SATE AMBAL, SATE AYAM DENGAN SAMBAL TEMPE YANG NIKMAT

Bagi Anda penggemar kuliner tentunya sudah tidak asing lagi dengan sate ayam. Namun, jika Anda berkunjung ke kota Kebumen, Jawa Tengah, Anda akan menemukan sate ayam yang beda dengan sate ayam pada umumnya. Adalah sate Ambal, sate berbahan ayam kampung dengan sAmbal cabe yang bercampur dengan tumbukan tempe.

Jika Anda kebetulan melintas di jalur selatan kebumen, tepatnya saat melewati desa Ambal, kecamatan Ambal, Anda akan melihat warung warung sate Ambal yang berdiri berjejer di sepanjang jalan. Disebut sate Ambal, karena sate ayam ini merupakan sate khas desa Ambal yang sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu.

Jika sate ayam pada umumnya menggunakan bumbu kacang, sate Ambal menggunakan tumbukan tempe sebagai campuran sambalnya. Bumbu yang digunakan adalah cabe merah, ketumbar, kemiri, bawang, merica dan gula merah. Bumbu-bumbu tersebut diuleg sampai halus.

Bumbu dan tumbukan tempe kemudian diaduk dengan rebusan gula merah bersama laos, dan racikan rempah-rempah untuk mendapatkan warna bumbu merah, khas sate Ambal.

Untuk sate ayamnya menggunakan daging ayam broiler yang diambil bagian dadanya saja. Setelah direbus setengah matang, daging ayam di tumbuk pelan pelan hingga pipih dan terasa empuk. Potongan daging ayam kemudian dikulet dengan rebusan gula merah yang selanjutnya daging ayam dimasukan ke dalam tusukan sate.

Sate Ambal akan terasa lebih nikmat bila dimakan dengan menggunakan irisan ketupat dan disiram dengan sambal tempe.

Salah satu pemilik warung, Hesti mengaku sudah tujuh belas tahun berjualan sate Ambal. Keahlian meracik bumbu sate Ambal ini didapatkan dari kedua orang tuanya yang juga memiliki warung sate Ambal di beberapa tempat di Kebumen. “Saya mewarisi pembuatan sate Ambal ini dari ibu saya”, ujar Hesti.

Untuk satu porsi sate Ambal, berisi sepuluh tusuk lengkap dengan satu porsi irisan ketupat dijual seharga Enam Belas Ribu Rupiah.

0 comments:

Post a Comment