JALAN-JALAN KE GUA PASSEA, GUA PENINGGALAN PRASEJARAH

Memilih tempat wisata tidak harus ke pantai atau ke kebun binatang. Namun, tempat wisata bisa dilakukan di mana saja, salah satunya di dalam perut bumi yakni Goa Passea atau Goa Penderitaan. Di dalam goa tersebut kita menemukan berbagai macam keindahan jaman peninggalan prasejarah, seperti manik-manik kaca, sisa kendi maupun guci peninggalan negara luar serta peti mati beserta tulang belulang milik manusia purba yang masih asli dan masih terjaga kelestariannya.

Untuk memasuki Goa Passea yang berlokasi di Desa Ara, Kecamatan Bonto Tiro, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan tersebut, kita harus melewati batu karang dan semak belukar yang dikelilingi gundukan tanah pegunungan dengan menyusuri jalan setapak sejauh berjalan kaki sejauh 500 meter. Untuk memasuki goa harus berhati-hati, karena mulut goa berada dibawah tanah yang sedikit dtutupi semak belukar.

Menurut Penemu gua, Muhannis, goa ini adalah goa passea atau dalam bahasa daerah ara khas Bontotiro, Passea diartikan penderitaan jadi goa ini disebut goa penderitaan di mana tempat tersebut merupakan tempat pemakaman manusia purba.

Penasaran dengan keindahan yang terdapat di dalam perut bumi ini, Muhannis kemudian melakukan penelitian dengan mendatangkan peneliti purbakala. Ternyata hasilnya, seluruh isi goa ini masih asli.

Untuk turun ke dasar goa harus melewati anak tangga yang disusun dari batu karang dan berpegangan di antara ranting atau akar pohon besar yang tumbuh di sekitar mulut goa.

Lelahnya perjalanan jauh akan terbayarkan dengan keindahan di dalam goa passea. Di depan pintu masuk goa passea, kita akan menjumpai batu yang telah tersusun rapi menyerupai perempuan berambut panjang menghadap kebelakang serta lubang batu tempat bersemedi.

Selain itu, di dalam goa ini kita bisa menemukan banyak batu yang dapat memancarkan kilauan seperti manik-manik kaca yang merupakan bukti persahabatan dengan india selatan yang ada diperkirakan ada sejak 500 sebelum masehi.

Banyaknya kilauan manik-manik itu dapat kita saksikan dibagian lantai dua goa, namun untuk naik keatas kita harus melewati anak tangga yang dibuat dari potongan batang pohon oleh muhannis dan kawannya. Hal itu dilakukan agar memudahkan pengunjung dapat menikmati kilauan kristal disetiap dinding goa yang terletak di lantai dua itu.

Jangan langsung puas sebelum melihat peninggalan - peninggalan prasejarah di dalam goa penderitaan ini, disini kita masih bisa menemukan peti mati kuno yang lengkap dengan tengkorak manusia purba.

Selain tengkorak yang kita jumpai, para wisatawan ini pula juga bisa melihat peninggalan sisa-sisa tempat makan berupa kendi maupun guci yang berasal dari china, kamboja, vietnam maupun dari daerah itu sendiri.

Dari cerita dari mulut ke mulut membuat banyak wisatawan lokal maupun asing datang berkunjung ke dalam goa tersebut. Pada umumnya wisatawan penasaran dengan cerita keindahan yang terdapat di dalam goa. Seperti yang dialami oleh pemuda asal kabupaten sinjai ini, wahyudi.

Untuk menjaga kelestarian goa itu sendiri, Muhannis mengajak pemuda ara lainnya, bersama-bersama bergotong royong secara berkala membersihkan semak belukar terutama jalan yang akan dilaluinya, hal itu dilakukan, agar memudah wisatawan yang akan berkujung ke dalam goa tersebut tidak mengalami hambatan.



digg it
buzz yahoo
google
Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Facebook
reddit

0 comments:


Post a Comment

Posting Terakhir

 
  • Melukis Daun Banyaknya daun kering berjatuhan akibat musim kemarau, mengispirasi siswa sekolah dasar di Gresik Jawa Timur, melukis di daun kering. Dengan kegiatan ini, siswa bisa memahami, jika sampah daun, bisa di manfaat....
  • Sharing Foto di Yahoo Messenger Yahoo Messenger atau yang sering disingkat dengan YM memiliki fasilitas untuk share picture kepada chatter lain. Dengan demikian jika dua chatter saling melakukan Private Message, maka keduanya bisa saling...
  • Mujaher Korek Menu ikan panggang banyak di jumpai di sejumlah daerah. Namun, menu ikan mujaher panggang dengan sambal terasi pedas khas Jawa Timuran, hanya ada di Lamongan. Mujaher panggang hadir dengan....
  • Batik Gorga Khas Batak Memadukan motif khas Batak dengan aneka warna, bengkel kreasi yang telah berdiri sejak tahun 2008 lalu, menghasilkan aneka ragam kain batik khas tanah Batak yang memiliki nilai estetika yang cukup tinggi....
  • Awet Muda Dengan Pisang Getuk merupakan makanan tradisional, umumnya terbuat dari singkong. Namun, warga di kaki gunung Slamet tepatnya di Desa Serang, Kecamatan Karangreja,...