This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

WISATA ALAM DAN SATWA, TUJUAN FAVORIT MENGISI LIBURAN BERSAMA KELUARGA

Bersamaan dengan liburan sekolah, kawasan Taman Wisata Lembah Hijau di Perbukitan Jalan Imba Kesuma, Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung, menjadi salah satu tujuan wisata keluarga, selain menawarkan nuansa alam lengkap dengan satwa langkanya, kawasan wisata ini juga sangat mudah dijangkau karena terletak di kawasan perbukitan di tengah pusat kota Bandar Lampung. Tak heran, ribuan pengunjung memadati kawasan wisata ini untuk mengisi liburan bersama keluarga.

Nuansa alam perbukitan nan asri serta rimbunnya pepohonan di taman wisata lembah hijau, menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Berbagai wahana menarik di sajikan untuk memanjakan para pengunjung. Salah satunya taman satwa langka. Di taman satwa ini, para pengunjung dapat bermain dan berinteraksi langsung dengan sejumlah satwa burung yang cantik dan unik. Bahkan pengunjung dapat mengabadikan momen liburan yang mneyenangkan bermain bersama dua ekor kakak tua jinak.

Para pengunjung mengaku, meski mengaku awalnya takut, namun bocah kelas lima ini behasil berpose dengan burung bertengger di tangan. Sungguh bahagia, dan lebih menyenangkan lagi pengunjung tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk aksi foto bersama satwa ini.

Untuk memuaskan pengunjung, pengelola Taman Wisata Lembah Hijau menyuguhkan sajian menarik selama musim liburan. Salah satunya gelaran musik musisi jalanan dengan menggunakan alat musik tradisional angklung. Dengan mengenakan pakaian khas, para musisi ini berkeliling areal wisata guna menghibur pengunjung layaknya pengamen.

Asyiknya lagi, aksi unik dan menghibur ini gratis, karena merupakan servis tambahan yang sengaja disiapkan pengelola. Puas berkeliling menikmati panorama alam dan bermain dengan satwa, pengunjung bisa melepas penat dengan bermain di taman air waterboom. Pyuuurr…,guyuran air laksana boom tumpah langsung menyiram pengunjung yang tengah mandi.

Selain menyajikan sejumlah wahana modern menarik seperti waterboom, saat ini pengelola tengah menyiapkan wahana satwa langka berupa burung pelikan, orang hutan, banteng, hingga beruang.

Dalam sehari, rata-rata pengunjung yang datang berlibur di taman wisata lembah hijau ini mencapai dua ribu lima ratus pengunjung. Jumlah ini di perkirakan akan terus mengalami peningkatan signifikan.

Lengkapnya wahana yang ditawarkan, serta jarak tempuh yang hanya sekitar lima belas menit dari jantung kota, membuat wisata lembah hijau menjadi tujuan wisata favorit untuk mengisi liburan di kota Bandar Lampung.



MIMPI CYBER CITY, TARGETKAN PASANG 1000 ACCESS POINT

Sebanyak 189 orang pendidik di Lamongan dilatih pemanfaatan teknolgi informasi dan komunikasi (TIK) untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Untuk mendukung pemanfaatan TI tersebut, Sekkab Yuhronur Efendi menyebutkan bakal melakukan pemasangan 1.000 wireless access point di sekolah-sekolah dan area publik.

Pernyataan itu disampaikan Yuhronur saat membuka Training of Trainer (TOT) Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran Guru yang Kompetitif di Era Global, Rabu (26/03), di Ruang Pertemuan Sabha Dyaksa. Acara yang berlangsung selama dua hari tersebut diikuti oleh 189 peserta.

Yuhronur menyampaikan bahwa TIK merupakan suatu hal yang yang menjadi keharusan untuk dikuasai. “Guru merupakan pendidik yang akan menyiapkan generasi emas di masa yang akan datang. Sehingga merupakan suatu hal yang menjadi keharusan untuk guru dapat menguasai teknologi informasi dan komunikasi”, ujarnya.

Ditambahkannya, arus teknologi informasi dan komunikasi di era globalisasi sangat cepat sehingga dapat merubah pola pikir, perilaku dan budaya.

Sebagai bukti bahwa Kabupaten Lamongan juga mengikuti perkembangan dan peduli terhadap TIK, Yuhronur menyebutkan tahun lalu, Kabupaten Lamongan mendapat penghargaan ICT Pura dari Menkominfo RI.

Selain itu, ungkap mantan Kepala Bappeda tersebut, Kabupaten Lamongan juga mencanangkan pemasangan 1.000 access point di seluruh wilayah Lamongan dan sampai ini sudah terpasang kurang lebih 720 access point.

“Selain itu, dilihat dari sisi ekonomi, sebagai sebuah kabupaten yanag sarat dengan potensi dan mempunyai pertumbuhan ekonomi bagus, Lamongan butuh enabeler berupa pemanfaatan TIK untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunannya, “ pungkasnya.

Dalam acara TOT tersebut didatangkan narasumber dari Lembaga Pelatihan dan Konsultasi Inovasi Pendidikan (LPKIPI) Sidoarjo dan Tim Pengembang Manajemen Berbasis Sekolah Kabupaten Lamongan. Sementara 189 peserta TOT itu terdiri dari unsur Kepala UPT Dinas Pendidikan, Pengawas TK/SD, Kepala Sekolah dan Guru SD, Kepala Sekolah dan Guru TK serta Komite Sekolah

ASYIKNYA BERWISATA DI KEBUN SALAK

Buah salak adalah buah asli Indonesia dan anda tentu pernah mencicipinya. Di kabupaten Banyumas Jawa Tengah, tepatnya di perbukitan lereng Gunung Slamet ada sebuah tempat wisata kebun salak yang apabila anda mengunjunginya bisa langsung memetik sendiri dan makan sepuasnya. Selain itu, anda juga bisa mendapat pengetahuan tentang mencangkok dan membuahkan salak.

Untuk menuju ke kebun salak milik Kusno di desa Baseh, Kecamatan Kedungbantengtersebut hanya jalan kecil berbatu ini saja. Jalannya nanjak dengan kanan kiri rimbun pohon salak dan tanaman keras lainnya khas vegetasi perbukitan kaki gunung. Kebun salak sekitar satu setengah hektar ini tidak terlihat seperti tempat wisata, tetapi di dalamnya ada lebih dari seribu batang tanaman salak.

Salak adalah jenis tanaman yang berbuah sepanjang tahun, sehingga di sini anda sangat mungkin menemukan buah salak yang telah masak. Pilih sendiri buahnya, dan rasakan sensasi memetiknya. Hati-hati karena selain pelepahnya, kulit buah salak juga ada duri-duri halus. Seperti para siswa sekolah dasar ini yang mengunjungi kebun salak, berasa di surga dikelilingi buah siap santap.

Di kebun salak tersebut hampir semua tanamannya sudah siap panen, yakni berumur minimal tujuh tahun. Salak bisa hidup hingga 40 tahun, jika batang akarnya sudah tinggi, bisa direbahkan dan ditimbun dengan tanah agar tanaman tidak terlalu menjulang, sehingga buahnya tetap bisa dijangkau.

Perawatan dan pengembangbiakannya juga relatif mudah. Selain anda bisa memetik sendiri dan makan sepuasnya, anda juga diberi pengetahuan cara mencangkok tanaman salak. Mencangkok tanaman salak sangat mudah, hanya butuh wadah yang berisi tanah dan diikiatkan ke pohon salak. Tanah di wadah ini harus menyentuh pangkap tunas muda yan tumbuh di pohon indukan. Selang setengah bulan, tanaman cangkokan bisa dipisahkan dari tanaman induk dan siap ditanam.

Tanaman salak juga termasuk tanaman yang penyerbukannya harus dibantu dengan hewan kumbang maupun manusia. Itulah kenapa diantara pohon salak dengan bunga betina, juga harus ada pohon yang berbunga jantan. Di sini juga ditunjukan cara menyerbuk dengan bantuan manusia.

“Asyik bukan memetik sendiri salak dan memakan sepuasnya. Udara yang sejuk dan rimbun daun salak yang menaungi bisa menambah suasana nyaman dan itulah yang menjadi kenyamanan tersendiri bagi para pengunjung”, ujar Kusno.

Anda ingin weekend depan mengunjungi wisata salak ini? Datang saja ke desa baseh kecamatan kedungbanteng kabupaten banyumas jateng. Tarif masuknya hanya lima ribu rupiah dan per kilogram salak yang akan dibawa pulang dihargai 15 ribu rupiah per kilogram. Mantap kan?