This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

MENENGOK KEHIDUPAN KELOMPOK PENCARI BELUT

Kehidupan para pencari belut di Gresik Jawa Timur, sering luput dari perhatian kebanyakan orang. Padahal, banyak sekali pelajaran yang bisa di ambil dari kehidupan mereka yang unik. Di saat kebanyakan orang mencoba mengadu nasib di perkota-an dengan melakukan urbanisasi, mereka justru memilih desa sebagai lokasi pengembangan usaha.

Tak mudah menjangkau lokasi perkampungan kelompok pencari belut di Gresik, karena tempat tinggal mereka yang lumayan terpencil. Mereka tinggal di Kampung Polo Ombo Desa Tajungrejo Kecamatan Ujung Pangkah.

Di samping lokasinya yang terpencil, kampung mereka berada di seberang sungai Bengawan Solo, sehingga perlu menyeberanginya dengan perahu, sebagai satu-satunya sarana penyeberangan. Di samping itu, jalan setapak serta sejumlah areal tambak, menambah lambatnya perjalanan menuju kampung mereka.

Suasana perkampungannya pun, terlihat sederhana. Namun, siapa yang mengira, peredaran uang di kampung belut ini bisa mencapai puluhan juta rupiah setiap minggunya.

Para pencari belut yang jumlahnya mencapai 100 orang lebih tersebut, rata-rata berasal dari kecamatan Juana dan Kecamatan Demak Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Mereka telah menempati perkampungan ini, sejak tahun 1993, dengan usaha pencarian belut. Selama itu pula, suasana kerukunan antar sesama anggota, selalu terbina dengan baik.

Sebagian besar daerah kecamatan Ujung Pangkah, merupakan tanah pertambakan ikan bandeng dan dan udang windu. Sehingga, belut, mudah sekali berkembang biak di wilayah ini. Agaknya, alasan inilah, yang menjadikan kelompok pencari belut ini, memilih kecamatan ujungpangkah, sebagai lokasi pengembangan usaha.

Setiap harinya, mereka mencari tambak yang sedang panen. Kadang-kadang, jaraknya bisa mencapai 10 kilo meter lebih. Satu-satuunya sarana transportasi yang mereka gunakan, adalah mengarungi sungai bengawan solo dengan menggunakan perahu milik mereka sendiri.

Setelah mendapatkan tambak yang sedang di panen, mereka menunggu di pinggir tambak, hingga proses panen, usai. Setelah itu, baru mereka memperlihatkan keterampilannya dalam menangkap binatang yang terkenal licin tersebut.

Menangkap belut tidak mudah dan membutuhkan keterampilan khusus. Di samping terkenal binatang licin, belut hidup di tengah lumpur dengan membangun lubang, sebagai sarangnya. Para pencari belut ini, harus teliti dan sabar, menangkap satu persatu belut, di tengah panasnya terik matahari dan kubangan lumpur yang menenggelamkan sebagian tubuh mereka.

“Menangkap belut gampang-gampang susah. Tapi hasilnya memang lebih banyak dari pada kerja kasar lainnya”, ujar Nurrahman, salah seorang pencari belut.

Rata-rata, masing-masing dari pencari belut ini, mampu menangkap 5 hingga 15 kilo gram belut, setiap harinya. Harga 1 kilo gram belut bakar, mencapai 12 ribu rupiah di tingkat pengepul.

Menjelang sore, mereka kembali ke perkampungan dengan membawa puluhan ekor belut serta kayu bakar dari ranting pohon bakau, yang akan di gunakan sebagai kayu bakar.

Setelah di cuci, belut-belut ini kemudian di bakar bersama-sama. Berbeda dengan belut ternak, belut-belut liar ini, memiliki rasa dan kandungan protein yang khas. Sehingga, rasa alaminya, banyak di sukai konsumen.

Proses pembakaran belut, biasanya dipimpin langsung oleh nadi, ketua kelompok, yang sekaligus sebagai satu-satunya pengepul belut di wilayah ini. Nadi, yang telah merintis usaha sejak tahun 1993 ini, mengaku tak menemui kendala berarti dalam menjalankan usahanya. Bermula dari sekedar mencoba, usaha penjualan belut ini, terus berkembang dari tahun-ketahun.

Oleh Nadi, belut bakar alami ini, kemudian di jual langsung ke semarang jawa tengah. Setiap harinya, Nadi bisa menjual belut, hingga mencapai 3 kwintal dengan harga 20 ribu rupiah perkilonya.

Yang terpenting bagi Nadi, adalah membagi keterampilannya dalam menangkap dan menjual belut pada rekan-rekannya. Bahkan, perkampungan sederhana yang di bangunnya ini, telah banyak membantu meringankan beban ekonomi bagi para pengangguran yang sedang bingung mencari pekerjaan.

PEPES OLOR SUMSUM KAMBING, BIKIN BADAN BUGAR

Bagi Anda penggemar masakan kambing, tak lengkap rasanya jika belum menyantap menu khas yang satu ini. Namanya pepes olor kambing. Olor adalah urat sum-sum yang ada di dalam tulang belakang. Selain rasanya yang nikmat dan khas, olor kambing dipercaya bisa meningkatkan stamina.

Salah satu warung sate yang menyediakan pepes olor kambing adalah Warung 29, letaknya di kawasan Kota Lama Semarang Jawa Tengah.

Olor diambil dari tulang belakang kambing. Dari satu ekor kambing hanya didapat setengah meter olor saja. Sebelum dimasak, olor lebih dulu dibuang kulit tipis yang mengikatnya. Tujuannya agar saat dimakan bisa terasa teksturnya.

Setelah semua kulit tipisnya dibuang barulah olor atau sum-sum tulang belakang ini dikumpulkan dan dicuci bersih. Nah, sekarang olor akan dimasak pepes. Caranya, olor dibungkus dengan daun pisang. Sengaja, saat dibungkus tidak diberi bumbu. Karena olor ini nanti akan diberi kuah rempah-rempah.

Setelah bungkus berisi olor ini direbus, lalu dibuka dan dihidangkan di piring. Bentuknya mirip usus, tapi berisi penuh dengan sum-sum. Untuk menghidangkan, olor diberi kuah rempah-rempah, bisa juga kuah gulai.

Bagi penggemarnya, pepes olor kambing menjadi hidangan istimewa. Selain menyantap sate kambing, atau tongseng, olor kambing biasanya menjadi semacam klangenan dan diyakini bisa membuat badan bugar.

Biasanya, pepes olor kambing langsung dimakan tanpa nasi. Tapi bisa juga disantap sebagai lauk, seperti kita makan gulai atau tengkleng kambing. Harga satu porsi pepes olor kambing ini 20 Ribu Rupiah. Menarik bukan?

MERAUP UNTUNG DARI BUDIDAYA TOKEK

Bagi sebagian orang, tokek merupakan binatang yang menjengkelkan, karena suaranya yang menggangu kenyamanan. Namun, bagi Sirat, warga desa Tahunan, Jepara Jawa Tengah, tokek justru di pelihara, karena memiliki harga jual yang mahal, hingga mencapai puluhan juta Rupiah, untuk satu ekornya.

Mahalnya harga tokek disinyalir karena, tokek memiliki khasiat obat yang sangat mujarab dan sulit untuk mendapatkannya. Dari harga tokek yang dipelihara, Sirat pernah menjual seekor tokek dengan harga 20 hingga 35 Juta Rupiah. Harga yang cukup fantastis hanya untuk seekor tokek.

Pemeliharaan tokek sebenarnya tidaklah sulit. Selain membersihkan kandang secara rutin, tokek cukup diberi makan jangkrik, serta diberi air minum dari sumur secara rutin. Agar bisa leluasa bergerak, setiap kandang hanya di isi satu tokek.

Selama ini, Sirat memperoleh benih tokek dari warga yang suka berburu di hutan sekitar. Tokek-tokek tersebut, kemudian dipelihara hingga gemuk agar harga jualnya meningkat.

Menurut Sirat, usaha berbisnis tokek dirintis sejak tahun 2007. Semula, ia mendapat informasi dari teman, jika harga tokek memiliki harga jual mahal, hingga 50 juta Rupiah per ekornya. Awalnya, Sirat sempat gagal. Namun setelah ditekuni, usahanya membuahkan hasil yang memuaskan. “usaha ini pernah mengalami jatuh bangun”, ujarnya.

Sirat tidak perlu repot memasarkan tokek. Karena, pembeli akan datang sendiri ke rumahnya.

REKRUTMEN PANWASLU KECAMATAN SE-KABUPATEN GRESIK UNTUK PILGUB JATIM

Panwaslu Kabupaten Gresik menyelenggarakan rekrutmen Panwaslu Kecamatan untuk pengawasan Pemilihan Gubernur Jawa Timur tahun 2013. Tahapan ini berdasarkan UU no. 15/2011 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum dan Surat Edaran Bawaslu Provinsi Jawa Timur No. 6/2013 Tentang Seleksi Calon Anggota Panwaslu Kecamatan.

Sebagai syarat pendaftaran adalah sebagai berikut, menyerahkan surat permohonan, usia minimal 25 tahun, menyerahkan KTP, Daftar Riwayat hidup, Foto ukuran 4 x 6 terbaru dan pernyataan-pernyataan bermaterai. Untuk Panwaslucam jenjang pendidikan yang diminta minimal SMA.

Panitia rekrutmen juga memperhatikan pengetahuan tambahan dan keahlian calon dengan menyertakan sertifikat keahlian atau publikasi dan/atau karya tulis yang berkaitan dengan penyelenggaraan pengawasan pemilu.

Untuk Form-form yang lain dapat diambil di kantor kecamatan masing-masing atau di Kantor Panwaslu Kabupaten Gresik d/a : Gedung Pramuka, Jl Wahidin SH 104 Gresik. Waktu pengembalian berkas lamaran ke Kantor Panwaslu Kabupaten Gresik mulai tanggal 1 s/d 8 Februari 2013 pada pukul 09.00-16.00 WIB. Tim Seleksi Calon Anggota PANWASLU berhak untuk menolak berkas pendaftaran yang diantar sesudah dan sebelum tanggal yang ditentukan.

Untuk yang lolos administrasi diumumkan di kantor kecamatan dan Kantor Panwaslu Kabupaten Gresik pada tanggal 11 Februari 2013. Serlanjunya panitia meminta tanggapan dari masyarakat terkait calon Panwaslucam yang bersangkutan mulai tanggal 11 hingga 24 Februari 2013. Tes tulis diadakan pada tanggal 12 Februari 2013.

Divisi SDM dan Organisasi Panwaslu Kabupate Gresik

MENIKMATI KEHANGATAN WARUNG MAKAN MENU SERBA KUDA

Sebuah warung makan di Bantul Jogjakarta memiliki menu unik. Yakni warung sate kuda. Selain menu makanannya berasal dari daging kuda, minumannya pun juga serba kuda. Tak heran jika warung sate kuda yang berada di perempatan jalan wonosari KM 10, Piyungan, Bantul DIY tersebut lain dari warung pada umumnya, karena ditempat ini selain semua menu masakannya berbahan kuda, minumannya pun juga serba kuda.

Buka tiap hari ini mulai jam 9 pagi hingga 9 malam, warung tersebut tampak ramai ketika jam makan siang yang ramai oleh pelanggan dan konsumen yang lainnya.

Yang membuat pelanggan selalu datang lagi ke warung ini, selain menikmati masakannya yang enak, juga sajian minuman yang menambah kehanggatan tubuh, yakni teh dan jeruk panas kuda. Apalagi, panas, penyajian teh maupun jeruk kuda ini juga bisa mengunakan es, tergantung kesukaan Anda.

Teh dan jeruk kuda ini cara membutnya hampir sama dengan bisanya anda mebuat minuman, hanya saja di warung ini ditambah jahe gepuk, untuk menambah kehangatan tubuh.

Menyantap menu ditempat ini, menurut salah seorang pelanggan mengaku selain rasa masakannya enak juga membuat badan menjadi hangat, apalagi ditambah dengan minuman teh panas kuda ini badan terasa lebih bergairah.

Pemilik warung, Lokek, mengatakan, menu serba kuda ini menambahi kuda pada menu minumannya bermaksud selain dapat menambahkan menghangatkan badan karena teh maupun jeruk ditambahi jahe bakar gepuk. Juga untuk menarik konsumen untuk singgah di warungnya.

Memulai usaha warung sate kuda pada tahun 2006 ini, lokek saat ini sudah mempunyai beberapa pelanggan setia. Tidak hanya dari Jogjakarta saja namun juga beberapa luar daerah.

MUSANG, HEWAN LANGKA YANG MULAI DI GEMARI ANAK-ANAK

Memelihara hewan reptil seperti ular, burung dan ayam, nampaknya sudah biasa. Berbeda jika memelihara Musang atau yang biasa di sebut Luwak. Meski sekilas nampak menjijikkan dan buas, Musang tersebut dapat bersahabat dengan manusia, tak terkecuali anak-anak, seperti yang di lakukan komunitas pecinta Musang di Lamongan Jawa Timur 20/01/2013.)

Mendengar kata Musang yang terpikir dalam benak adalah salah satu hama yang harus dibasmi karena tergolong hewan berbahaya. Namun, jangan salah, ternyata Musang juga bisa bersahabat dengan manusia bahkan bisa menjadi hewan peliharaan yang unik.

Di tangan komunitas Musang Lovers Lamongan, hewan ini sangat jinak dan lucu. Bahkan, bagi sebagian orang yang mengatakan Musang adalah binatang buas, ternyata Musang merupakan binatang pemalu.

Di akhir pekan, para pecinta Musang biasanya berkumpul di alun-alun kota lamongan mencoba memperkenalkan hewan menakutkan ini, sebagai hewan peliharaan yang lucu dan juga aktif. Meski sekilas terlihat menjijikkan, tak sedikit masyarakat mampu menerima Musang dengan baik dan terhibur. Bahkan, sebagian besar anak-anak menyukai Musang, lantaran di ketahui unik dan lucu.

Jenis Musang sendiri bermacam macam, seperti Musang black lombok, Musang pandan, hingga Musang bulan sumatera. Ke semua jenis Musang tersebut, memiliki ciri khas sama, yakni lucu dan menggemaskan, karena cukup aktif beriteraksi dengan manusia.

Anas, salah seorang pecinta Musang yang masih duduk di bangku kelas lima Sekolah Dasar, mengaku menyukai Musang sejak kecil. Selain rutin memberi makan buah buahan dan susu, Musang tersebut dilatih khusus agar jinak hingga bisa bergaul dengan masyarakat. “Ternyata, musang sangat lucu dan jinak seperti kucing”, ujarnya.

Hadirnya komunitas Musang ini cukup berdampak positif bagi semua kalangan. Selain sebagai teman bermain, Musang ini sebagai wadah pengenalan hewan kepada anak anak. “Keluarga kami terutama anak-anak memang merasa terhibur dengan musang-musang ini. Terlebih, saat ini jarang sekali anak-anak bisa melihatnya langsung di alam terbuka karena sudah langka”, ujar salah seorang ibu rumah tangga.

Dahulu Musang sering diburu karena dianggap menyusahkan para petani dan peternak ayam. Ada yang diburu untuk diambil kulit ataupun dagingnya. Sampai saat ini, perburuan Musang masih terus terjadi.

Bagi para pecintanya, Musang adalah bagian dari eksosistem alam yang harus di jaga keseimbangannya. Dengan cara sederhana ini, para pecinta Musang mencoba melestarikannya, sehingga Musang tetap bisa eksis tanpa harus diburu.

NASI GORENG JAGUNG, MENU SEHAT ALA PEGUNUNGAN

Buah jagung biasanya di konsumsi dengan menu jagung bakar atau jagung rebus saja. Tetapi tahukah Anda jika buah jagung bisa di buat nasi goreng? Sajian nasi goreng berbahan baku jagung yang sudah di haluskan tersebut terasa semakin nikmat jika di buat agak lebih pedas.

Jika tertarik, Anda bisa mampir di warung makan Ng-Goenoeng, di kawasan wisata Pegunungan Kopeng Kabupaten Semarang. Di situ terdapat menu kuliner spesial yaitu nasi goreng jagung yang selalu laris di pesan oleh para pengunjung, karena merupakan menu andalan warung makan tersebut.

Bahan baku nasi goreng jagung, hampir sama dengan nasi goreng yang lainnya, yakni jagung yang telah dihaluskan ditambah irisan daging ayam, sayuran seperti selada dan kubis sebagai pelengkap.

Sedangkan yang membedakan dari nasi goreng jagung ini adalah, taburan bumbu merica sedikit lebih banyak.

Penggemar nasi goreng jagung ini umumnya berasal dari luar kota, seperti, kota Semarang, Salatiga dan penduduk sekitar pegunungan Kopeng. Mereka menganggap nasi goreng jagung ini hanya terdapat di Kopeng saja, bahkan salah satu pelanggan ada yang rutin mendatangi warung makan ini seminggu dua kali, lantaran selain menikmati hidangan nasi goreng jagung, juga bisa menikmati indahnya pemandangan lokasi sekitar kawasan Kopeng, seperti gunung Merbabu dan Telomoyo.

Nasi goreng jagung akan bertambah nikmat jika di buat pedas, sehingga terasa beda dengan nasi goreng biasa, lantaran begitu makan akan cepat terasa kenyang walaupun nasi yang di hidangkan belum sampai habis.

Nah! Bagi anda yang berminat menikmati nasi goreng jagung warung makan ng-goenoeng, yang buka setiap hari pukul tujuh pagi dan tutup hingga pukul lima sore. Dijamin Anda akan merasa puas akan kenikmatan nasi goreng jagung ala pegunungan.

MENIKMATI GADHO MIE, PERPADUAN GADO - GADO & MIE

Sebuah warung di Jalan Gambiran Umbulharjo Yogyakarjo menyediakan menu unik yakni sensasi olahan makanan baru bernama “Gadhoe mie plus wedang serai”. Gadho mie merupakan makanan perpaduan gado - gado dan mie. Gadhoe mie sama seperti gado - gado pada umumnya. Yang membuat lain adalah penyajian yang dipadu dengan mie putih dicampur dengan mie kuning khas bakmi desa.

Sayuran yang digunakan dalam gadho mie hampir sama dengan gado - gado pada umumnya. Yakni kacang panjang, toge, kentang yang direbus. Kemudian irisan kol, kobis, telur dadar, tahu goreng, lontong dan sambal kacang atau saus kacang, serta mie tentunya.

Satu persatu, mulai dari irisan lontong, mie dan aneka sayuran ditata dengan rapi di atas piring. Kemudian diberi telur dadar yang digulung sedemikian rupa sehingga menarik, ditambah irisan tomat serta sayuran segar lainnya, serta bakwan goreng. Terakhir diberi bumbu sambal kacang, atau saus kacang yang kental berwarna coklat. Nah gadho mie telah siap disajikan. Sensasi gadho mie, perpaduan antara gado - gado dengan mie semakin menarik karena disajikan dengan wedang serai atau minuman dari daun serai.

Jamal Widodo, pengelola warung mengatakan, sengaja menyajikan varian baru dari menu - menu yang sudah ada. Sebab jika menu - menu biasa kurang menarik perhatian. “Varian baru ini ternyata banyak peminatnya”, ujarnya.

Harga satu paket gadhoe mie dan minuman serai ini sangat murah dan sangat terjangkau, yakni hanya 10 Ribu Rupiah. Tentunya, menu ini sangat cocok bagi anda yang penyuka vegetarian.

JELANG LAGA PERDANA, PEMAIN PERSEGRES ZIARAH MAKAM WALI

Tak seperti lazimnya tim sepakbola yang lebih menfokuskan diri pada latihan fisik, skuad Persegres juga memantapkan diri memasuki kompetisi ISL dengan menggelar kegiatan ziarah ke dua makam wali di kota Gresik, yakni Sunan Giri dan Maulana Malik Ibrahim (07/01/2013.)

Di mulai dari makam Sunan Giri, para pemain baik yang muslim maupun non muslim, mengikuti kegiatan berdoa dengan penuh khusuk dengan di pandu tokoh spiritual setempat.

Dalam mengikuti kegiatan spiritual ini, pemain juga di ajak mengenal budaya masyarakat gresik yang di kenal menjunjung tinggi nilai-nilai yang di wariskan para leluhur.

Menurut pelatih Persegres, Suharno, kegiatan spiritual ini bertujuan membina kekompakan tim melalui perjalanan spiritual, agar performa tim bisa terdongkrak dalam menjalani setiap laga dalam ISL.

“Tak ada maksud apa-apa dalam kegiatan spiritual ini, kecuali memantapkan kekompakan tim”, ujar Suharno.

Seperti di ketahui, dalam menjalani kompetisi ISL musim ini, manajemen Persegres mentargetkan berada di 5 besar Klasemen dengan estimasi anggaran sebesar 30 Milyar Rupiah.

Untuk laga perdana, Persegres akan melawan Persiram Raja Ampat di Stadion Petrokimia Gresik 8 Januari besok.

MENGOLAH KAYU BEKAS RUMAH KUNO MENJADI FURNITURE ANTIK

Kayu bekas kuno biasanya hanya teronggok tak berguna dibelakang rumah atau digunakan untuk kayu bakar. Namun, ditangan Roni, warga desa Kedungwinong, Kecamatan Sukolilo, Pati, Jawa Tengah, kayu bekas bongkaran rumah kuno dapat diolah kembali menjadi produk kerajinan furniture seperti meja, almari dan berbagai produk mebel bernilai tinggi lainnya. Produk furniture dari kayu kuno ini justru lebih disukai konsumen mancanegara karena kualitas kayunya yang lebih baik.

Kayu yang menumpuk ditepi jalan raya desa kedungwinong sepintas adalah kayu-kayu limbah yang tidak berharga lagi. Namun jangan salah, kayu bekas bongkaran rumah kuno yang sering kita jumpai di pedesaan, justru menjadi bahan utama peluang bisnis yang menggiurkan. Ya, dengan keuletan yang dimilik Roni, kayu-kayu ini bisa diolah lagi menjadi produk yang lebih bernilai dari asalnya.

Untuk mengolah kayu bekas ini, langkah pertama yang dilakukan yakni mengambil paku-paku yang menancap. Karena merupakan kayu bekas bongkaran rumah, kayu-kayu ini praktis masih banyak paku maupun baut yang menempel. Setelah bersih dari paku, kayu dipotong menurut ukuran tertentu.

Tahap berikutnya adalah membuat bahan mentah furniture. Dengan menggunakan mesin otomatis, kayu yang alot dan keras ini denga mudah dibentuk sesuai keinginan.

Selanjutnya adalah pekerjaan finishing berupa penghalusan. Setiap komponen yang telah sempurna lalu dirangkai kembali menggunakan baut dan paku.

Roni mengaku memulai usaha furniture kayu kuno ini secara tidak sengaja. Ketika saat menjadi pedagang kayu kuno, dia mendapat tawaran dari pembeli asal jerman untuk membuat produk furniture jadi. Pesanan perdana mampu dia penuhi dengan baik, akhirnya pembelinya semakin banyak.

Menurut Roni, pembeli justru menyukai furniture yang dibuat dari bahan bekas kayu kuno bongkaran rumah. Selain kualitasnya yang lebih baik dibanding kayu masa kini, kayu bekas ini juga punyai nilai antik yang tidak ternilai harganya. “Sudah menjadi rahasia umum, jika kayu rumah kuno kualitasnya cukup baik”, ujarnya.

Setelah sepuluh tahun menggeluti usahanya, kini roni telah memiliki dua puluh karyawan. Produknya pun telah diekspor ke berbagai negara di Asia, Eropa maupun Amerika dengan harga jual antara tiga juta hingga lima belas juta rupiah per item barang furniture.

SATE AMBAL, SATE AYAM DENGAN SAMBAL TEMPE YANG NIKMAT

Bagi Anda penggemar kuliner tentunya sudah tidak asing lagi dengan sate ayam. Namun, jika Anda berkunjung ke kota Kebumen, Jawa Tengah, Anda akan menemukan sate ayam yang beda dengan sate ayam pada umumnya. Adalah sate Ambal, sate berbahan ayam kampung dengan sAmbal cabe yang bercampur dengan tumbukan tempe.

Jika Anda kebetulan melintas di jalur selatan kebumen, tepatnya saat melewati desa Ambal, kecamatan Ambal, Anda akan melihat warung warung sate Ambal yang berdiri berjejer di sepanjang jalan. Disebut sate Ambal, karena sate ayam ini merupakan sate khas desa Ambal yang sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu.

Jika sate ayam pada umumnya menggunakan bumbu kacang, sate Ambal menggunakan tumbukan tempe sebagai campuran sambalnya. Bumbu yang digunakan adalah cabe merah, ketumbar, kemiri, bawang, merica dan gula merah. Bumbu-bumbu tersebut diuleg sampai halus.

Bumbu dan tumbukan tempe kemudian diaduk dengan rebusan gula merah bersama laos, dan racikan rempah-rempah untuk mendapatkan warna bumbu merah, khas sate Ambal.

Untuk sate ayamnya menggunakan daging ayam broiler yang diambil bagian dadanya saja. Setelah direbus setengah matang, daging ayam di tumbuk pelan pelan hingga pipih dan terasa empuk. Potongan daging ayam kemudian dikulet dengan rebusan gula merah yang selanjutnya daging ayam dimasukan ke dalam tusukan sate.

Sate Ambal akan terasa lebih nikmat bila dimakan dengan menggunakan irisan ketupat dan disiram dengan sambal tempe.

Salah satu pemilik warung, Hesti mengaku sudah tujuh belas tahun berjualan sate Ambal. Keahlian meracik bumbu sate Ambal ini didapatkan dari kedua orang tuanya yang juga memiliki warung sate Ambal di beberapa tempat di Kebumen. “Saya mewarisi pembuatan sate Ambal ini dari ibu saya”, ujar Hesti.

Untuk satu porsi sate Ambal, berisi sepuluh tusuk lengkap dengan satu porsi irisan ketupat dijual seharga Enam Belas Ribu Rupiah.