This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

PESONA KEINDAHAN DANAU RAWAPENING DAN KEUNIKAN RUMAH APUNG DITENGAH RAWA

Danau Rawapening di kabupaten Semarang, Jawa Tengah menyimpan berjuta pesona bagi para wisatawan yang mengunjunginya. Udara sejuk dan pemandangan nan eksotis membuat wisatawan nyaman berada di tengah danau terbesar di kabupaten Semarang tersebut. Sejumlah keunikan seperti rumah apung dan karamba ikan, menambah kenyamanan para pengunjung (31/12/2016.)

Dari Dermaga yang cukup sederhana di bibir rawa, belasan perahu motor milik warga sekitar Rawapening, siap mengantar para wisatawan berkeliling danau Rawa. Dengan biaya sebesar 60 ribu rupiah untuk menyewa sebuah perahu motor berkapasitas 6 orang kita bisa berkeliling danau Rawapening. Meski tarif yang ditawarkan cukup murah, namun sensasi yang didapatkan bukan murahan, sehingga tak akan membuat para wisatawan kecewa.

Faktor keselamatan tetap menjadi nomor satu, untuk itu para wisatawan pun diwajibkan menggunakan pelampung saat menaiki perahu motor. Deru suara mesin perahu motor dan hembusan angin Rawa yang cukup kencang akan langsung menyambut para wisatawan saat perahu mulai berjalan meninggalkan dermaga. Hamparan enceng gondok yang menutup sebagain danau Rawapening, akan menjadi pemandangan penyambut yang cukup indah saat kita mulai berjalan menyusuri danau Rawapening ini.

Sekitar 5 menit menyusuri danau Rawapning, perahu pun sampai di komplek karamba yang dikelola oleh warga. Di komplek karamba ini, para wisatawan bisa melihat berbagai jenis ikan tawar yang dibesarkan di danau Rawapening ini. Ikan nila dan ikan gurame, menjadi komoditi paling dbanyak dipilih oleh warga untuk dibesarkan ditengah tengah danau Rawapening ini.

Para wisatawan juga bisa melihat rumah karamba yang cukup unik, karena dibangun diatas air dengan penopang puluhan drum kosong yang dirangkai menjadi satu sehingga bisa menjadi pondasi rumah apung yang cukup kuat.

Susilo, warga yang sudah 7 tahun memulai usaha pembesaran ikan ditengah danau Rawapening ini, mengaku banyak sekali wisawatan yang mengunjungi karambanya. Dan tak sedikit dari mereka yang menginginkan adanya tempat untuk menginap maupun rumah makan yang ada ditengah Rawapening, karena keindahan pemandangan dari tengah Rawapening.

Setelah puas melihat keramba pembesar ikan ditengah danau Rawapening dan melihat keunikan rumah apung, saatnya wisatawan kembali berkeliling danau Rawapening. Banyak hal menarik yang bisa dilihat oleh wisatawan ditengah danau Rawapeing ini. Seperti kegiatan para nelayan yang mencari enceng gondok ini misalnya.

Sebagian besar para nelayan di danau Rawapening ini memang berprofesi sebagi pencari enceng gondok. Hal ini disebabkan populasi enceng di danau Rawapeing ini sudah menutupi hampir setengah dari luas danau, dan enceng gondok memiliki nilai ekonomis yang cukup baik jika dijual kepada para pengepul. Itulah mengapa jika kita sedang ditengah danau akan sering menjumpai melayan membawa enceng gondok dengan perahu mereka.

Pesona keindahan bukit cinta, akan terlihat dari tengah danau Rawapening ini. Karena lokasinya yang tepat ditepi danau, maka kita bisa melihat patung ular raksasa terlihat mengelilingi setengah dari.

Nah bagi anda yang mencari lokasi berlibur di kabupaten Semarang, tak ada salahnya untuk menikmati pesona alam bukit cinta Rawapening, yag ada di desa rowoboni, kecamatan banyubiru, kabupaten Semarang.

BERZIARAH KE MAKAM SYEKH SITI JENAR

Untuk menuju Makam Syekh Siti Jenar, kita cukup mengikuti arah jalan menuju sebuah pusara di Desa Balong Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (24/12/2016.)

Tak ada yg istimewa dengan pusara tersebut, bahkan terkesan sederhana dan kurang terawat. Pohon-pohon besar berusia puluhan tahun mengelilingi lokasi pusara seluas kurang lebih 60 Meter persegi itu. Kondisi ini memang mirip dengan perjalanan hidup tokoh Manunggaling Kawulo Gusti tersebut yang terasing dari tokoh wali lainnya.

Mbah Nursid, juru kunci makam Siti Jenar mengatakan, ada 8 Makam yang tersebar di beberapa wilayah yang diklaim sebagai makam Siti Jenar. Namun, semuanya tidak memiliki bukti sejarah yang valid. Kepastian Makam yang ia jaga sebagai makam jasad tokoh wihdatul wujud tersebut berdasarkan penuturan dari orang tuanya secara turun temurun. Karena itu, kata Mbah Nursid, kembali pada keyakinan masing-masing.

Bagi kita, apakah Makam di desa Balong yang berjarak 37 km dari kota Jepara tersebut merupakan makam asli Syekh Siti Jenar atau bukan, itu tidak terlalu penting. Yang terpenting adalah makam tersebut telah mengingatkan saya pada nilai keikhlasan dan kemurnian jiwa yang selalu diperjuangkannya melalui ajaran Manunggaling Kawulo Gusti, hingga beliau rela hidup terasing termasuk dihukum mati sekalipun.

Salah satu nasehat beliau yang terkenal dan bisa menjadi renungan kita adalah 'jiwa suci dan tenang jauh lebih berharga dari pada harta sebanyak apapun. Peliharalah kesucian dan ketenangan jiwa". Demikian tulisan yang tertera di spanduk Mushalla setempat.

JALAN-JALAN KE GUA PASSEA, GUA PENINGGALAN PRASEJARAH

Memilih tempat wisata tidak harus ke pantai atau ke kebun binatang. Namun, tempat wisata bisa dilakukan di mana saja, salah satunya di dalam perut bumi yakni Goa Passea atau Goa Penderitaan. Di dalam goa tersebut kita menemukan berbagai macam keindahan jaman peninggalan prasejarah, seperti manik-manik kaca, sisa kendi maupun guci peninggalan negara luar serta peti mati beserta tulang belulang milik manusia purba yang masih asli dan masih terjaga kelestariannya.

Untuk memasuki Goa Passea yang berlokasi di Desa Ara, Kecamatan Bonto Tiro, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan tersebut, kita harus melewati batu karang dan semak belukar yang dikelilingi gundukan tanah pegunungan dengan menyusuri jalan setapak sejauh berjalan kaki sejauh 500 meter. Untuk memasuki goa harus berhati-hati, karena mulut goa berada dibawah tanah yang sedikit dtutupi semak belukar.

Menurut Penemu gua, Muhannis, goa ini adalah goa passea atau dalam bahasa daerah ara khas Bontotiro, Passea diartikan penderitaan jadi goa ini disebut goa penderitaan di mana tempat tersebut merupakan tempat pemakaman manusia purba.

Penasaran dengan keindahan yang terdapat di dalam perut bumi ini, Muhannis kemudian melakukan penelitian dengan mendatangkan peneliti purbakala. Ternyata hasilnya, seluruh isi goa ini masih asli.

Untuk turun ke dasar goa harus melewati anak tangga yang disusun dari batu karang dan berpegangan di antara ranting atau akar pohon besar yang tumbuh di sekitar mulut goa.

Lelahnya perjalanan jauh akan terbayarkan dengan keindahan di dalam goa passea. Di depan pintu masuk goa passea, kita akan menjumpai batu yang telah tersusun rapi menyerupai perempuan berambut panjang menghadap kebelakang serta lubang batu tempat bersemedi.

Selain itu, di dalam goa ini kita bisa menemukan banyak batu yang dapat memancarkan kilauan seperti manik-manik kaca yang merupakan bukti persahabatan dengan india selatan yang ada diperkirakan ada sejak 500 sebelum masehi.

Banyaknya kilauan manik-manik itu dapat kita saksikan dibagian lantai dua goa, namun untuk naik keatas kita harus melewati anak tangga yang dibuat dari potongan batang pohon oleh muhannis dan kawannya. Hal itu dilakukan agar memudahkan pengunjung dapat menikmati kilauan kristal disetiap dinding goa yang terletak di lantai dua itu.

Jangan langsung puas sebelum melihat peninggalan - peninggalan prasejarah di dalam goa penderitaan ini, disini kita masih bisa menemukan peti mati kuno yang lengkap dengan tengkorak manusia purba.

Selain tengkorak yang kita jumpai, para wisatawan ini pula juga bisa melihat peninggalan sisa-sisa tempat makan berupa kendi maupun guci yang berasal dari china, kamboja, vietnam maupun dari daerah itu sendiri.

Dari cerita dari mulut ke mulut membuat banyak wisatawan lokal maupun asing datang berkunjung ke dalam goa tersebut. Pada umumnya wisatawan penasaran dengan cerita keindahan yang terdapat di dalam goa. Seperti yang dialami oleh pemuda asal kabupaten sinjai ini, wahyudi.

Untuk menjaga kelestarian goa itu sendiri, Muhannis mengajak pemuda ara lainnya, bersama-bersama bergotong royong secara berkala membersihkan semak belukar terutama jalan yang akan dilaluinya, hal itu dilakukan, agar memudah wisatawan yang akan berkujung ke dalam goa tersebut tidak mengalami hambatan.

WISATA EDUKASI TAMAN KUPU-KUPU PALEMBANG

Palembang menjadi daerah kelima yang memiliki taman Kupu-Kupu disamping 4 kota ainnya di Indonesia. Meski koleksinya masih minim, namun taman ini menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Palembang, untuk dapat melihat kecantikan hewan yang memiliki warna bermacam-macam itu.

Taman wisata edukatif itu berada di daerah Gandus, atau sekitar 20 menit dari pusat kota Palembang selalu ramai dikunjungi warga yang ingin melihat koleksi taman Kupu-Kupu tersebut.

Taman Kupu-Kupu yang memiliki luas 1000 meter persegi ini diyakini merupkan taman Kupu-Kupu kelima terbesar di Indonesia, setelah di Bali dan Bandung, dan taman kedua setelah Lampung di Pulau Sumatera.

Di taman ini pengunjung dapat melihat dari dekat sekiat 200 ekor Kupu-Kupu dari 11 jenis, yang ditangkarkan sendiri oleh pengelolanya, ruangan penagkarannya pun berada di dalam taman, dengan ruangan tersendiri yang dibuat sedemikan rupa sehinga kepompong dapat berkembang.

Namun karena masih baru, jenis atau koleksi Kupu-Kupunya masih seragam mulai dari warna sayapnya, yang terlihat lebih banyak dominan hitam.

Pemerintah kota Palembang yang merancang taman Kupu-Kupu tersebut memang merencanakan untuk terus mengembangkan taman Kupu-Kupu tersebut, karena lahan yang ada masih cukup luas, termasuk membangun infrastruktur jalan menuju lokasi tersebut.

Data Lembaga Ilmu Pengetahun Indonesia (LIPI) menyebutkan, sekitar 1.600 jenis dari 17.500 jenis Kupu-Kupu di dunia ada di Indonesia, peluang inilah yang membuat pontensi wisata edukasi untuk taman Kupu-Kupu dapat berkembang.

NIKMATNYA CAMPOR LORJUK KHAS PANTAI SELATAN MADURA

Bila anda penikmat makanan ikan laut, tidak ada salahnya untuk mencicipi masakan Campor Lorjuk di Desa Pademawu Kabupaten Pamekasan Madura. Selain nikmat, Campor Lorjuk di percaya mampu meningkatkan stamina kaum pria, karena mengandung banyak gizi terutama kaya akan protein.

Ikan Lorjuk adalah salah jenis ikan yang banyak berkembangbiak di pantai selatan Pulau Madura. Saat air laut surut, para ibu ibu rumah tangga disekitar pesisir pantai, biasanya memanfaatkan waktu mereka mencari ikan Lorjuk. Selain untuk kebutuhan makanan sendiri, Lorjuk biasanya dijual kepada pedagang Lorjuk. Ikan Lorjuk ini terdapat di dalam pasir pantai. Karena itu untuk mendapatkannya, para ibu ibu rumah tangga ini menggalinya dengan linggis.

Bagi warga Desa Pademawu, Lorjuk yang kaya protein dibuat lauk pauk, atau makanan has. Salah satunya adalah Campor Lorjuk. Sejak dulu kecamatan pademawu selalu identik dengan makanan hasnya Campor Lorjuk. Di beberapa warung warung makanan kita akan mendapatkan makanan hasnya Campor Lorjuk.

Salah satunya di rumah Ibu Rohailah. hampir setiap hari terutama hari minggu, desa pademawu selalu ramai dengan warga yang sedang jalan jalan ke Pantai Jumiang untuk sekedar mencicipi makanan has Campor Lorjuk. Warga yang datang ketempat ini biasanya adalah mereka yang ketagihan untuk mencicipi Campor Lorjuk.

Proses pembuatan Campor Lorjuk sederhana. Setelah dikeringkan dan di buang kulitnya, Lorjuk yang diperoleh dari pinggir pantai ini di goreng di atas wajan kurang tiga lebih tiga menit, Selanjutnya lalu diberi bumbu, bawang putih, bawang merah, jahe, pala dan cabe merah serta campuran kecambah, mie dan, krupuk.

Harga satu porsi Campor Lorjuk juga sangat terjangkau, terutama bagi pengunjung yang datang ke desa ini, yaitu hanya 5000 Rupiah. Sedangkan waktu berkunjungpun mulai panggi hingga sore hari. Jadi bila anda sedang berjalan jalan ke Kota Pamekasan tidak ada salahnya mencicipi masakan has yang satu ini.

SENSASI WISATA SUSUR SUNGAI BAKAU BALIKPAPAN

Berwisata pada dasarnya tidak harus mahal dan dapat dilakukan di mana saja. Sekedar menyusuri anak sungai hingga muara, ternyata dapat menjadi kegiatan wisata tersendiri yang sangat menyenangkan.

Susur sungai bakau kali ini dilakukan di Hutan Mangrove Graha Indah, kawasan mangrove yang terletak di bagian utara kota Balikpapan.Yang menarik, tempat ini bukanlah kawasan wisata komersial, melainkan adalah hutan bakau hasil konservasi garis pantai di tahun 90-an yang kini sudah menunjukkan keindahannya.

Lokasi tepatnya pun terletak tepat di belakang pemukiman warga. Kapal yang digunakan pun merupakan kapal ikan yang disewa dari para nelayan. Kendati begitu, kegiatan susur mangrove ini tak sedikitpun mengurangi kenikmatanberwisata.

Sekedar menikmati pemandangan nan asri atau menyalurkan hobi fotografi, ternyata dengan susur Mangrove ini cukup efektif mengurai ketengangan saraf setelah sepekan bergelut dengan rutinitas kerja.

Meskipun santai dan menyenangkan, peserta harus tetap waspada. Peserta dilarang memasukkan anggota badan ke dalam air. Sebab sungai Mangrove ini terhubung langsung dengan muara teluk Balikpapan yang merupakan habitat alami buaya muara.

Dari sini peserta dapat belajar. bahwa hutan mangrove melindungi kota Balikpapan dari erosi laut serta angin putting beliung. Hutan Mangrove juga menjaga keharmonisan habitat di sekitarnya. Jika terus lestari. hutan ini ke depan dipastikan mampu memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat sekitarnya.

PECAK BAUNG BUMBU MENTAH YANG SEDAP

Anda penggemar pecak? Masakan dengan santan bercampur bumbu mentah yang rasanya sulit dilupakan. Salah satu yang harus Anda cicipi adalah Pecak Ikan Baung, jenis ikan sungai yang dagingnya empuk dan gurih.

Cara memasaknya cukup dengan menyiramkan santan dan bumbu rempah mentah hingga membuat pecak terlihat lebih segar. Apalagi kalau disajikan pedas dengan cabe merah yang diulek lembut. Rasanya lebih menusuk.

Ikan Baung khas sungai yang masuk dalam kelompok catfish tawar sejenis lele ini bertekstur daging liat. Paling pas dimasak dengan pecak. Rasanya lebih meresap dan pedasnya menambah sensasi.

Karena bumbu mentah, cara memasaknya juga sangat sederhana. Ikan baung yang sudah dibersihkan digoreng dulu agar matang dan dagingnya gurih. Bumbu bawang. Jahe dan cabe serta kencur dihaluskan lalu dicampur dengan santan masak. Ikan baung yang telah digoreng lalu dimasukan dalam kuah santan. Ikan baung pun siap dihidangkan.

Di Restoran Merkusi Jalan Raya Rawalo Kabupaten Banyumas Jawa Tengah, harga satu porsi pecak baung hanya 12 ribu rupiah. Selain pecak baung, Restoran Merkusi juga menyediakan aneka masakan ikan khas sungai di Kabupaten Banyumas.