MENDULANG RUPIAH DENGAN BUDIDAYA LEBAH KLANCENG

Madu lebah klanceng selama ini dikenal merupakan yang terbaik diantara berbagai jenis madu karena kandungan nutrisinya. Meski tergolong langka, lebah klanceng ternyata bisa dibudidaya. Salah seorang peternak lebah klanceng adalah Ali Muntoha warga desa Regaloh Kecamatan Tlogowungu, Pati, Jawa Tengah, telah berhasil membudidayakan dengan menggunakan media bambu, karena tempat hidup lebah klanceng biasanya bambu yang sudah lapuk atau di sela-sela kayu.

Untuk menangkar lebah klanceng, caranya adalah batang bambu yang berisi koloni lebah dibuka. Sebagian besar peternak lebah klanceng melakukan penangkaran ini pada malam hari karena lebah yang merasa terganggu akibat koloninya diusik akan mengerubuti orang yang mengganggunya. Namun penangkaran bisa di lakukan siang hari dengan menggunakan masker penutup kepala atau sejenisnya.

Biasanya, penangkaran dilakukan sekaligus dengan mengunduh madunya. Madu klanceng biasanya terdapat di dalam polen yang menempel di dinding bambu. Polen berisi madu ini yang diambil.

Untuk penangkaran, tahap pertama disiapkan tempat tinggal lebah berupa bambu yang sudah dibelah. Selanjutnya, telur-telur yang berisi larva dipindahkan dari bambu tempat tinggalnya.

Bambu koloni baru ini ditutup lagi dan diletakkan berdekatan dengan bambu yang sudah ditinggali lebah. Sehari kemudian bambu tempat tinggal lebah yang baru ini diletakkan terpisah dengan tempat tinggalnya yang lama.

Menurut ali muntoha, madu lebah klanceng yang dihasilkan terbilang sangat sedikit. Dalam satu tahun, dia hanya memperoleh satu sampai dua botol madu ukuran 640 mili liter. Satu botol madu biasanya dijual Seratus Ribu Rupiah.

Ali mengatakan, madu ini biasanya digunakan untuk menurunkan demam anak. Namun, madu ini juga dikonsumsi penderita diabetes untuk mengganti konsumsi harian gula. Selain kedua manfaat tersebut, madu ini juga bisa dikonsumsi penderita ejakulasi dini dan gangguan seksual dengan ditambahkan ramuan telur hijau. Sedangksan untuk mereka yang sehat, madu ini bisa dikonsumsi sehari-hari untuk mencegah penyakit datang.

Jika anda berminat pada lebah klanceng dan ingin melihat lokasi peternakannya, Anda bisa mendatangi langsung lokasinya di desa regaloh. Di lokasi ini, selain membawa pulang madu, pengunjung juga bisa mengkonsumsi madu yang baru dipanen.


digg it
buzz yahoo
google
Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Facebook
reddit

1 comments:

saifuddin oke on 14 April 2014 at 06:54 said...

alamat lengkapnya dimana ya?


Post a Comment

Posting Terakhir

 
  • Melukis Daun Banyaknya daun kering berjatuhan akibat musim kemarau, mengispirasi siswa sekolah dasar di Gresik Jawa Timur, melukis di daun kering. Dengan kegiatan ini, siswa bisa memahami, jika sampah daun, bisa di manfaat....
  • Sharing Foto di Yahoo Messenger Yahoo Messenger atau yang sering disingkat dengan YM memiliki fasilitas untuk share picture kepada chatter lain. Dengan demikian jika dua chatter saling melakukan Private Message, maka keduanya bisa saling...
  • Mujaher Korek Menu ikan panggang banyak di jumpai di sejumlah daerah. Namun, menu ikan mujaher panggang dengan sambal terasi pedas khas Jawa Timuran, hanya ada di Lamongan. Mujaher panggang hadir dengan....
  • Batik Gorga Khas Batak Memadukan motif khas Batak dengan aneka warna, bengkel kreasi yang telah berdiri sejak tahun 2008 lalu, menghasilkan aneka ragam kain batik khas tanah Batak yang memiliki nilai estetika yang cukup tinggi....
  • Awet Muda Dengan Pisang Getuk merupakan makanan tradisional, umumnya terbuat dari singkong. Namun, warga di kaki gunung Slamet tepatnya di Desa Serang, Kecamatan Karangreja,...