This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

KERAJINAN CELENGAN LIMBAH BAMBU YANG KIAN DISUKA

Limbah batang bambu yang biasanya hanya dibuang, apabila diolah dengan sedikit kreatifitas, ternyata mampu menghasilkan keuntungn hingga jutaan Rupiah. Seperti yang dilakukan Ameng Suprapto, seorang pengrajin warga Pakualaman Yogyakarta, yang memanfaatkan limbah bambu, menjadi celengan bambu tradisional, dengan berbagai motif yang diminati di pasaran, seperti motif ukiran batik, kartun maupun motif ukiran hewan. Bahkan hasil kerajinan celengan bambu tersebut, saat ini telah menembus luar negeri.

Selain itu, motif kaligrafi pun juga di buat oleh pengrajin yang memberi naman hasil kerajinan celengan dari lembah bambu tersebut dengan nama bank tempo doeloe. Siapa menyangka, ternyata, celengan-celengan tersebut terbuat dari limbah bambu.

Proses pembuatan celengan dari limbah bambu ini, tidaklah terlalu sulit. Pertama-tama, bambu dipotong potong, sesuai dengan panjang ruas bambu. Bambu yang sudah dipotong, kemudian dicuci terlebih dahulu, sebelum dilakukan proses pengecatan. Setelah di cat dan dikeringkan, potongan bambu di ukir sesuai selera atau sesuai motif yang diminta oleh pemesan. Baru setelah ukiran selesai, ujung bambu ditutup dengan triplek yang sudah di lubangi sebesau uang koin.

Proses selanjutnya adalah menghias celengan bambu dengan menggunakan tali rotan. Hal ini dilakukan untuk mempercantik bentuk celengan bambu yang di buat. Celengan dari limbah batang bambupun sudah siap untuk dipasarkan.

Menurut Ameng Suprapto, ide pembuatan celengan bambu tersebuit karena dirinya melihat banyak limbah batang bambu yang hanya di buang maupun di bakar. Selain itu, dirinya memilih celengan bambu, setelah mendengar cerita dari kakeknya, bahwa sebelum ada bank, orang kebanyakan menyimpan uang di tiang rumah, yang terbuat dari bambu. Ide itulah yang menginspirasikan Ameng Suprapto, untuk membuat celengan dari limbah bambu.

Dengan di bantu 3 orang karyawannya, Ameng Suprapto dalam satu bulan dapat menghasilkan 1000 celengan bambu. Rata-rata para pembelinya berasal datri luar kota dan bahkan pemasarannya sudah sampai ke luar negeri, seperti malaysia dan dubai. Harga setiap celenngan yang dijual, antara 5 ribu hingga 35 ribu Rupiah, tergantung dari ukuran bambu dan motif dari celengan yang dibuat.

Selain harganya yang terjangkau, celengan bambu juga dapat mengajarkan anak-anak untuk belajar ataupun gemar menabung.

3.641 PELAMAR CPNS LAMONGAN KEMBALIKAN BERKAS

Sampai dengan penutupan pendaftaran CPNS di Lamongan kemaren, tercatat sebanyak 4.663 pelamar yang mendaftar secara online. Sementara pendaftaran CPNS di Lamongan ditutup pada 17 September jam 19.30 WIB tadi malam.

Data tersebut sebagaimana disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lamongan Ismunawan melalui Kabag Humas dan Infokom Mohammad Zamroni. Dari sejumlah pendaftar tersebut, baru sebanyak 3.641 pelamar yang mengirimkan berkasnya di BKD Lamongan.

“Sampai dengan jam 11.45 WIB ini (Rabu, red) tercatat ada 4.663 yang melamar CPNS di Lamongan. Jumlah ini dipastikan akan berubah karena pendaftaran online baru akan ditutup pada malam harinya, jam 19.30 WIB nanti, “ kata dia.

Disebutkan olehnya, dari berkas yang masuk ditemui sejumlah kesalahan. Seperti adanya ijazah yang tidak dilegalisir, ijazah yang tidak sesuai dengan formasi yang dilamar dan berkas yang salah alamat.

“Ada berkas yang karena dia melamar formasi untuk intnasi di provinsi dan pusat, tapi dikirimkan ke Lamongan, “ kata dia tanpa merinci berapa berkas yang salah tersebut.

Sedangkan dari sejumlah 3.641 berkas pelamar yang sudah masuk itu, didominasi oleh pelamar dari tenaga teknis sebanyak 1.624. Kemudian yang melamar untuk formasi guru sebanyak 905 orang dan tenaga kesehatan sebanyak 1.624 orang.

Data di panitia seleksi nasional menyebutkan Lamongan tahun ini mendapat alokasi sebanyak 75 formasi CPNS. Terdiri dari 25 formasi tenaga guru kelas, 20 formasi tenaga kesehatan, dan 30 tenaga teknis.

Lamongan terakhir kali melakukan penerimaan CPNS dari jalur umum pada tahun 2009 untuk sebanyak 436 formasi. Yakni terdiri dari 142 formasi tenaga guru, 153 formasi tenaga kesehatan dan 141 formasi tenaga teknis. Kala itu, tercatat sebanyak 14.777 surat lamaran yang masuk ke BKD.

ENERGI BIOGAS ALTERNATIF DARI LIMBAH TAHU

Semakin mahalnya harga elpiji kemasan 12 kilogram dan 3 kilogram, membuat masyarakat mulai berinovasi. Salah satunya menciptakan energi biogas dari limbah tahu. Gas metana yang dihasilkan, juga dapat mengurangi dampak pemanasan global (13/09/2014).

Banyak pabrik tahu skala rumah tangga hingga skala besar belum memiliki pengolahan limbah cair. Sebab, mereka menganggap tidak efisien. Padahal, limbah cair pabrik tahu memiliki kandungan senyawa organik tinggi yang memiliki potensi untuk menghasilkan biogas melalui proses an-aerobik.

Di Kabupaten Lamongan Jawa Timur, Slamet Wahyudi, seorang pengusaha tahu berhasil memanfaatkan limbah industri tahu menjadi energi biogas.

Unit pengolah limbah cair tahu ini terdiri dari unit utama yang disebut digester, jaringan pipa pengumpul limbah, trickling filter, jaringan sisa limbah hasil olahan, kolam penampung air hasil proses serta penampung gas.

Cara pengelolaan limbah tahu ini sangat sederhana. Limbah cair tahu yang diperoleh dari pabrik tahu, langsung dialirkan melalui selokan yang ditampung di sebuah bak kontrol, atau filter. Bak kontrol tersebut, berfungsi sebagai penyaring limbah yang berasl dari pengepresan limbah tahu.

Dari bak kontrol inilah, limbah tahu masuk ke bak penampungan digester. Bak penampungan akan dialiri limbah secara terus menerus hingga menjadi luber yang dialirkan ke bak peluap. Awal pembuatan biogas ini dapat digunakan setelah dua sampai tiga minggu pengisian.

Pembuatan biogas limbah tahu ini berawal dari protes warga setempat, terkait bau menyengat limbah dari pabrik tahu yang berdekatan dengan pemukiman penduduk. Selain itu juga, dikarenakan faktor semakin mahalnya harga elpiji kemasan 12 kilogram dan 3 kilogram.

Hasil biogas dengan kuantitas dan kualitas lebih baik daripada biogas kotoran ternak tersebut, kini sudah disalurkan ke 31 kepala keluarga dusun setempat. Meski dengan keterbatasan alat dan biaya, energi alternatif biogas sudah mejadi tumpuan warga setempat sejak tiga tahun terakhir. Setiap kepala keluarga, hanya dikenai biaya perawatan sebesar lima ribu rupiah per bulan.