LAWAN PELITA BANDUNG RAYA, SUHARNO PERINTAHKAN HINDARI TENDANGAN POJOK


Jelang laga melawan PBR, Persegres masih diwarnai keluar masuknya pemain jelang laga versus Pelita Bandung Raya. Kapten tim, Gustavo Chena berkesempatan kembali merumput setelah menyingkir di tiga laga karena cedera. Namun Persegres harus kehilangan bek asal Korea Selatan, Park Chul Hyung yang terkena akumulasi kartu kuning.

Park Chul Hyung merupakan salah satu pemain terbaik laskar joko samudro. Selain tangguh saat berkolaborasi dengan sasa zacevic, park juga terbukti bisa menjadi pemecah kebuntuan dan telah menciptakan dua gol.

Namun, pelatih Suharno mengaku telah mempersiapkan penggantinya dengan kemampuan yang sama, seperti Lan Bastian dan Ade Suhendra.

Menurut Suharno, pemain PBR memiliki spesifik tendangan pojok yang cukup berbahaya. Karena itu, Suharno memerintahkan anak asuhnya untuk menghindari adanya tendangan pojok. “Kalo sampai terjadi tendangan pojok, bisa di pastikan akan terjadi gol untuk PBR”, ujar Suharno.

Setelah tersingkir ke peringat ke lima Klasemen ISL akibat hasil kurang memuaskan selama tour ke kandang Persija dan PSPS, mentargetkan sapu bersih semua poin kandang.

Sementara itu, meski terpuruk di papan bawah klasemen ISL, tak membuat Pelita Bandung Raya berkecil hati, saat bertandang ke kandang persegres. Tim badak biru, justru kian optimis agar menjauh dari jurang degradasi. Apalagi, salah satu skuadnya, adalah Gaston Castano yang tak lain adalah striker persegres pada musim lalu.

Karena itu, pelatih Pelita Bandung Raya, Simon Mcmenemy mengharapkan castano menularkan kemampuannya pada pemain yang lain, sehingga mampu membaca kekuatan permainan persegres secara merata.

Meski pemain asal kroasia, Nemanja Obric tidak bisa turun akibat cidera, namun, bagi simon mcmenemy tidak ada masalah, karena pemain penggantinya cukup mumpuni.

Untuk memenuhi target curi poin, Simon Mcmenemy meminta anak asuhnya untuk bermain tanpa beban dengan melakukan serangan-serangan di menit awal.

0 comments:

Post a Comment