MIMPI CYBER CITY, TARGETKAN PASANG 1000 ACCESS POINT

Sebanyak 189 orang pendidik di Lamongan dilatih pemanfaatan teknolgi informasi dan komunikasi (TIK) untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Untuk mendukung pemanfaatan TI tersebut, Sekkab Yuhronur Efendi menyebutkan bakal melakukan pemasangan 1.000 wireless access point di sekolah-sekolah dan area publik.

Pernyataan itu disampaikan Yuhronur saat membuka Training of Trainer (TOT) Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran Guru yang Kompetitif di Era Global, Rabu (26/03), di Ruang Pertemuan Sabha Dyaksa. Acara yang berlangsung selama dua hari tersebut diikuti oleh 189 peserta.

Yuhronur menyampaikan bahwa TIK merupakan suatu hal yang yang menjadi keharusan untuk dikuasai. “Guru merupakan pendidik yang akan menyiapkan generasi emas di masa yang akan datang. Sehingga merupakan suatu hal yang menjadi keharusan untuk guru dapat menguasai teknologi informasi dan komunikasi”, ujarnya.

Ditambahkannya, arus teknologi informasi dan komunikasi di era globalisasi sangat cepat sehingga dapat merubah pola pikir, perilaku dan budaya.

Sebagai bukti bahwa Kabupaten Lamongan juga mengikuti perkembangan dan peduli terhadap TIK, Yuhronur menyebutkan tahun lalu, Kabupaten Lamongan mendapat penghargaan ICT Pura dari Menkominfo RI.

Selain itu, ungkap mantan Kepala Bappeda tersebut, Kabupaten Lamongan juga mencanangkan pemasangan 1.000 access point di seluruh wilayah Lamongan dan sampai ini sudah terpasang kurang lebih 720 access point.

“Selain itu, dilihat dari sisi ekonomi, sebagai sebuah kabupaten yanag sarat dengan potensi dan mempunyai pertumbuhan ekonomi bagus, Lamongan butuh enabeler berupa pemanfaatan TIK untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunannya, “ pungkasnya.

Dalam acara TOT tersebut didatangkan narasumber dari Lembaga Pelatihan dan Konsultasi Inovasi Pendidikan (LPKIPI) Sidoarjo dan Tim Pengembang Manajemen Berbasis Sekolah Kabupaten Lamongan. Sementara 189 peserta TOT itu terdiri dari unsur Kepala UPT Dinas Pendidikan, Pengawas TK/SD, Kepala Sekolah dan Guru SD, Kepala Sekolah dan Guru TK serta Komite Sekolah

0 comments:

Post a Comment