JELANG PERAYAAN IMLEK, WARGA TIONGHOA BERSIH-BERSIH PATUNG DEWA

Jelang perayaan imlek, warga Tionghoa di Gresik Jawa Timur, menggelar tradisi bersih-bersih patung dewa. Selain agar perayaan Imlek bisa lebih khidmat, bersih-bersih tersebut, juga sebagai bentuk penghormatan mata dewa (05/02/2013.)

Tradisi membersihkan patung-patung dewa ini, rutin di gelar warga Tionghoa di Klenteng Tri Dharma atau Klenteng Kim Hin Kiong di Jalan Setia Budi, Kota Gresik, jelang perayaan Imlek ke 2564.

Pada kesempatan ini, para pengurus Klenteng dan warga Tionghoa juga bekerja bakti membersihkan klenteng mulai patung dewa hingga keseluruh bangunan Klenteng.

Ada ratusan patung dewa yang di bersihkan hari ini hingga besok, di antaranya adalah Hok Tek Ceng Sin (dewa penguasa bumi), Hok Tik Tjieng Sin, (dewa bumi), Kwan Im Poo (dewa belas kasih) serta Kwang Kong (dewa dewa keadilan).

Membersihkan patung-patung ini menggunakan sengaja menggunakan air kembang mawar agar di samping bersih, baunya pun akan harum.

Menurut warga Tionghoa, membersihkan patung jelang ini sebenarnya bertepatan dengan para dewa dewi yang saat ini menghadap sang maha kuasa. “Jadi, saat ini para dewa dewi sedang menghadap sang maha kuasa, sehingga kita juga menyambutnya dengan membersihkan semua dewa”, ujar Budi Prasetyo Tedjo, ketua klenteng.

Klenteng Tri Dharma seluas 1000 meter persegi ini adalah yang tertua di Jawa Timur, karena telah berusia 372 tahun. Pada malam perayaan imlek nanti, ratusan warga Tionghoa berasal dari Surabaya dan Sidoarjo, juga bergabung dalam sembahyang bersama.

0 comments:

Post a Comment