DHUNGKA, MUSIK LESUNG KHAS PULAU BAWEAN

Pulau Bawean Kabupaten Gresik Jawa Timur teryata memiliki kesenian khas berbahan Lesung alat tradisional menumbuk padi. Jika di daerah lain menyebutnya dengan Musik Lesung, masyarakat Bawean menyebutnya dengan Musik Dhungka.

Di Bawean, musik Dhungkah masih terpelihara dengan baik hingga kini. Biasanya, masyarakat setempat menggelar kesenian Dhungkah saat menjelang pesta pernikahan dengan memainkannya selama 7 hari berturut turut. Disamping itu, musi, Dhungkah juga dimainkan saat menyambut tamu kehormatan yang berkunjung ke Bawean.

Untuk melestarikannya, masyarakat Desa Tanjung Ori Kecamatan Tambak menggelar lomba musik Dhungkah dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan.

Muhammad Amin, salah seorang warga Tanjug Ori mengatakan Yang paling dikagumi dari music Dhungkah adalah kekompakan para penabuhnya yang kesemuanya adalah ibu-ibu rumah tangga. “Disamping harus kompak, juga menabuhnya dilakukan dengan keras hingga bunyinya bisa terdengarhingga radius 1 Kilometer meski tanpa alat pengeras suara,” ungkapnya, Kamis (8/9/2016.) Disamping irama suara lesung, keindahan musik Dhungka akan terdengar lebih syahdu saat berpadu dengan lantunan Shalawat Nabi dan Pantun bahasa Bawean.

Menurut Amin, biasanya pantun berisi pesan moral dan kritikan sosial termasuk menceritakan keluh kesah seorang istri yang ditinggal suami bekerja diluar negeri. ”Mereka mengungkapkan rasa rindunya kepada sang suami lewat pantun,” tambahnya. Di Lesung, terdapat tempat menghaluskan padi dan gagang pengangkat Lesung saat akan pindah tempat. Komponen-komponen tersebut ternyata bisa mengeluarkan variasi bunyi yang indah. Dengan kata lain, kata Muhammad Amin, music Dhungka merupakan musik sederhana tapi suaranya asyik.

Saat ini, musik Dhungkah telah menjadi salah satu ikon wisata Bawean. Pemkab Gresik memasukkannya dalam paket rencana pengembangan pulau bawean sebagai salah satu tujuan wisata. (Ide Kreatif)

Berikut videonya :



digg it
buzz yahoo
google
Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Facebook
reddit

0 comments:


Post a Comment

Posting Terakhir

 
  • Melukis Daun Banyaknya daun kering berjatuhan akibat musim kemarau, mengispirasi siswa sekolah dasar di Gresik Jawa Timur, melukis di daun kering. Dengan kegiatan ini, siswa bisa memahami, jika sampah daun, bisa di manfaat....
  • Sharing Foto di Yahoo Messenger Yahoo Messenger atau yang sering disingkat dengan YM memiliki fasilitas untuk share picture kepada chatter lain. Dengan demikian jika dua chatter saling melakukan Private Message, maka keduanya bisa saling...
  • Mujaher Korek Menu ikan panggang banyak di jumpai di sejumlah daerah. Namun, menu ikan mujaher panggang dengan sambal terasi pedas khas Jawa Timuran, hanya ada di Lamongan. Mujaher panggang hadir dengan....
  • Batik Gorga Khas Batak Memadukan motif khas Batak dengan aneka warna, bengkel kreasi yang telah berdiri sejak tahun 2008 lalu, menghasilkan aneka ragam kain batik khas tanah Batak yang memiliki nilai estetika yang cukup tinggi....
  • Awet Muda Dengan Pisang Getuk merupakan makanan tradisional, umumnya terbuat dari singkong. Namun, warga di kaki gunung Slamet tepatnya di Desa Serang, Kecamatan Karangreja,...