This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

MIE NGES NGES, MIE SEHAT PEDAS YANG BIKIN NGOS NGOSAN

Mie ayam, siapa yang tidak kenal dengan menu mie yang satu ini., di Semarang , Jawa Tengah, ada satu menu mie ayam yang beda dari yang lain, mulai dari rasa, penyajian dan bentuk mie, semuanya beda dari mie ayam pada umumnya. Ya.. Mie ayam yang diberi nama Mie Nges Nges ini, menyajikan mie ayam tanpa kuah dan memiliki rasa pedas yang bisa bikin ngos ngosan.

Warung Mie Nges Nges yang berada di Kelurahan Banyumanik, kota Semarang tersebut tak pernah sepi dari penikmat mie, yang penasaran dengan Mie Nges Nges. Mie Nges Nges ini merupakan mia ayam yang dikreasi oleh seorang pemuda asal Bandung berusia 24 tahun. Meski tak memiliki basic sebagai juru masak, namun Muhamad Ihsan, mampu mengkreasi menu mie ayam menjadi mie ayam favorit dengan rasa pedas tanpa kuah.

Untuk menghasilkan mie dengan cita rasa berbeda, Ihsan, membuat mie sendiri dengan bahan bahan pilihan. Telur, garam, dan tepung terigu dengan kwalitas nomor satu dipilih sebagai bahan utama pembuatan Mie Nges Nges ini. Seperti mie yang dibuat sendiri, bumbu Mie Nges Nges ini, juga dibuat sendiri oleh Ihsan, dengan memadukan bawang merah dan putih, cabai, daun bawang, garam, dan minyak., untuk semua bahan pembuatan Mie Nges Nges ini dijamin tanpa menggunakan bahan bahan pengawet dan perasa tambahan sehingga sangat sehat dan pedas.

Dengan mengusung konsep ekspres noodle, Ihsan , ingin menyajikan mie ayam dengan cepat, sehingga membuat pelanggan tidak menunggu lama untuk menikmati Mie Nges Nges. Untuk membuat Mie Nges Nges paling lama dibutuhkan waktu 10 menit.

Mie Nges Nges ini juga terbagi dalam beberapa variasi menu, seperti Mie Nges Nges original, yang menyajikan mie ayam pedas tanpa kuah. Mie blasteran, mie ayam dengan kuah telor pedas dan mie sapi lada hitam yang di sajikan dalam piring panas.

Untuk semua jenis varian menu Mie Nges Nges, pelanggan bisa memilih toping atau lauk tambahan, seperti telor, pangsit, dan ayam katsu. “Ya cukup menyenangkan bagi pelanggan karena sajiannya yang baru dan variatif”, ujar Ihsan.

Bagi para penikmat mie, mie ayam nges nges ini memang berbeda dari mie ayam pada umumnya. Karena memiliki rasa pedas dan bumbu yang unik dan berbeda dari mie ayam pada umumnya. Sehingga dapat menjadi variasi menu mie ayam, karena sudah bosan dengan mie ayam pada umumnya.

Untuk satu mangkuk Mie Nges Nges original, mie blasteran dan mie sapi lada hitam, pelanggan cukup membayar 8 ribu hingga 14 ribu rupiah saja. Nah bagi anda para penggemar mie, kurang lengkap bila belum mencicipi Mie Nges Nges pedas yang bikin ngos ngosan ini.

LANGKAH MUDAH MEMBEDAH SEBUAH WEB

Bagi seorang webmaster mengetahui seluk beluk serta rangkaian system sebuah web cukup penting. Setidaknya, untuk mempelajari cara kerja system agar mampu mendeteksi kerusakan system se-dini mungkin.

Adalah http://abongo.com sebuah situs Free Webmaster Tools untuk Investigasi sebuah web yang sangat berguna serta mampu menampilkan lokasi server sebuah web lengkap dengan alamat DNS, Host, Whois serta Pageranknya di mesin pencari seperti google dan lain sebagainya.

Cara menjalannya sangat mudah, cukup mengunjungi Abongo lalu masukkan nama web yang akan dipelajari. Lalu tekan salah satu tombol tab seperti DNS untuk mengetahui alamat DNS, Whois untuk mengetahui nama pemilik web serta informasi penting lainnya.

Salah satu kelebihan dari Abongo adalah mampu menampilkan informasi seakurat mungkin dengan tampilan sederhana, sehingga mudah mempelajari dan memahami system yang bekerja pada web tersebut, sehingga bisa kita tiru.

Dengan kata lain, melalui Abongo kita bisa mengetahui lokasi dari name server, web server, email server, bahkan sub-domain jika ada. Dengan mengetahui lokasi server maka kita bisa memilih lokasi terbaik bagi server website kita.

Di samping sangat bermanfaat bagi webmaster, informasi yang ditampilkan http://abongo.com sangat bermanfaat terutama bagi calon advertiser yang akan memasang iklan. Dengan bantuan Abongo, para Advertiser tidak akan salah memilih web sebagai tempat pemasangan iklannya sehingga bisa efektif dan efisien.

Selamat mencoba!

DOWNLOAD LAGU DI YOUTUBE DALAM FORMAT MP3

Jika Anda senang dengan sebuah lagu di youtube yang masih dalam bentuk video dan ingin mendownloadnya dalam bentuk MP3, berikut ini langkah yang cukup mudah.

Kunjungi web: http://www.youtube-mp3.org/
Lalu masukkan url di kotak convert. Kemudian tekan tombol Convert, tunggu hingga proses download selesai.

KERAJINAN CELENGAN LIMBAH BAMBU YANG KIAN DISUKA

Limbah batang bambu yang biasanya hanya dibuang, apabila diolah dengan sedikit kreatifitas, ternyata mampu menghasilkan keuntungn hingga jutaan Rupiah. Seperti yang dilakukan Ameng Suprapto, seorang pengrajin warga Pakualaman Yogyakarta, yang memanfaatkan limbah bambu, menjadi celengan bambu tradisional, dengan berbagai motif yang diminati di pasaran, seperti motif ukiran batik, kartun maupun motif ukiran hewan. Bahkan hasil kerajinan celengan bambu tersebut, saat ini telah menembus luar negeri.

Selain itu, motif kaligrafi pun juga di buat oleh pengrajin yang memberi naman hasil kerajinan celengan dari lembah bambu tersebut dengan nama bank tempo doeloe. Siapa menyangka, ternyata, celengan-celengan tersebut terbuat dari limbah bambu.

Proses pembuatan celengan dari limbah bambu ini, tidaklah terlalu sulit. Pertama-tama, bambu dipotong potong, sesuai dengan panjang ruas bambu. Bambu yang sudah dipotong, kemudian dicuci terlebih dahulu, sebelum dilakukan proses pengecatan. Setelah di cat dan dikeringkan, potongan bambu di ukir sesuai selera atau sesuai motif yang diminta oleh pemesan. Baru setelah ukiran selesai, ujung bambu ditutup dengan triplek yang sudah di lubangi sebesau uang koin.

Proses selanjutnya adalah menghias celengan bambu dengan menggunakan tali rotan. Hal ini dilakukan untuk mempercantik bentuk celengan bambu yang di buat. Celengan dari limbah batang bambupun sudah siap untuk dipasarkan.

Menurut Ameng Suprapto, ide pembuatan celengan bambu tersebuit karena dirinya melihat banyak limbah batang bambu yang hanya di buang maupun di bakar. Selain itu, dirinya memilih celengan bambu, setelah mendengar cerita dari kakeknya, bahwa sebelum ada bank, orang kebanyakan menyimpan uang di tiang rumah, yang terbuat dari bambu. Ide itulah yang menginspirasikan Ameng Suprapto, untuk membuat celengan dari limbah bambu.

Dengan di bantu 3 orang karyawannya, Ameng Suprapto dalam satu bulan dapat menghasilkan 1000 celengan bambu. Rata-rata para pembelinya berasal datri luar kota dan bahkan pemasarannya sudah sampai ke luar negeri, seperti malaysia dan dubai. Harga setiap celenngan yang dijual, antara 5 ribu hingga 35 ribu Rupiah, tergantung dari ukuran bambu dan motif dari celengan yang dibuat.

Selain harganya yang terjangkau, celengan bambu juga dapat mengajarkan anak-anak untuk belajar ataupun gemar menabung.

3.641 PELAMAR CPNS LAMONGAN KEMBALIKAN BERKAS

Sampai dengan penutupan pendaftaran CPNS di Lamongan kemaren, tercatat sebanyak 4.663 pelamar yang mendaftar secara online. Sementara pendaftaran CPNS di Lamongan ditutup pada 17 September jam 19.30 WIB tadi malam.

Data tersebut sebagaimana disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lamongan Ismunawan melalui Kabag Humas dan Infokom Mohammad Zamroni. Dari sejumlah pendaftar tersebut, baru sebanyak 3.641 pelamar yang mengirimkan berkasnya di BKD Lamongan.

“Sampai dengan jam 11.45 WIB ini (Rabu, red) tercatat ada 4.663 yang melamar CPNS di Lamongan. Jumlah ini dipastikan akan berubah karena pendaftaran online baru akan ditutup pada malam harinya, jam 19.30 WIB nanti, “ kata dia.

Disebutkan olehnya, dari berkas yang masuk ditemui sejumlah kesalahan. Seperti adanya ijazah yang tidak dilegalisir, ijazah yang tidak sesuai dengan formasi yang dilamar dan berkas yang salah alamat.

“Ada berkas yang karena dia melamar formasi untuk intnasi di provinsi dan pusat, tapi dikirimkan ke Lamongan, “ kata dia tanpa merinci berapa berkas yang salah tersebut.

Sedangkan dari sejumlah 3.641 berkas pelamar yang sudah masuk itu, didominasi oleh pelamar dari tenaga teknis sebanyak 1.624. Kemudian yang melamar untuk formasi guru sebanyak 905 orang dan tenaga kesehatan sebanyak 1.624 orang.

Data di panitia seleksi nasional menyebutkan Lamongan tahun ini mendapat alokasi sebanyak 75 formasi CPNS. Terdiri dari 25 formasi tenaga guru kelas, 20 formasi tenaga kesehatan, dan 30 tenaga teknis.

Lamongan terakhir kali melakukan penerimaan CPNS dari jalur umum pada tahun 2009 untuk sebanyak 436 formasi. Yakni terdiri dari 142 formasi tenaga guru, 153 formasi tenaga kesehatan dan 141 formasi tenaga teknis. Kala itu, tercatat sebanyak 14.777 surat lamaran yang masuk ke BKD.

ENERGI BIOGAS ALTERNATIF DARI LIMBAH TAHU

Semakin mahalnya harga elpiji kemasan 12 kilogram dan 3 kilogram, membuat masyarakat mulai berinovasi. Salah satunya menciptakan energi biogas dari limbah tahu. Gas metana yang dihasilkan, juga dapat mengurangi dampak pemanasan global (13/09/2014).

Banyak pabrik tahu skala rumah tangga hingga skala besar belum memiliki pengolahan limbah cair. Sebab, mereka menganggap tidak efisien. Padahal, limbah cair pabrik tahu memiliki kandungan senyawa organik tinggi yang memiliki potensi untuk menghasilkan biogas melalui proses an-aerobik.

Di Kabupaten Lamongan Jawa Timur, Slamet Wahyudi, seorang pengusaha tahu berhasil memanfaatkan limbah industri tahu menjadi energi biogas.

Unit pengolah limbah cair tahu ini terdiri dari unit utama yang disebut digester, jaringan pipa pengumpul limbah, trickling filter, jaringan sisa limbah hasil olahan, kolam penampung air hasil proses serta penampung gas.

Cara pengelolaan limbah tahu ini sangat sederhana. Limbah cair tahu yang diperoleh dari pabrik tahu, langsung dialirkan melalui selokan yang ditampung di sebuah bak kontrol, atau filter. Bak kontrol tersebut, berfungsi sebagai penyaring limbah yang berasl dari pengepresan limbah tahu.

Dari bak kontrol inilah, limbah tahu masuk ke bak penampungan digester. Bak penampungan akan dialiri limbah secara terus menerus hingga menjadi luber yang dialirkan ke bak peluap. Awal pembuatan biogas ini dapat digunakan setelah dua sampai tiga minggu pengisian.

Pembuatan biogas limbah tahu ini berawal dari protes warga setempat, terkait bau menyengat limbah dari pabrik tahu yang berdekatan dengan pemukiman penduduk. Selain itu juga, dikarenakan faktor semakin mahalnya harga elpiji kemasan 12 kilogram dan 3 kilogram.

Hasil biogas dengan kuantitas dan kualitas lebih baik daripada biogas kotoran ternak tersebut, kini sudah disalurkan ke 31 kepala keluarga dusun setempat. Meski dengan keterbatasan alat dan biaya, energi alternatif biogas sudah mejadi tumpuan warga setempat sejak tiga tahun terakhir. Setiap kepala keluarga, hanya dikenai biaya perawatan sebesar lima ribu rupiah per bulan.



FESTIVAL DJALU, PUASI KERINDUAN AKAN GRESIK DJAMAN DULU

Terdorong keinginan menikmati kuliner Gresik Jaman dulu, Minggu pagi ini, (31/8) sengaja saya mengajak keluarga untuk menyambangi deretan stand kuliner yang ada di sekitar Jalan Nyi Ageng Arem Arem. Disana tampak berjejer stand berbagai macam makanan khas Gresik yang sampai sekarang masih akrab di lidah masyarakat Gresik.

Kedatangan kami sekeluarga pagi ini terdorong oleh rasa penasaran saya ketika semalam sesaat sebelum dibuka festival Gresik Jaman dulu, ternyata semua sajian kuliner yang ada di Jalan Nyi Ageng Arem-Arem dan sekitar Kampung Kemasan telah ludes. Stand-stand banyak yang sudah tutup. Sebagian lagi ada yang tengah mengemasi peralatan masaknya. “Habis pak, besok pagi saja datang lagi. Sudah habis sejak tadi” kata Lilik asal Pekelingan yang menjual sego romo dan arang-arang kambang.

Untunglah rasa kecewa saya semalam terobati ketika masuk ke Kampung Kemasan yang disambut pemandangan yang luar biasa indah. Tampak rumah-rumah kuno dengan ornamen tempo dulu yang kini dibukukan sebagai cagar budaya Gresik ini terlihat sangat mempesona. Pantulan sinar yang temaram yang terpancar dari ratusan damarkurung yang tergantung seakan memberikan suasana damai. Kenikmatan itu bertambah manakala seorang dara cantik dari paguyuban Cak dan Yuk Gresik menyodorkan secangkir kopi pahit kental. “Ini kopi khas Gresik” katanya sambil tersenyum ramah.

Berbeda dengan semalam, pagi ini saya benar-benar ingin menikmati sajian kuliner khas Gresik setelah semalam gagal saya dapatkan. Hampir semua lapak yang ada di tenda-tenda banyak dikerumuni pembeli. Terutama menu khas Gresik yang lazim dipakai untuk sarapan pagi diantaranya sego krawu, sego romo, sego mener lengkap dengan bali welutnya, dan sego karak dengan lauk gimbal tempe. Mungkin saja para pembeli ini ingin menikmati sarapan pagi bersama keluarga dengan menu khas yang sekarang tampak mulai jarang ditemui.

Untuk sarapan pagi, saya tertarik dengan sajian menu sego mener. Menu ini terdiri dari nasi dengan kuah sayur kangkung yang dirajang. Terasa sangat nikmat ketika dipadu dengan lauk bali welut. Hanya dalam beberapa menit sepiring sego mener tandas sudah. Ternyata, dari kerumunan pembeli tak hanya didominasi oleh generasi tua. Para generasi muda Gresik juga suka sajian kuliner khas Gresik jaman dulu. Hal ini tampak dari para pembeli yang kebanyakan anak-anak muda.

Seperti yang diharapkan Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto saat membuka festival Gresik Jaman dulu semalam yang menyatakan, Festival ini diadakan agar kita tidak kehilangan sejarah dan identitas kota Gresik. “Budaya, kesenian dan tradisi masyarakat Gresik yang kaya ini wajib kita lestarikan termasuk bangunan-bangunan kuno yang bersejarah untuk kita wariskan kepada generasi yang akan datang” ujarnya.

Semua yang ada disini ini mulai dari bangunan, kuliner, kerajinan khas dan tradisi masyarakat merupakan sebuah ikatan erat yang berkesinambungan. “Saya berharap kepada para ahli sejarah dan pakar untuk melakukan banyak penelitian mempelajari peninggalan situs artefak guna kepentingan keilmuan. Hal ini penting untuk anak dan cucu kita yang akan datang” jelas Sambari.

Setelah membuka festival yang diiringi kesenian khas pencak macan, Bupati dan Wakil Bupati beserta Isteri dan Muspida Gresik berkeliling melakukan peninjauan ke seluruh Stand. Rombongan yang diikuti oleh puluhan Pejabat dan masyarakat ini dimulai dari deretan stand di jalan Raden Santri, jalan HOS Cokroaminoto, Jalan Nyai Ageng Arem Arem, Kemudian masuk ke Kampung Kemasan. Banyak yang menarik perhatian orang nomor satu Gresik ini.

Di Stand yang dikelola masyarakat pecinta sejarah Gresik, Bupati memperhatikan beberapa lukisan yang merupakan lukisan beberapa relief yang ada di situs situ makam aulia di Gresik. Beberapa kerajinan orang Gresik dan cendera mata juga tak luput dari perhatian Bupati. Bahkan Bupati dan isteri sempat membeli beberapa kerajinan Gresik serta membeli kopi bubuk yang katanya khas Gresik. “ini sepertinya prototipe gapura yang ada di gerbang makam Sunan Giri” tambah Bupati saat memperhatikan cenderamata berbentuk naga. (sdm)

SEDEKAH BUMI DENGAN TABUR UANG DAN MENGARAK 190 AMBENG

Ritual sedekah bumi yang digelar warga Desa Pangkatrejo Kecamatan Lamongan Kabupaten LamonganJawa Timur, Jum’at pagi(29/08/2014) tersebut, diawali dengan sawur duwit atau menabur uang logam. Sawur duwit berisi uang logam dan beras kuning ini, diperebutkan warga mulai dari anak anak hingga orang dewasa.

Meski anak anak dan orang dewasa terlibat saling dorong, ritual sawur duwit lazim digelar sebagai ritual tolak balak atau musibah. Ritual sawur duwit juga diiringi dengan petasan.

Sedekah bumi kemudian dilanjutkan dengan mengarak 190 ambeng keliling desa. Arak arakan ambeng hasil bumi ini, dikhususkan bagi kaum laki laki. Selain hasil bumi diletakkan di sebuah replika rumah, juga disajikan di atas tampah atau wadah bundar tradisional dari anyaman bambu.

Ambeng ini mengandung makna-makna mendalam yang mengangkat hubungan antara manusia dengan maha pencipta, serta dengan alam dan sesama manusia.

Menurut Serman, Kepala DesaPangkatrejo, mengarak ambeng sebagai wujud rasa syukur kepada yang maha kuasa atas melimpahnya hasil panen dan berkah lainnya.”Kita bersyukur akan nikmat hasil bumi bisa semakin berlimpah”, ujarnya.

Ritual sedekah bumi ini ditutup dengan pembagian hasil bumi kepada warga secara merata, dengan diiringi musik gending gending jawa. Selain dibagikan ke warga, hasil bumi juga dimakan bersama sama.

Sedekah bumi juga merupakan representasi dari bentuk kehidupan sosial yang relevan dengan perkembangan zaman sekarang. berikut ini videonya:

NIKMATI IKAN LAUT DENGAN SENSASI MAKAN SEPUASNYA KOCEK SEADANYA

Selama ini, jika Anda ingin menikmati kuliner ikan laut mungkin Anda harus memiliki uang lebih agar bisa makan sepuasnya, apalagi untuk menu sea food atau ikan laut. Namun di Pacitan, jawa timur, sebuah warung justru memberikan sensasi yang berbeda. Untuk makan sepuasnya konsumen hanya membayar uang seadanya, namun bisa makan sekenyangnya.

Jika Anda berkunjung ke Pacitan jawa timur dengan uang pas-pasan, tidak ada salahnya Anda mampir di warung sederhana milik Bu Sri atau Mbah Gito di utara alutn-alun kota. Saat masuk ke warung, Anda akan langsung disapa Mbah Gito untuk mempersilahkan Anda menikmati menunya. Namun berbeda dengan warung pada umumnya, setiap pembeli biasanya langsung memberikan uangnya terlebih dahulu sebelum makan.

Uniknya lagi, uang diberikan untuk makan sesuai dengan yang dimiliki pembeli saat itu. Namun meski uangnya berbeda jumlah, menu yang disajikan tetap sama. Membayar uang 3 ribu dengan uang 6 ribu pembeli tetap akan menikmati beragam olahan ikan laut dengan porsi sama. Untuk itulah warung ini biasa disebut warga sebagai warung wareg, karena meski uang pas-pasan bisa mengambil nasi dan lauk sepuasnya sesuai porsi perut masing-masing.

Menu yang ditawarkan di warung ini juga tak kalah mewahnya dengan warung-warung besar di Pacitan. Yang paling spesial biasanya adalah jathilan, yaitu ikan goreng tepung singkong di tambah sambal bawang, lalu dipadukan dengan sayur kepala hiu dan kalakan. Jathilan ini biasanya enak dinikmati saat masih hangat, setelah diproses langsung dan digoreng. Warung ini muncul sejak tahun 1993 silam, saat itu Mbah Gito yang biasa menjadi kuli sering tidak bisa makan saat bekerja karena di warung harganya mahal, sehingga ia terisnpirasi untuk membuat warung seperti ini.

Meksi demikian pemiliknya mengaku tidak rugi karena jika ada yang membeli dengan uang lebih bisa untuk subsidi bagi yang membeli dengan uang yang sedikit. Para pembelinya pun beragam, mulai dari kuli bangunan, pekerja pabrik hingga pegawai negeri di lingkungan pemerintah kabupaten Pacitan, setiap hari ia pun mampu meraup uang 1 hingga 2 juta rupiah.

MENIKMATI DURIAN BAWOR SEBERAT 12 KG

Anda penggemar durian dan belum pernah mencicip durian seberat 12,5 kilogram? Anda harus ke Desa Alasmalang, Kecamatan Kemranjeng, Kabupaten Banyumas Jawa Tengah, karena di sana ada durian bawor berukuran raksasa.

Salah satunya adalah areal perkebunan durian milik Pak Sarno Ahmad Darsono yang lokasinya berada di jalur utama kota Purwokerto-Jogjakarta. Ada banyak varietas durian di sini. Saat puncak musim durian seperti sekarang ini, kebun pak sarno seperti surga bagi pecinta durian.

Ada durian impor monthong yang terkenal, ada durian emas, durian petruk dan lain-lain. Semuanya siap dipetik langsung dari pohon dan dinikmati. Tetapi ada durian yang paling istimewa di sini, yaitu durian Bawor.

Istimewa karena ukurannya yang raksasa. Durian matang bisa mencapai berat 12,5 kilogram. Dengan ukuran dan berat seperti ini, bisa dibayangkan daging buahnya, hmm..enaaak!

Varietas bawor ini diciptakan sendiri oleh Sarno. Dari berbagai jenis durian unggul, Sarno menciptakan bawor dengan teknik sarakapita, jadi batang tidak tunggal melainkan multi batang. Setelah benar-benar pas kualitas buahnya, baru dikembangkan secara generatif atau melalui biji-nya.

Dinamai Bawor karena nama ini adalah nama tokoh wayang yang khas menggambarkan ciri kabupaten Banyumas. Selain itu, Bawor juga tokoh yang berbadan gemuk dan lucu.

Soal harga, sebanding dengan ukuran dan rasanya, 35 Ribu Rupiah per kilogram. Tapi, kalau anda mau menanam sendiri harga bibitnya relatif murah, hanya 100 Ribu Rupiah per buahnya.

TERAPKAN HYPNOBIRTHING, BIDAN DESA JADI PERCONTOHAN NASIONAL

Menjadi bidan di pedalaman pedesaan Lamongan bukan berarti jauh dari inovasi dan pengetahuan baru. Suhartatik Qomariyatun, Bidan Delima di Dusun Kalibogo Desa Kaliwates Kecamatan Kembangbahu menerapkan hypnobirthing dan hypnotheraphy sehingga menjadi percontohan Nasional.

Menuju Dusun Kalibogo Desa Kaliwates di Kecamatan Kembangbahu tidaklah sulit. Berjarak 15 kilometer dari pusat Kota Lamongan, akses menuju dusun ini sudah memadai dengan jalan beraspal.

Tempat praktek Bidan Suhartatik Qomariyatun sendiri berada sekitar 2 kilometer di selatan Pasar Kembangbahu. Jika tidak ada sebuah papan putih penanda bertuliskan Bidan Praktek Mandiri (BPM) Aura Syifa’ dengan logo bidan delima di depan rumahnya yang asri, bagi orang luar Kembangbahu mungkin tidak akan mengenali tempat praktek tersebut.

Namun bagi masyarakat Kembangbahu, mereka sudah mengenal bidan yang diangkat menjadi bidan desa sejak 1993 ini sebagai tenaga kesehatan yang cakap. Karena dia dikenal tidak pernah lelah menambah pengetahuan kesehatan.

Ketekunannya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, membawa lulusan D3 Politeknik Kesehatan Poltekkes Surabaya ini menjadi percontohan nasional oleh Ikatan Bidan Indonesia (IBI). Terutama untuk percontohan nasional bagi Bidan Delima lain di Indonesia.

Menurut bidan yang dilahirkan di Lamongan pada 10 Maret 1969 silam ini, dia sudah menjadi Bidan delima sejak tahun 20015. Kemudian di tahun 2010 menjadi fasilitator bagi Bidan Delima.

Di tahun 2010 pula, dia mulai menerapkan ilmu hypnosis dalam kebidanan. Yakni yang meliputi hypnobirthing (melahirkan tanpa rasa nyeri) dan hypnotheraphy (untuk pengobatan penyakit).

“Saya lulus sekolah bidan di tahun 1992 dari Pendidikan dan Pelatihan Bidan (P2B) Rumah Sakit Islam Surabaya dan mulai memberikan pelayanan di Januari tahun berikutnya. Saya mulai tertarik dengan konsep Bidan Delima untuk meningkatkan kualitas pelayanan oleh bidan sejak ada tuntutan peningkatan pelayanan, standard an kualitas yang disosialisasikan oleh Dinas Kesehatan Lamongan dan IBI, “ tutur dia.

Selama menjadi bidan delima, Suhartatik mengatakan ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi karena adanya tuntutan peningkatan saranan dan kualitas layanan tersebut. Diantaranya dari segi biaya untuk membeli peralatan dan keharusan untuk memperbanyak wawasan ilmu pengetahuan baru.

Untuk mencukupi peralatan, secara bertahap dia menyisihkan sebagian penghasilannya. Juga dengan merekrut bidan lainnya untuk menjamin kualitas layanan dari sisi administrasi.

Sementara dari sisi wawasan ilmu pengetahuan baru, tidak kurang dari 14 kali dia mengikuti berbagai pelatihan dan diklat. Diantaranya mengikuti pelatihan hypnobirthing dan hypnotheraphy.

“Khusus untuk hypnobirthing dan hypnotheraphy ini saya merampungkan tiga kali kursus. Yakni basic hypnosis and hypno-birthing, has completed hypnosis dan hypnotherapy mastery serta advanced hypnosis in obstretic, “ ujarnya.

Untuk program ibu hamil dengan hypnobirthing dan hypnotheraphi ini, dia membuka kelas setiap dua minggu sekali dengan setiap ibu hamil minimal mengikuti selama tiga kali di masa kehamilannya.

“Harapannya, ibu hamil pada masa kehamilan dan saat proses persalinan merasa nyaman dan tenang. Karena pada umumnya ibu hamil muda sering merasa mual dan muntah serta merasakan nyeri saat proses persalinan, “ katanya memberi penjelasan.

Wulandari (18) salah satu pasiennya yang melahirkan di BPM Aura Syifa’ menuturkan, waktu melahirkan dia tidak merasakan nyeri. “Saya ikut kelas hypnobirthing dan hypnotheraphi selama dua kali. Saat melahirkan, tidak terasa apa-apa dan prosesnya juga cepat. Padahal saat masuk ke sini jam 8.30, saya sudah pembukaan II, “ ujarnya sambil menggendong anaknya yang baru berusia beberapa hari.

Sulfi (23) ibu hamil lain yang juga mengikuti hypnobirthing dan hypnotheraphi mengungkapkan, dia merasa lebih tenang selama masa kehamilannya yang sudah mencapai usia 38 minggu tersebut.

Bidan Delima sendiri adalah program IBI yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2001 dengan lebih dari 9.000 anggota di 21 propinsi. Bidan Delima melakukan standarisasi keahlian, kompetensi, peralatan, sarana dan prasarana serta manajemen klinik agar sesuai dengan standar Kementerian Kesehatan RI.

Sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan bidan, terutama pelayanan kesehatan reproduksi dan keleuarga berencana. Dengan tujuan, mempercepat penurunan angka kesakitan dan kematian Ibu, Bayi dan Anak.

BETERNAK KAMBING DI PEMATANG TAMBAK DAN SAWAH

Banyak cara untuk membuka jalan bagi kesejahteraan masyarakat di pedesaan. Terlebih mayoritas masyarakat Lamongan berada di pedesaan. Salah satu upaya pemerintah setempat adalah dengan memberikan stimulus bantuan pemberdayaan.

Salah satunya adalah stimulus bantuan ternak di Desa Weduni Kecamatan Deket yang dikembangkan dengan unik. Yakni membuat kandang-kandang kambing bertingkat yang diletakkan di tegalan areal tambak.

Desa ini memang berada di kawasan bonorowo Lamongan. Tanah lapang adalah sesuatu yang langka di kawasan ini. Selain sungai dan rawa, pertanian yang berkembang di kawasan ini adalah perikanan.

Di Kawaan Ternak Kambing Terpadu Ramah Lingkungan Kelompok Kapal Mandiri di Dusun Kudu Desa Weduni, anggotanya membuat kandang-kandang kambing di atas tegalan sawah tambak. Ketika Bupati Fadeli mengunjungi kawasan ini, satu-satunya alat transportasi untuk bisa menuju kesana adalah dengan menggunakan perahu.

Disampaikan secara terpisah oleh Kepala Bappeda Aris Wibawa melalui Kabag Humas dan Infokom Mohammad Zamroni, di tahun 2011 dilaksanakan pengadaan kambing sebanyak 2.200 ekor di 11 desa di 3 kecamatan. Yakni di Kecamatan Ngimbang, Mantup dan Sambeng. Kemudian di tahun 2013 program pengembangan agribisnis peternakan kambing menambah bantuan 110 ekor di Desa Weduni/Deket dan Desa Dumpiagung/Kembangbahu. Sementara di tahun 2014 ini, akan diberikan bantuan sebanyak 512 ekor, di 14 desa yang berada di 13 kecamatan.

Sedangkan untuk budidaya itik dikembangkan melalui pola intensif dan konvensional. Bantuan sebanyak 20.000 ekor di tahun 2011 di 8 desa yang berada di Turi dan Kalitengah telah diberikan. Selanjutnya di tahun 2012 diberikan hibah kepada kelompok ternak pembudidaya itik sebanyak 10.000 ekor di Kecamatan Turi.

Pada pengembangan agribisnis peternak ayam ras petelur dilaksanakan di Desa Kedungkumpul/Sukorame dan Desa Puter/Kembangbahu sebanyak masing-masing 10.000 ekor di tahun 2013. Pada tahun 2014 ini bakal diberikan bantuan sebanyak 10.000 ekor ayam ras petelur di 6 desa di kecamatan Kedungpring, Modo, Sukorame, Kembangbahu, dan Mantup.

Berbagai program stimulus ini merupakan bagian dari Program Gerakan Membangun Ekonomi Rakyat Lamongan Berbasis Pedesaan (Gemerlap) di Kabupaten Lamongan yang telah berjalan sejak tahun 2011.

Gemerlap merupakan program daerah Kabupaten Lamongan dalam rangka pemberdayaan ekonomi masyarakat pedesaan untuk meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat desa. Sekaligus penanggulangan kemiskinan dengan ditandai berkembangannya sentra-sentra industri ekonomi pedesaan sebagai wujud inovasi masyarakat pedesaan yang berkelanjutan.

Gemerlap juga merupakan salah satu program unggulan di Kabupaten Lamongan sehingga di tahun 2013 menerima Innovative Government Award dari Kementrian Dalam Negeri Dalam bidang peternakan, Gemerlap memberikan bantuan maupun pembinaan teknis budidaya itik, ayam ras petelur dan juga kambing.

TERAPI MALAM HARI “BEKAM SAYAT SILET”

Pengobatan berbagai macam penyakit, tidak hanya dilakukan secara medis yang harus mengeluarkan biaya besar, tetapi dapat juga dilakukan melalui terapi pengobatan alternatif tanpa harus merogoh kocek yang dalam.

Terapi bekam silet contohnya, terapi bekam silet merupakan pengobatan alternatif yang di jalani Salohot, warga Mandailing Natal, Sumatera Utara selama 20 tahun. Ia hanya membuka prakteknya pada pukul 19.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB.

Menurutnya terapi pengobatan ini diwariskan secara turun temurun oleh nenek moyangnya untuk mengobati berbagai macam penyakit. Seperti masuk angin, darah tinggi, asam urat serta berbagai macam penyakit lainnya.

Terapi ini hanya mengunakan alat-alat sederhana, seperti botol kecil, potongan kertas bekas, lilin serta pisau silet.

Potongan kertas bekas dibakar, kemudian di masukkan kedalam botol, lalu ditempelkan kebagian tubuh yang terasa sakit selama beberapa menit.

Setelah bagian tubuh yang ditempel dengan botol tersedot, botol dilepas, lalu bagian tubuh yang ditempel langsung di sayat dengan silet, kemudian botol ditempel kembali dengan cara yang sama untuk mengeluarkan toksin atau zat racun yang ada di dalam tubuh melalui darah kotor.

Terapi ini dapat dinikmati oleh berbagai kalangan, mulai dari kalangan pejabat, pengusaha, sampai masyarakat ekonomi lemah karena Salohot tidak memasang tarif khusus. Apalagi, praktek terapinya di malam hari memungkinkan kesempatan luas bagi masyarakat untuk berobat karena tidak mengganggu aktifitas.

SENSASI SIRUP PALA, MINUMAN ALTERNATIF YANG MENYEHATKAN

Buah pala yang biasa kita jumpai dalam bentuk manisan maupun rempah-rempah dibagian bijinya, ternyata bias menjadi bahan utama Sirup, yaitu Sirup pala yang memiliki khasiat tersendiri terutama dalam pemulihan kesehatan.

Proses pembuatan Sirup pala ini dapat djumpai di jl. Raya Cisaat, Sukabumi, Jawa barat. Pembuat Sirup pala, Cahya (49 th,) telah menekuni pembuatan Sirup pala sejak tahun 2002 lalu dimana Cahya memang terlahir dari keluarga pembuatan manisan buah dengan nama manisan 'seger'.

Di kediamannya sekaligus sebagai home industri Sirup pala, Cahya yg dibantu 5 karyawannya, Sirup pala diproduksi secara tradisional, Cahya membuat Sirup pala dengan bahan baku pala dipilih buah pala yg segar yg baru 1 hari dipetik, kemudian pala diparut dan hasil parutan buah pala diperas dengan alat sehingga mengeluarkan sari buah pala, sari buah pala tersebut kemudian disaring dan dicampur dengan air yg kemudian di beri gula pasir, setelah direbus maka terbentuk Sirup pala yg langsung dimasukan ke botol2 yg tersedia, sebelum dipasarkan Sirup yg telah dibotolpun harus kembali drendam dengan suhu 70 derajat celcius agar Sirup benar-benar steril.

Cahya mengatakan memasuki bulan ramadhan dan jelang lebaran pihaknya harus meningkatkan produksi hingga 100 % dirinya harus membuat sekitar 5000 botol, bulan padahal pada hari2 biasa pihaknya hanya memproduksi sekitar 2000 botol saja, Cahya mengatakan Sirup pala buatannya dijamin bebas dari bahan pengawet serta tanpa bahan pewarna yg dibuat dari buah pala segar terpilih, namun chya mengeluh dengan melonjaknya harga gula yg merupakan bahan baku utama Sirup pala sehingga terpaksa menaikan harga menjadi rp. 19, 000, perbotol dari harga sebelumnya Rp. 17. 500, botol.

Sirup pala ini dapat dibeli di beberapa toko diwilayah sukabumi dengan harga Rp. 19. 000, botol bahkan kini Sirup pala menjadi bagian dari oleh-oleh khas Sukabumi selain Mochi dan keripik sehi.

BUDIDAYA BEBEK HIBRIDA, HASILKAN PULUHAN JUTA RUPIAH PER BULAN

JikaAnda pusing memikirkan aktifitas di masa pension nanti, jangan kuatir mulailah berfikir untuk berternak bebek hibrida, seperti yang sudah dibuktikan Fajar Santoso, pria asal Sidoarjo Jawa Timur yang merupakan pensiunan pegawai negeri sipil ini punya resep sukses berternak bebek hibrida yang sukses meraup puluhan juta rupiah per bulan (06/04/2014).

Rasa gurih serta memiliki kandungan gizi, kalori dan protein tinggi membuat daging bebek semakin diminati oleh masyarakat. Namun tau kah kita jenis bebek apakah yang kini bernilai sangat ekonomis bagi para peternak dan paling dicari pedagang kaki lima serta rumah makan yang menyajikan menu utama bebek. Jawabanya adalah bebek hbrida yang kini paling diburu, lantaran memiliki daging yang lebih banyak (lebih gemuk) daripada bebek jawa, konon daging bebek hibrida lebih gurih dan dan lembut.

Salah satu petani bebek hibrida Fajar Santoso, asal Desa Penambangan, Kecamatan Balongbendo. Tiap harinya fajar mengaku bisa memotong 500-750 ekor bebek hbrida dengan keuntungan perhari 14 juta rupiah bayangkan jika dalam satu bulan sudah berapa puluh jutahkan penghasilan mantan kepala desa penambangan tersebut.

Bebek hbrida yang sangat fenomenal bagi fajar santoso ini dikenalnya semenak tahun 2010. Bebek hbrida yang merupakan persilangan antaran bebek betina local atau biasa disebut dengan bebek tiktok dan bebek peking jantan yang berkualitas. Menghasilkan bebek hibrida yang memiliki ciri khas yakni labih berbobot beratnya, jika bebek hbrida umur 45 hari beratnya bisa 1,6 kilo. Jika bebek biasa dalam waktu yang bersamaan beratnya hanya bisa 1,2 kilogram sehingga dapat dipanen dalam waktu yang lebih singkat.

Berternak bebek hibrida ternyata cukup mudah, hanya memanfaatkan lahan kosong belakang rumahnya. Fajar Santoso, membuat sekat-sekat dikandangnya untuk membedakan usia bebek yang siap dipanen dan bebek yang masih mudah. Selain itu fajar selalu menseterilkan kandang secara alami dengan gamping agar kondisi unggas tidak gampang terkena penyakit atau virus flu burung. Untuk pakanya pun tergolong mudah, bisa dibelikan produk pabrikan atau membuat pakan sendiri dedak, bekatul, ampas tahu, enceng gondok dan keong.

Yang menjadi catatan bagi peternak pemula, agar tidak membuat kandang bebek dekan dengan keramaian misal dekan jalan raya. Karena bebek hewan yang mudah stres. Kalo stres bisa mempengarui proses bertelur.

Keungulan lain bebek hibrida adalah, selain penghasil daging juga dapat dibudidayakan sebagai penghasil telur yang jumlah produksinya mengalahkan produksi telur bebek lokal. Selama ini bebek yang dijadikan bebek pedaging biasanya adalah bebek petelur yang sudah afkir atau bebek angonan jawa yang umur pemeliharaannya lebih lama. Sehingga dari kualitas daging memang sangat jauh dari yang diharapkan, dengan kehadiran bebek hibrida sebagai bebek pedaging adalah salah satu jawaban kebutuhan masyarakat akan daging bebek. Bebek hibrida ini selain dagingnya yang lebih banyak juga kualitas daging dari sisi keempukannya mendekati daging ayam kampung, selain itu juga dari bau daging tidak berasa amis.

Sementara itu menurut kepala bidang perternakan dan kehewanan, dinas p3 kabupaten sidoarjo, dokter bambang erwanto, tentang terkenalnya sidoarjo sebagai penghasil bebek selain bandeng, ini tak lain karena para peternak bebek hbrida sukses dalam mengembangkan budidaya bebek dengan kualitas unggul serta bisa terhindar dari penyakit unggas.

Serangan flu burung yang terjadi di beberapa kabupaten di jawa-timur membuat peternak unggas kelabakan bahkan ada yang sampai gulung tikar. Namun di kabupaten sidoarjo, para peternak unggas tetap eksis bahkan bisa dibilang kewalahan menerima pesanan daging bebek potong setelah daerah lainya terkena virus H5N1.

Selain itu terkait wabah flu brurung yang sempat menyerang di beberapa kabupaten di jawa-timur, menurut bambang penyakit flu burung hanya bisa dicegah dan dicegah serta jangan lupa kebersihan kandang itu nomor satu.

Dengan dibantu 25 pekerja yang merupakan warga desa setempat. Fajar sudah mampu mengembalikan modal usaha sekitar 50 juta hanya dalam satu tahun saja.

WISATA ALAM DAN SATWA, TUJUAN FAVORIT MENGISI LIBURAN BERSAMA KELUARGA

Bersamaan dengan liburan sekolah, kawasan Taman Wisata Lembah Hijau di Perbukitan Jalan Imba Kesuma, Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung, menjadi salah satu tujuan wisata keluarga, selain menawarkan nuansa alam lengkap dengan satwa langkanya, kawasan wisata ini juga sangat mudah dijangkau karena terletak di kawasan perbukitan di tengah pusat kota Bandar Lampung. Tak heran, ribuan pengunjung memadati kawasan wisata ini untuk mengisi liburan bersama keluarga.

Nuansa alam perbukitan nan asri serta rimbunnya pepohonan di taman wisata lembah hijau, menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Berbagai wahana menarik di sajikan untuk memanjakan para pengunjung. Salah satunya taman satwa langka. Di taman satwa ini, para pengunjung dapat bermain dan berinteraksi langsung dengan sejumlah satwa burung yang cantik dan unik. Bahkan pengunjung dapat mengabadikan momen liburan yang mneyenangkan bermain bersama dua ekor kakak tua jinak.

Para pengunjung mengaku, meski mengaku awalnya takut, namun bocah kelas lima ini behasil berpose dengan burung bertengger di tangan. Sungguh bahagia, dan lebih menyenangkan lagi pengunjung tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk aksi foto bersama satwa ini.

Untuk memuaskan pengunjung, pengelola Taman Wisata Lembah Hijau menyuguhkan sajian menarik selama musim liburan. Salah satunya gelaran musik musisi jalanan dengan menggunakan alat musik tradisional angklung. Dengan mengenakan pakaian khas, para musisi ini berkeliling areal wisata guna menghibur pengunjung layaknya pengamen.

Asyiknya lagi, aksi unik dan menghibur ini gratis, karena merupakan servis tambahan yang sengaja disiapkan pengelola. Puas berkeliling menikmati panorama alam dan bermain dengan satwa, pengunjung bisa melepas penat dengan bermain di taman air waterboom. Pyuuurr…,guyuran air laksana boom tumpah langsung menyiram pengunjung yang tengah mandi.

Selain menyajikan sejumlah wahana modern menarik seperti waterboom, saat ini pengelola tengah menyiapkan wahana satwa langka berupa burung pelikan, orang hutan, banteng, hingga beruang.

Dalam sehari, rata-rata pengunjung yang datang berlibur di taman wisata lembah hijau ini mencapai dua ribu lima ratus pengunjung. Jumlah ini di perkirakan akan terus mengalami peningkatan signifikan.

Lengkapnya wahana yang ditawarkan, serta jarak tempuh yang hanya sekitar lima belas menit dari jantung kota, membuat wisata lembah hijau menjadi tujuan wisata favorit untuk mengisi liburan di kota Bandar Lampung.



MIMPI CYBER CITY, TARGETKAN PASANG 1000 ACCESS POINT

Sebanyak 189 orang pendidik di Lamongan dilatih pemanfaatan teknolgi informasi dan komunikasi (TIK) untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Untuk mendukung pemanfaatan TI tersebut, Sekkab Yuhronur Efendi menyebutkan bakal melakukan pemasangan 1.000 wireless access point di sekolah-sekolah dan area publik.

Pernyataan itu disampaikan Yuhronur saat membuka Training of Trainer (TOT) Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran Guru yang Kompetitif di Era Global, Rabu (26/03), di Ruang Pertemuan Sabha Dyaksa. Acara yang berlangsung selama dua hari tersebut diikuti oleh 189 peserta.

Yuhronur menyampaikan bahwa TIK merupakan suatu hal yang yang menjadi keharusan untuk dikuasai. “Guru merupakan pendidik yang akan menyiapkan generasi emas di masa yang akan datang. Sehingga merupakan suatu hal yang menjadi keharusan untuk guru dapat menguasai teknologi informasi dan komunikasi”, ujarnya.

Ditambahkannya, arus teknologi informasi dan komunikasi di era globalisasi sangat cepat sehingga dapat merubah pola pikir, perilaku dan budaya.

Sebagai bukti bahwa Kabupaten Lamongan juga mengikuti perkembangan dan peduli terhadap TIK, Yuhronur menyebutkan tahun lalu, Kabupaten Lamongan mendapat penghargaan ICT Pura dari Menkominfo RI.

Selain itu, ungkap mantan Kepala Bappeda tersebut, Kabupaten Lamongan juga mencanangkan pemasangan 1.000 access point di seluruh wilayah Lamongan dan sampai ini sudah terpasang kurang lebih 720 access point.

“Selain itu, dilihat dari sisi ekonomi, sebagai sebuah kabupaten yanag sarat dengan potensi dan mempunyai pertumbuhan ekonomi bagus, Lamongan butuh enabeler berupa pemanfaatan TIK untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunannya, “ pungkasnya.

Dalam acara TOT tersebut didatangkan narasumber dari Lembaga Pelatihan dan Konsultasi Inovasi Pendidikan (LPKIPI) Sidoarjo dan Tim Pengembang Manajemen Berbasis Sekolah Kabupaten Lamongan. Sementara 189 peserta TOT itu terdiri dari unsur Kepala UPT Dinas Pendidikan, Pengawas TK/SD, Kepala Sekolah dan Guru SD, Kepala Sekolah dan Guru TK serta Komite Sekolah

ASYIKNYA BERWISATA DI KEBUN SALAK

Buah salak adalah buah asli Indonesia dan anda tentu pernah mencicipinya. Di kabupaten Banyumas Jawa Tengah, tepatnya di perbukitan lereng Gunung Slamet ada sebuah tempat wisata kebun salak yang apabila anda mengunjunginya bisa langsung memetik sendiri dan makan sepuasnya. Selain itu, anda juga bisa mendapat pengetahuan tentang mencangkok dan membuahkan salak.

Untuk menuju ke kebun salak milik Kusno di desa Baseh, Kecamatan Kedungbantengtersebut hanya jalan kecil berbatu ini saja. Jalannya nanjak dengan kanan kiri rimbun pohon salak dan tanaman keras lainnya khas vegetasi perbukitan kaki gunung. Kebun salak sekitar satu setengah hektar ini tidak terlihat seperti tempat wisata, tetapi di dalamnya ada lebih dari seribu batang tanaman salak.

Salak adalah jenis tanaman yang berbuah sepanjang tahun, sehingga di sini anda sangat mungkin menemukan buah salak yang telah masak. Pilih sendiri buahnya, dan rasakan sensasi memetiknya. Hati-hati karena selain pelepahnya, kulit buah salak juga ada duri-duri halus. Seperti para siswa sekolah dasar ini yang mengunjungi kebun salak, berasa di surga dikelilingi buah siap santap.

Di kebun salak tersebut hampir semua tanamannya sudah siap panen, yakni berumur minimal tujuh tahun. Salak bisa hidup hingga 40 tahun, jika batang akarnya sudah tinggi, bisa direbahkan dan ditimbun dengan tanah agar tanaman tidak terlalu menjulang, sehingga buahnya tetap bisa dijangkau.

Perawatan dan pengembangbiakannya juga relatif mudah. Selain anda bisa memetik sendiri dan makan sepuasnya, anda juga diberi pengetahuan cara mencangkok tanaman salak. Mencangkok tanaman salak sangat mudah, hanya butuh wadah yang berisi tanah dan diikiatkan ke pohon salak. Tanah di wadah ini harus menyentuh pangkap tunas muda yan tumbuh di pohon indukan. Selang setengah bulan, tanaman cangkokan bisa dipisahkan dari tanaman induk dan siap ditanam.

Tanaman salak juga termasuk tanaman yang penyerbukannya harus dibantu dengan hewan kumbang maupun manusia. Itulah kenapa diantara pohon salak dengan bunga betina, juga harus ada pohon yang berbunga jantan. Di sini juga ditunjukan cara menyerbuk dengan bantuan manusia.

“Asyik bukan memetik sendiri salak dan memakan sepuasnya. Udara yang sejuk dan rimbun daun salak yang menaungi bisa menambah suasana nyaman dan itulah yang menjadi kenyamanan tersendiri bagi para pengunjung”, ujar Kusno.

Anda ingin weekend depan mengunjungi wisata salak ini? Datang saja ke desa baseh kecamatan kedungbanteng kabupaten banyumas jateng. Tarif masuknya hanya lima ribu rupiah dan per kilogram salak yang akan dibawa pulang dihargai 15 ribu rupiah per kilogram. Mantap kan?



MENIKMATI KECANGGIHAN KOMUNIKASI MELALUI SKYPE

Skype adalah sebuah program komunikasi dengan teknologi peer to peer yang memungkinkan kita bisa melakukan panggilan telpon video (video call), chatting, transfer file ke sesama pengguna Skype di seluruh dunia saat kita terhubung dengan internet.

Fasilitas pada Skype beragam ada yang gratis dan ada pula yang berbayar, semua tergantung kecanggihan fasilitas tersebut. Namun, dari semua fasilitas tersebut, yang paling popular adalah panggilan video yang memungkinkan kita berbicara melalui video dengan lawan bicara kita.

Untuk menggunakan fasilitas tersebut, berikut tutorialnya:
1. Buka halaman Registrasi (http://www.skype.com/go/register?intcmp=join)
2. Isi formulir pendaftaran yang ada
3. Diusahakan di isi semua, tapi yang wajib diisi cuma yang ada tanda bintangnya (*)
4. Setelah selesai, klik “I Agree – Continue“
5. Setelah itu kamu akan ditawarkan apakah ingin membeli kredit, kredit disini tujuannya agar kita bisa nelpon ke HP atau telpon rumah, jadi kata lainnya pulsa laah. Kalau ga mau, tinggal pilih “No thanks, I’d like to download”
6. Kita masuk ke langkah download. Download Skype, lalu install.

Selanjutnya, install program tambahan bernama Splitcam melalui langkah berikut:
1. download program splitcam (searching) di google banyak atau di http://www.splitcamera.com/downloading.htm
2. Instal program splitcam di laptop.
3. Pasang eksternal kamera via firewire atau usb. Dan tekan tombol source. Konekan dengan kamera.

Tahap selanjutnya adalah membuka koneksi internet dengan signal up/down minimal 1.2 mgb. Buka skype. Dan masukan id Terus. Setting ke alat....lalu buka setelan video...untuk kemudian buka koneksi skype agar tersambung dengan splitcam Setelah tahapan itu terlaksana tinggal memanggil video call ke id yang dituju..selamat mencoba!

MENDULANG RUPIAH DENGAN BERTERNAK SEMUT RANGRANG

Budidaya semut rangrang, nampaknya masih terdengar aneh. Namun di Desa Kajor, Imogiri Bantul, Yogyakarta sejumlah pemuda desa telah membudidayakan semut rangrang hingga menghasilkan jutaan rupiah perbulannya. Selain menjual sarang semut rangrang, pembudidaya juga menjual telur semut rangrang yang dikenal dengan nama Kroto yang harganya mencapai seratus ribu rupiah perkilogramnya.

Setiap pagi hari Giyadi dan Ponidi, warga Kajor Wetan, Imogiri Bantul, Yogyakarta memberi makan dan minum ribuan semut rangrang yang ditempatkan dalam toples. Makanan semut rangrang cukup mudah yakni ulat dan berbagai macam serangga. Bahkan tulang ayam pun dimakan oleh semut rangrang.

Dulu, sebelum melakukan budidaya semut dengan menggunakan toples, Warga Kajor keliling dari desa ke desa mencari sarang semut rangrang untuk diambil telurnya yang sering disebut Kroto. Warga Kajor mencari telur semut rangrang dengan alat sosrok yang terbuat dari bambu. Telur semut rangrang berwarna putih seperti buliran nasi. Harga telur semut rangrang atau kroto yang digunakan untuk makanan burung cukup tinggi. Sekarang ini harganya mencapai seratus ribu rupiah lebih.

Seiring berjalannya waktu, sarang semut rangrang semakin jarang, maka warga Kajor Imogiri Bantul mencoba beternak semut yakni dengan cara memindahkan sarang semut rangrang yang ada di pohon ke toples. Setelah melalui berbagai macam ujicoba selama 4 bulan akhirnya diketahui cara yang mudah dan efektif, yakni sarang semut rangrang dipotong dengan gunting yang telah didesain untuk memotong dahan pohon dengan menggunakan bambu yang panjang.

Sarang semut rangrang yang sudah dipotong dimasukkan dalam kotak penampung yang kemudian diberi toples. Di setiap sarang ada pemimpin semut yang menjadi panutan. sehingga ketika pemimpin semut masuk toples maka semua semut mengikutinya. Agar semut tidak lari keluar kotak yang terbuat dari kayu triplek maka alasnya diberi air.

Hanya dalam waktu kurang dari satu minggu semut rangrang akan bersarang di Toples seperti ini. Ribuan semut akan membuat sarang berwarna putih seperti ini dari air liur semut. Setelah sarang terbentuk maka semut akan bertelur dan berkembang biak. Sebagian telur rangrang atau kroto diambil dan dijual. Selain menjual telur semut rangrang atau kroto, peternak semut juga menjual semut beserta sarangnya untuk dibudidayakan atau diternak.

Satu toples sarang semut rangrang yang sudah banyak telurnya dijual dengan harga 100 ribu rupiah. Dalam satu bulan, Giyadi dan Ponidi yang memiliki beberapa tempat ternak semut rangrang dapat menghasilkan 2,5 juta rupiah. Jauh lebih banyak dibandingkan ketika berburu mencari telur semut rangrang. Sebab ketika berburu sering tidak mendapatkan telur yang banyak. Rata - rata perhari hanya mendapatkan 20 ribu rupiah.