LELE ASAP RESEP MASAKAN TURUN-TEMURUN SEJAK JAMAN JEPANG

Sepanjang sore hari, terlihat asap tebal mengepul dari rumah-rumah warga Dusun Jati Kabupaten Kulon Progo, Jogjakarta. Asap ini bukan karena rumah terbakar, melainkan asap dari sabut kelapa yang dibakar dalam tungku untuk mengasap lele dengan resep turun-temurun sejak zaman Jepang.

Sentra industri rumah tangga pengelolaan lele dan belut ini sudah bertahan sejak jaman pendudukan Jepang. Ilmu serta resep terus diturunkan dari Mbah Amad Kardi dan Mbah Kromo Munawi yang merupakan cikal bakal berkembangnya usaha lele asap dan kini dipertahankan hingga generasi ketiga.

Jika melihat ke atas, terlihat kepulan asap keluar dari dapur setiap rumah warga. Mereka sedang mengasap lele untuk dijual ke konsumen atau pelanggan.

Cara memasak lele asapun tidak terlalu sulit, hanya perlu kesabaran dan ketelatenan. Pertama lele dibersihkan, kemudian dibumbui, seperti, garam, bawang putih, serta ramuan bumbu yang dirahasikan.

Selanjutnya lele direndam dalam bumbu sekitar 30 menit sampai bumbu meresap kedalam lele, kemudian ditusuk seperti sate dengan tusuk bambu. Setelah semua bahan dasar siap, lele disusun berjajar di atas tungku tradisional dengan nyala api dan asap dari serabut kelapa selama 15 – 30 menit hingga matang.

Selain ramuan bumbu dasar yang memiliki campuran alami khusus, kepulan asap dari serabut kelapa inilah yang membuat lele asap berwarna merah menyala tanpa gosong sedikit pun.

Lele asap ini pun mampu bertahan hingga 2 hari saat dibeli oleh para konsumen atau pelanggan yang menyajikan masakan ala lele, seperti mangut lele, pecel lele, abon lele hingga lele penyet.

Untuk pemasaran, lele asap tradisional ini di jual ke seluruh wilayah Jogjakarta serta kota besar seperti, Magelang, Semarang dan Solo.

Dalam sehari, total kapasitas produksi warga yang tergabung dalam kelompok ini rata-rata sekitar 3,5 hingga 4 kwintal lele. Jika menjelang hari raya, bisa mencapai sekitar 5 kwintal per hari.

Harga jual untuk lele asap ini bervariasi, lele asap utuh seharga 25 ribu rupiah per kilogram, sedangkan lele asap potong-potong yang ukurannya lebih besar dengan harga sekitar 40 ribu rupiah per kilogram.

0 comments:

Post a Comment