MERAUP UNTUNG DARI BUDIDAYA TOKEK

Bagi sebagian orang, tokek merupakan binatang yang menjengkelkan, karena suaranya yang menggangu kenyamanan. Namun, bagi Sirat, warga desa Tahunan, Jepara Jawa Tengah, tokek justru di pelihara, karena memiliki harga jual yang mahal, hingga mencapai puluhan juta Rupiah, untuk satu ekornya.

Mahalnya harga tokek disinyalir karena, tokek memiliki khasiat obat yang sangat mujarab dan sulit untuk mendapatkannya. Dari harga tokek yang dipelihara, Sirat pernah menjual seekor tokek dengan harga 20 hingga 35 Juta Rupiah. Harga yang cukup fantastis hanya untuk seekor tokek.

Pemeliharaan tokek sebenarnya tidaklah sulit. Selain membersihkan kandang secara rutin, tokek cukup diberi makan jangkrik, serta diberi air minum dari sumur secara rutin. Agar bisa leluasa bergerak, setiap kandang hanya di isi satu tokek.

Selama ini, Sirat memperoleh benih tokek dari warga yang suka berburu di hutan sekitar. Tokek-tokek tersebut, kemudian dipelihara hingga gemuk agar harga jualnya meningkat.

Menurut Sirat, usaha berbisnis tokek dirintis sejak tahun 2007. Semula, ia mendapat informasi dari teman, jika harga tokek memiliki harga jual mahal, hingga 50 juta Rupiah per ekornya. Awalnya, Sirat sempat gagal. Namun setelah ditekuni, usahanya membuahkan hasil yang memuaskan. “usaha ini pernah mengalami jatuh bangun”, ujarnya.

Sirat tidak perlu repot memasarkan tokek. Karena, pembeli akan datang sendiri ke rumahnya.

0 comments:

Post a Comment