This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

GULAI IKAN KARANG YANG BIKIN KETAGIHAN

Di Padang Sumatera Barat, tepatnya di Jalan By Pass Km -8 terdapat sebuah warung yang menyediakan khusus masakan gulai ikan karang. Menu andalannya yang banyak disukai pelanggan adalah gulai kepala ikan. Warung sederhana milik Haji Bujanir Datuk Mangkudum Satiter sebut selalu ramai dikunjungi oleh pelanggan setianya.

Ikan-ikan tersebut dipasok langsung dari para nelayan yang khusu menagkap ikan karang dikawasan pelabuhan bungsu teluk kabung padang. Ikan -ikan yang disedikan juga bermacam-macam, mulai dari ikan gerapu, kakap, gobi dan lain-lain. Ikan tersebut dibeli 80 hingga 9o ribuan perkilogramnya. Ikan tersebut diterima warung sudah terpotong-potong sesuai pesanan.

Warung ini akan selalu ramai pas makan siang. Harga yang diwarkan juga bervariasi, mulai dari 12 ribu hinggga 25 ribu rupiah perporsinya dengan ditambah nasi . Namun jika kepala ikannya lebih besar bisa mencapai 90 ribuan rupiah perporsinya . Para pelanggan gulang ikan karang ini mengaku selalu ketagihan setelah mencicipi gulai disini. Karena rasanya jauh beda dengan ikan-ikan laut pada umumnya. Kenikmatan gulai ikan karang akan membuat penikmatnya ketagihan.

Pemilik warung, Haji Bujanir Datuk M Sati mengaku omsetnya perhari bisa jutaan rupiah. Warung gulai ikan karang ini telah berjalan lebih dari 8 tahunan. Pengerjaannya juga dibantu beberapa orang pekerja, dan setiap harinya mengahabiskan seratusan kilogram lebih. Proses maska-memask dilakukan mulai dari pagi hari dan membutuhkan waktu selama 2 jam. Bumbu-bumbu yang digunakannya juga tidak berpa jauh beda dengan pembuatan gulai pada umumnya, yaitu pakai santan, cabe, bawang dan bumbu dapur lainnya. Uniknya, penyajian gulai ikan karang ini makin enak pas baru masak dan masih panas. Pelayanpun langsung mengambilnya dari dalam kuali.

Untuk menambah nikmatnya, juga disediakan sayuran. Masakan ini lebih enak dicicipi bersama keluarag. Jika anda tidak sempat makan diwarung, gulai ikan tersebut juga dapat dibungkus untuk oleh-oleh buat keluarga.

RUJAK BUMBU PETIS IKAN TONGKO YANG MAKNYUS

Rujak merupakan salah satu kuliner khas Nusantara. Namun pernahkah Anda merasakan sensasi rujak khas Pulau Bawean Kabupaten Gresik Jawa Timur? Ya, rujak Bawean memiliki cita rasa tersendiri yang mampu menyajikan sensasi di lidah, terutama karena menggunakan petis ikan tongkol yang gurih.

Adalah Asriyah (45) asal Desa Pudakit Timur Kecamatan Sangkapura, Bawean yang sejak tahun 2010 membuka usaha penjualan rujak di warung samping Gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) Jalan Jaksa Agung Suprapto, kota Gresik.

Meski bukan satu-satunya penjual rujak tradisional di Gresik, namun rujak Bawean milik Asriyah selalu digemari pembeli yang datang dari berbagai wilayah di Gresik. Mereka sengaja datang untuk merasakan sensasi gurihnya bumbu petis ikan Tongkol.

Awalnya, Asriyah hanya coba-coba membuka usaha penjualan rujak. namun ternyata laris manis dan setiap harinya selalu habis dalam waktu singkat. Biasanya, jam 13:00 WIB rujaknya sudah habis terjual. "Bila terlambat, ya harus menunggu sampai besok," katanya, Selasa (4/4/2017.)

Bumbu petis ikan Tongkol menjadi bumbu utama ditambah kacang goreng, garam, bawang putih dan cabe rawit secukupnya. Sementara, bahan rujaknya adalah mentimun, nanas, kedondong, kecambah, kacang pajang rebus serta lontong.

Sensasi gurihnya rujak akan bertambah jika ditambah koncok-koncok, sejenis makanan mirip lontong yang juga berbahan utama ikan Tongkol. Tersedia pula krupuk ikan Tongkol yang bebas kolesterol karena digoreng tanpa minyak kelapa.

Asriyah berjualan rujak pada tahun 2010 sejak harga 1 porsi masih Rp. 3.000 hingga saat ini Rp. 7.000.

"Alhamdulillah meski dengan berjualan rujak, bisa menyekolahkan anak hingga perguruan tinggi," ungkapnya.

Nur Laila, salah seorang warga Gresik yang selalu merasa ketagihan dengan gurihnya rujak Bawean mengaku hampir setiap Minggu membelinya. "Rasanya gurih, nikmat dan sulit ditemukan pada rujak-rujak lainnya," ujarnya.

Jika kebetulan Anda melintas kota Gresik, tidak salahnya mampir sejenak di kedai rujak Asriyah. Dijamin, Anda akan ketagihan.