informasi merupakan salah satu kendala pengembangan objek wisata ini.

Perhatian pemerintah daerah sangat dibutuhkan dalam pengembangan objek wisata ini, terutama para pengunjung yang sebagian besar kaum remaja, yang belum sepenuhnya menyadari arti pentingnya menjaga kebersihan dan keindahan di pulau tersebut.

Di sepanjang pantai, ada sekitar 10 cottage yang bias di sewa pengunjung dengan harga bervariasi tergantung lokasi serta kondis cottage.

Pengunjung yang menginap, biasanya melakukan kegiatan bakar ikan di pesisir pantai bersama kerabatnya, angin laut dan riak ombak menambah suasana tenang, setelah sepekan menjalani rutinitas sehari-hari, sayang rasanya bila tidak mampir sejenak dipulai ini.

0 comments:

Post a Comment