JELANG LEBARAN, PENJAHIT SEPATU DAN SANDAL MENUAI BERKAH

Jelang lebaran, penjahit sepatu dan sandal di Gresik Jawa Timur, menuai berkah, menyusul banyaknya pesanan warga yang memilih memperbaiki sepatu dan sandal mereka dari pada membeli yang baru (23/07/2013.)

Seperti kesibukan para penjahit sepatu dan sandal di Jalan Basuki Rahmat Kota Gresik yang terpaksa kerja lembur akibat banyaknya pesanan warga jelang lebaran.

Para perajin menjahit sepatu menggunakan jarum buatan sendiri dengan merangkai benang nilon hingga membentuk garis tanpa harus terlihat jelas, jika sepatu tersebut hasil jahitan.

Untuk satu pasang sepatu misalnya, para perajin mampu menjahitnya hanya dalam waktu 5 menit saja.

Para pelanggan memilih memperbaiki sepatunya dari pada membeli yang baru, karena biayanya sangat murah, yakni 35 ribu rupiah untuk satu pasang sepatu. Sementara, harga sepatu baru saat ini, berkisar rata-rata 300 Ribu Rupiah.

“Kalo beli sepatu baru harganya saat ini mahal, padahal kualitas perbaikan sepatu tidak kalah”, ujar Nur Hasyim, salah seorang pelanggan.

Sejak memasuki Ramadhan, pesanan perbaikan sepatu dan sandal meningkat tajam hingga 300 persen di banding hari-hari biasa. Jika sebelumnya hanya menjahitkan 20 pasang sepatu, saat ini pesanan mencapau 70 pasang perharinya.

Menurut para penjahit, permintaan perbaikan sepatu tahun ini jauh lebih tinggi di banding tahun lalu, akibat melemahnya daya beli masyarakat, pasca kenaikan harga BBM.

0 comments:

Post a Comment